Ebook Islam “Kritik Terhadap Pelaksanaan 4 Rakaat Sekali Salam Dalam Shalat Tarawih”

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Bulan Ramadhan adalah salah satu dari dua belas bulan yang ada sebagai bulanistimewa, penuh berkah, rahmat dan ampunan. Yakni, bulan Ramadhan memiliki beberapa keistimewaan yang luar biasa dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, diantaranya adalah sebagai bulan dimana al-Quran diturunkan, juga bulan yang didalamnya terdapat Lailatul Qadr. Selain di dalamnya terkandung nilai-nilai ubûdiyyah yang bersifat uhkrawi, juga mengandung nilai-nilai hidup duniawi. Banyak hikmah yang bisa kita raih pada bulan tersebut, yang semuanya mengarah kepada peningkatan makna kehidupan, peningkatan nilai diri, spritual dan pensucian jiwa. Oleh sebab itu, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk meningkatkan dan memperbanyak ibadah untuk bertaqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah) dalam menyambutnya. Di antara kegiatan keagamaan yang umumnya dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan adalah Qiyam Ramadhan, atau yang biasa disebut dengan shalat Tarawih.

Sesungguhnya masalah shalat Tarawih adalah masalah yang sudah tuntas dan sudah selesai dibahas oleh para ulama pada masa klasik. Akan tetapi ada gejala atau fenomena yang mengkhawatirkan serta mengejutkan karena muncul sebagian kelompok yang membid’ahkan dan menyalahkan pelaksanaan shalat Tarawih 20 rakaat. Mereka berpendapat bahwa shalat Tarawih itu hanya 8 rakaat dilakukan dengan 4 rakaat sekali salam-4 rakaat sekali salam. Mereka juga mengatakan ”Manakah yang lebih afdha lmengerjakan Tarawih dengan sunah Nabi atau mengerjakan Tarawih hasil ijtihad Umar Ibn Khathab”.?

Sebuah pertanyaan sederhana, yang memerlukan jawaban yang tidak sesederhana pertanyaannya, karena dikhawatirkan dengan jawaban sederhana akan menimbulkan jawaban yang justru menjerumuskan. Berawal dari sinilah, penulis mengetengahkan sebuah tulisan yang mencoba mencari haqiqat Qiyam Ramadhan dari hadis Rasulullah, atsar para sahabat dan juga pendapat para ulama Salaf al-Sâlih dengan harapan dapat mengetahui bagaimana sebenarnya shalat Tarawih itu menurut tuntunan yang diajarkan Rasulullah, bagaimanakah menurut yang diamalkan oleh para sahabat dan Tabi’in, juga bagaimanakah menurut pendapat para ulama Salaf al-Sâlih.?

Dengan demikian, kita dapat mengetahui jawaban yang sebenarnya dan pada gilirannya nanti kita dapat mengamalkan shalat Tarawih dengan penuh ketenangan dan kekhusy’uan.

Begitulah sepenggal kalimat pendahuluan yang diutarakan oleh pengarang dalam ebook Islam yang berjudul “Kritik Terhadap Pelaksanaan 4 Rakaat Sekali Salam Dalam Shalat Tarawih”. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda download gratis ebook tersebut yang dihimpun dari sahabat Jundu Muhammad pada link download di bawah.

DOWNLOAD EBOOK ISLAM: Kritik Terhadap Pelaksanaan 4 Rakaat Sekali Salam Dalam Shalat Tarawih Karya H.Rizki Zulkarnain Asmat, S.THi (Majelis Al-Mu’afah Jakarta Timur)

Tulisan berjudul Ebook Islam “Kritik Terhadap Pelaksanaan 4 Rakaat Sekali Salam Dalam Shalat Tarawih” terakhir diperbaharui pada Tuesday 3 July 2012 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment