Download Kajian Wisata Hati ANTV Bersama KH Yusuf Mansur dan Habib Novel bin Muhammad Alaydrus

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

.بسم الله الرحمنِ الرحيم. الحمد لله رب العالمين وصلى الله على سيدنا محمد النبي الأمي وآله الطاهرين وصحابته أجمعين

Dalam surat Al Fath banyak dibahas kemuliaan Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم diantaranya adalah tentang perjanjian Hudaibiyah. Disebutkan Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersama para sahabat berangkat ke kota Makkah untuk beribadah tetapi tidak diijinkan memasuki kota Makkah oleh kaum musyrikan kota tersebut. Dengan kekuatan yang dimiliki Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم  dan umat Islam saat itu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bisa saja memberikan perintah menyerbu kota Makkah dan hancurlah orang-orang yang ada di kota tersebut, tetapi Beliau صلى الله عليه وسلم tidak melakukannya, Beliau صلى الله عليه وسلم tidak suka menggunakan kekerasan. Beliau صلى الله عليه وسلم senantiasa menggunakan cara-cara yang penuh kasih sayang dan rahmat, sebagaimana tertuang dalam sebuah hadits yang artinya, “Sayangilah yang di muka bumi maka semua yang di langit akan menyayangi kalian semua”. Rasul juga bersabda yang artinya, “Siapa yang tidak menyayangi maka dia tidak akan disayangi”.

Inilah yang menjadi prinsip dasar Islam, dan Nabi Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم  sendiri dikatakan diutusnya Beliau sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. Wujud kasih sayang Allah SWT bagi alam semesta adalah baginda Nabi Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم . Oleh karena itu, Allah SWT ingin menunjukan bahwa Allah itu Maha Menyayangi. Allah SWT pun membuka dan mengawali al-Qur’an dengan basmalah yang artinya, “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih (ar-Rahman) lagi Maha Penyayang (ar-Rahim)”. Dan bahkan dalam basmalah tersebut terdapat 2 nama yang dicantumkan yaitu ar-Rahman dan ar-Rahim yang berasal dari 1 akar kata yaitu Rahmah. Nabi Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم  pun sebagai rahmah.

Dalam perjanjian Hudaibiyah ini, kita dapat melihat hikmah tentang kasih sayang yang luar biasa dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم . Pada saat itu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم  dan para sahabat dan muslimin dengan jumlah yang besar dan kekuatan yang luar biasa ingin beribadah di Makkah tetapi dihalangi kaum musyrikin Makkah. Lalu apa yang dilakukan Rasulullah صلى الله عليه وسلم ? Beliau صلى الله عليه وسلم  tidak mengedepankan kekerasan dan tidak menyerbu kota Makkah meskipun itu bisa dilakukannya. Selagi masih ada jalan yang bisa ditempuh yang membawa kemaslahatan umat manusia maka Rasul صلى الله عليه وسلم  akan memilihnya.

Dan setelah berjalan, akhirnya ditempuh suatu kesepakatan damai yang dikenal dengan nama perjanjian Hudaibiyah dimana Rasul صلى الله عليه وسلم dan para sahabatnya baru diperbolehkan beribadah di Makkah pada tahun depan. Rasulullah صلى الله عليه وسلم  kemudian memerintahkan Sayyidina Ali bin Abi Thalib untuk menuliskan perjanjian nota kesepakatan antara muslimin dan musyrikin Makkah saat itu. Dalam perjanjian tersebut terdapat kalimat, “Inilah ketentuan yang ditetapkan oleh Muhammad Rasulullah“. Kalimat tersebut tidak diterima dan ditolak oleh orang-orang musyrik dan minta kata “Muhammad Rasulullah” diganti dengan “Muhammad bin Abdullah” saja. Demi terciptanya suatu perdamaian dan kemaslatahan yang jauh lebih besar, Rasulullah صلى الله عليه وسلم  pun menerima permintaan orang musyrik tersebut meskipun Beliau صلى الله عليه وسلم  memang benar-benar Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Rasulullah صلى الله عليه وسلم memerintahkan Sayyidina Ali bin Abi Thalib untuk menghapus dan menggantinya tetapi tidak mau karena yakin Beliau memang Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Mendengar jawaban Sayyidina Ali bin Abi Thalib tersebut, Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak lantas marah dan justru menghargai keyakinan dan kecintaan sahabat kepada Beliau صلى الله عليه وسلم. Dengan bijaksana Rasulullah صلى الله عليه وسلم meminta Sayyidina Ali bin Abi Thalib untuk menunjukan dimana tulisan Rasulullah tersebut. Melalui tangan Beliau صلى الله عليه وسلم  yang mulia, Rasulullah صلى الله عليه وسلم  sendiri yang menghapus kata Rasulullah tersebut demi terciptanya perdamaian dan kedamaian. Inilah jiwa besar yang dicontohkan Nabi Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebagai seorang pemimpin, bukan mengandalkan emosi, kekerasan, dan kekuatan.

Subhanallah, meski kata Rasulullah dalam perjanjian Hudaibiyah telah dihapus tetapi Allah SWT berkehendak lain. Allah  SWT memberi kemulian kepada Nabi Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم  dan mengabadikan namanya dalam al-Qur’an sebagai ayat penutup QS Al-Fath. Maha Suci Allah, ketika dihapus, Allah sendirilah yang kemudian menuliskannya dalam al-Qur’an al-Karim (QS. Al-Fath:29):

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّـهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ اللَّـهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ …٢٩﴾

Artinya: “Muhammad itu adalah utusan Allah (Muhammad Rasulullah) dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud…. ” (QS. Al-Fath29)

Lihatlah, Allah SWT menyebut nama kekasih Muhammad Rasulullah ditulis dalam al-Qur’an dan bahkan memuji Beliau صلى الله عليه وسلم. Allah SWT tetap tidak mau kata Muhammad Rasulullah dihapus. Dan memang sifat Muhammad Rasulullah صلى الله عليه وسلم selalu merendah dan Beliau صلى الله عليه وسلم  juga pernah bersabda, “Siapa yang merendahkan diri maka Allah yang akan mengangkat derajatnya”. Allah pun mengangkat dan mengabadikan nama Muhammad Rasulullah langsung di dalam al-Qur’an bukan ditulis dalam surat perjanjian Hudaibiyah. Inilah bentuk pengakuan langsung Allah SWT.

Itulah sedikit kutipan cuplikan kajian Islam yang disiarkan oleh Wisata Hati ANTV bersama KH Yusuf Mansur dan Habib Novel bin Muhammad Alaydrus. Untuk lebih jelasnya, sahabat dapat menyimak langsung dalam video dan mp3 yang telah kami sediakan di bawah. Semoga bermanfaat dan Matur NUwun.

أللهم صل و سلم و بارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد و ذريته و اصحابه و امته اجمعين

VIDEO 1: WISATA HATI ANTV BERSAMA KH YUSUF MANSUR DAN HABIB NOVEL BIN MUHAMMAD ALAYDRUS “MUQADDIMAH QS AL-FATH BAG. 4” (11 OKTOBER 2012)

DOWNLOAD MP3

.

VIDEO 2: WISATA HATI ANTV BERSAMA KH YUSUF MANSUR DAN HABIB NOVEL BIN MUHAMMAD ALAYDRUS “MUQADDIMAH QS AL-FATH BAG. 5” (12 OKTOBER 2012)

DOWNLOAD MP3

.

VIDEO 3: WISATA HATI ANTV BERSAMA KH YUSUF MANSUR DAN HABIB NOVEL BIN MUHAMMAD ALAYDRUS “MUQADDIMAH QS AL-FATH BAG. 6” (15 OKTOBER 2012)

DOWNLOAD MP3


أللهم صل و سلم و بارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد و ذريته و اصحابه و امته اجمعين

Jangan sampai ketinggalan untuk ikut berdakwah meneruskan risalah Rasulullah صلى الله عليه وسلم dengan memasang link banner situs Ngaji Yuk! pada blog atau situs anda. Insya Allah anda akan diganjar dengan pahala berlipat ganda.Klik di sini untuk mendapatkan kode link banner.

Tulisan berjudul Download Kajian Wisata Hati ANTV Bersama KH Yusuf Mansur dan Habib Novel bin Muhammad Alaydrus terakhir diperbaharui pada Thursday 18 October 2012 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment