Ribuan Muslimin Memadati Masjid Agung Surakarta Dalam Tabligh Akbar dan Peluncuran Buku Habib Novel Alaydrus

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Ribuan umat Islam mendatangi acara pengajian di Masjid Agung Solo, Minggu (11/11/2012) pagi. Acara tersebut juga diselingi peluncuran buku ‘Umat Bertanya Ulama Menjawab‘ yang ditulis oleh Ustadz Noval Alaydrus. Peserta yang hadir dari berbagai kalangan mulai dari aparat kepolisian, muspika, warga Soloraya dan luar kota.

Sekretaris Masjid Agung Solo, Abdul Basit, merasa senang atas terselenggaranya acara tersebut.

Saya senang umat Islam bisa berkumpul dalam acara pengajian ini. Silakan siapa pun boleh mengadakan acara serupa dengan tujuan berdakwah,” papar Abdul dalam sambutannya, Minggu.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Asjima’in, mengatakan umat Islam diharapkan dapat bersatu. “Jangan sampai umat Islam terpecah belah gara-gara persoalan sepele. Saya prihatin dengan pelaku teroris yang merupakan warga Solo. Apalagi usianya masih anak-anak. Saya berpesan agar semuanya bisa menjaga kesatuan dan persatuan,” ujar Asjima’in.

Ustadz Novel mengharapkan acara pengajian serupa diadakan setiap dua bulan sekali.

Saya ingin masyarakat Soloraya sesering mungkin mendatangi Masjid Agung Solo. Selain itu, akses menuju masjid juga lebih gampang. Halaman depan masjid juga harus terbebas dari parkir kendaraan,” harap Noval.

Foto-Foto Tabligh Akbar dan Peluncuran Buku “Umat Bertanya Ulama Menjawab”
Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 1 Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 2 Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 3 Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 4
Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 5 Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 6 Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 7 Tabligh Akbar Masjid Agung Solo 8
Foto-Foto Lainnya Silahkan Lihat ALBUM TABLIGH AKBAR DAN LAUNCHING BUKU UMAT BERTANYA ULAMA MENJAWAB.
Lihat Juga: Video Tabligh Akbar dan Launching Buku “Umat Bertanya Ulama Menjawab” di Masjid Agung Surakarta (Youtube).
Download versi MP3: 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

download mp3 di sini.

Kajian Habib Novel bin Muhammad Alaydrus lainnya bisa diunduh di halaman Archive Kajian Islam Habib Novel bin Muhammad Alaydrus.

Kapolresta Solo: Dengan Perbedaan Tercipta Kerukunan

Umat Islam diminta waspada terhadap upaya-upaya yang dinilai dapat memecah belah umat Islam satu sama lain. Selain itu masyarakat juga diminta tidak mengedepankan ego yang dapat berakibat perpecahan di masyarakat. Demikian disampaikan Kapolresta Solo Kombespol Asdjima’in saat memberikan sambutan dalam Tabligh Akbar dan Peluncuran Buku Habib Noval Alaydrus di Masjid Agung Solo, Minggu (11/11).

Menurut Kapolresta Solo banyak kasus yang terjadi di masyarakat sebagai akibat ketidakmampuan masyarakat mengendalikan egonya. “Peristiwa bentrok di Lampung, tawuran antar pelajar di Jakarta merupakan contoh nyata ketidakmampuan mengendalikan ego,” tutur Asdjima’in.

Seharusnya masyarakat Indonesia bersyukur karena hidup di Indonesia dengan berbagai suku dan budaya. “Melalui pengajian ini kita harus bersyukur karena hidup di Indonesia dengan perbedaan. Hal ini karena perbedaan merupakan rahmat. Sehingga dengan perbedaan itu seharusnya tercipta kerukunan,” lanjut Asdjima’in yang mengenakan baju koko putih ini.

Saya merasa sedih jika ada permasalahan yang timbul karena perilaku kelompok tertentu yang bertindak di luar ketentuan Undang-undang, padahal mereka mengatasnamakan umat Islam,” imbuh Kapolresta.

Lebih jauh, Kapolresta menitipkan umat Islam kepada Habib Noval. Hal ini mengingat belum lama ini teroris yang ditangkap di Solo baru duduk di kelas 2 SMP. “Anak seumur itu sudah didoktrin dengan doktrin masuk surga jika mau mengorbankan nyawanya. Tentu hal ini tidak menjadi kesepakatan yang sesuai dengan ajaran Islam,” tukasnya.

Habib Noval Usulkan Kemudahan Akses Masjid Agung

Pimpinan Majelis Ar Raudhah Habib Noval Alaydrus mengusulkan kepada pihak yang berwenang supaya akses menuju Masjid Agung Solo dari Jl Slamet Riyadi dipermudah.

Menurut Noval, untuk mencapai Masjid Agung dari Jl Slamet Riyadi cukup menyulitkan. “Saya usul saja mengingat masjid ini kan kebanggaan orang Solo. Seharusnya akses ke masjid dari Jl Slamet Riyadi dipermudah,” ucap Noval di sela-sela Tabligh Akbar, Minggu (11/11/2012) di Masjid Agung Solo.

Dikatakan, jika masyarakat yang akan ke Masjid Agung dari Jl Slamet Riyadi melalui jalan samping BCA Gladak tidak bisa lewat depan masjid karena ada rambu larangan. “Kalau dari Jl Slamet Riyadi belok kanan masuk sebelah BCA terus nanti bisanya belok kanan baru kiri lewat pintu samping. Kalau belok kiri kan gak boleh. Selain itu jalannya juga sempit,” urainya.

Sedangkan jika masuk lewat gapura Gladak harus belok kiri lantas muter lewat supit urang kemudian lewat Klewer yang macet. “Harusnya setelah gapura Gladak bisa belok kanan khusus yang ke masjid. Kecuali yang mau ke Klewer ya harus muter. Soalnya kalau yang mau ke masjid muter lewat Klewer nanti terkena macet tambah stres. Bisa-bisa gak jadi ke masjid,” ujar Noval yang disambut tawa jamaah.

Ditambahkan, seharusnya akses ke masjid dipermudah. Selain itu dengan dipermudahnya akses ke masjid akan banyak pengunjung yang ke masjid yang bisa berimbas ramainya Pasar Klewer. “Yang ke masjid itu kan sekalian wisata. Kalau yang ke masjid rame nanti yang berkunjung ke Klewer juga tambah ramai sehingga masyarakat tambah sejahtera,” urai Noval.

Saya yakin Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) lebih paham soal ini. Karena itu memang merupakan wewenang dan bidang mereka. Kalau saya sebagai ustadz kan hanya bisa mengusulkan saja,” tukasnya.

(Solopos.Com/Timlo.Com)

Tulisan berjudul Ribuan Muslimin Memadati Masjid Agung Surakarta Dalam Tabligh Akbar dan Peluncuran Buku Habib Novel Alaydrus terakhir diperbaharui pada Sunday 18 November 2012 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment