Alhamdulillah, Seorang Nenek Masuk Islam Setelah Mendengar Lantunan Dzikir Berjama’ah

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillaahiilhamd.

Pagi hari ini, Sabtu 7 Desember 2013, Masjid As-Sidas Boyolali menggema dengan lantunan dzikir berjama’ah. Tampak ribuan jama’ah bersama-sama bertakbir, bertahmid, mengagungkan Allah SWT serta berdo’a bermunajat kepada Sang Pencipta.

Indahnya dzikir berjama’ah di Masjid As-Sidas Pucang Ngargosari Boyolali Jawa Tengah kali ini menjadi lebih khusu’ dengan kehadiran sosok da’i ahlussunnah wal jama’ah K.H. Muhammad Arifin Ilham. Beliau adalah sosok ulama pengasuh Majelis Az-Zikra Sentul Bogor yang begitu tawadhu yang lebih suka dipanggil Abang ketimbang Kyai atau Ustadz.

Yang lebih spesial lagi adalah hadirnya seorang muallaf yang mengikrarkan 2 kalimah syahadat di hadapan para jama’ah. Gemuruh takbir, tahmid dan deraian air mata pun tidak dapat terbendung menyambut masuk Islamnya seorang nenek yang bernama Rubiah yang saat ini berumur 85 tahun. Hidayah Allah ini terjadi karena nenek itu mendengar lantunan dzikir dan doa yang dipanjatkan ribuan jamaah Masjid As-Sidas Boyolali pagi ini. Subhanalloh, Maha Suci Allah yang telah menunjukan jalan yang benar bagi hamba-hambaNya.

Inilah diantara hikmah berkah mereka yang mendekati majelis dzikir, apalagi mereka yang sungguh-sungguh berdzikir, “liyukhrijakum minadzhulimaati ilannuuri“, dengan banyak berzikir, Allah keluarkan mereka dari kegelapan menuju cahayaNya (al-Qur’an Surat al-Ahzab ayat 41 – 44).

KH. Muhammad Arifin Ilham membimbing nenek Rubiah yang masuk Islam di hadapan ribuan jama'ah
KH. Muhammad Arifin Ilham membimbing nenek Rubiah yang masuk Islam di hadapan ribuan jama'ah

Menurut K.H. Muhammad Arifin Ilham, nenek Rubiah adalah muallaf yang ke-582. Nenek tersebut menyatakan diri masuk Islam bersyahadat disaksikan di depan para asatidz dan keluarganya yang telah lebih dahulu masuk Islam.

Dalam sebuah hadits Qudsi, Rasulullah SAW bersabda:

يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: أَناَ عِنْدَ ظَنِّي عّبْدِي بِي وَأنَا مَعَهُ عِنْدَ ذَكَرَنِي، فَإنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ خَيْرًا مِنْهُ –منقق عليه

“Allah Ta’ala berfirman: Aku kuasa untuk berbuat seperti harapan hambaku terhadapku, dan aku senantiasa menjaganya dan memberinya taufiq serta pertolongan kepadanya jika ia menyebut namaku. Jika ia menyebut namaku dengan lirih, Aku akan memberinya pahala dan rahmat dengan sembunyi-sembunyi, dan jika ia menyebutku secara berjamaah atau dengan suara keras maka aku akan menyebutnya di kalangan malaikat yang mulia”. (Hadtis Riwayat Bukhari-Muslim)

Sungguh beruntunglah orang-orang yang senantiasa berzikir menyebut asma Allah baik sendirian maupun berjama’ah, baik dengan suara lirih maupun dengan suara keras. Allahumma ya Allah, semoga semakin banyak manusia yang meraih hidayahMu.

(FP K.H. Muhammad Arifin Ilham)

Tulisan berjudul Alhamdulillah, Seorang Nenek Masuk Islam Setelah Mendengar Lantunan Dzikir Berjama’ah terakhir diperbaharui pada Sunday 8 December 2013 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment