Hati-Hati Dengan Kitab Syaikh Muhammad Nashi­ruddin Al-Albani

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Judul Kitab: Tanaqudhat al-Albani al-Wadhihat fima Waqa‘a lahu fi tashhih al-Ahadits wa Tadh‘ifiha min Akhtha’ wa Ghalathat

Penulis: Sayyid Hasan bin Ali As-Saqqaf

Penerbit: Penerbit Individu, al-Maktabah at-Takhshishiyyah li ar-Radd ‘alaal-Wahhabiyyah, cet. kesebelas, 1428 H/2007 M

Dengan menelaah kitab ini secara seksama dan dilandasi dengan kesadaran nurani serta keinsyafan diri, akan menjadi teranglah bagi kita bahwa semua tahqiq yang dilakukan oleh Syaikh Al-Albani tidaklah patut untuk dijadikan pedoman terlebih lagi sandaran. Dan dengan ini pula kita akan terhindar dari ketertipuan dari semua penetapan shahih atau dhaif yang dilakukan oleh Syaikh Al-Albani.

Kitab ini adalah juz pertama dari silsilah kitab-kitab Tanaqudhat Al-Albani (Kerancuan Al-Albani). Pada juz pertama ini terdapat lebih dari 250 kerancuan pandangan Al-Albani da­lam hal menshahihkan satu hadits dalam satu kitabnya dan mendhaifkannya pada kitabnya yang lain dalam berbagai takhrij yang dia lakukan terhadap hadits-hadits dan atsar-atsar Nabi SAW.

Kitab ini sengaja disusun oleh penga­rang berawal dari penelusuran dan peng­kajiannya terhadap kitab-kitab yang di­susun oleh Al-Albani, yang nama leng­kapnya adalah Syaikh Muhammad Nashi­ruddin bin Nuh An-Najati Al-Albani.

Pengarang melakukan pengkajian secara mendalam terhadap kitab-kitab Syaikh Al-Albani dengan merujuknya kem­bali kepada kitab-kitab utama yang dijadi­kan sebagai sandaran oleh para ula­ma ahli hadits, kini dan terdahulu, yang juga merupakan kitab-kitab yang Syaikh Al-Albani menukil darinya. Se­telah semua pengkajian itu, disimpulkan­lah bahwa ternyata apa yang disusun oleh Syaikh Al-Albani sangatlah penuh dengan kerancuan dan pertentangan. Ter­amat banyak terdapat kesamaran, kekeliruan, dan kesalahan di dalamnya.

Inilah yang membuat pengarang me­rasa sangat heran dan terperangah di­buatnya. Betapa tidak, betapa banyak pemuda dan para penuntut ilmu yang te­lah teperdaya dan tertipu dengan takhrij yang dilakukan Syaikh Al-Albani dengan segala kerancuan, pertentangan, dan ke­salahan fatalnya itu.

Itu terjadi karena mereka tidak kem­bali kepada kitab-kitab rujukan utama aslinya yang dijadikan rujukan oleh Syaikh Al-Albani sendiri dan mereka pun tidak mengetahui kerancuan dan perten­tangan Syaikh Al-Albani dalam menghu­kumi hadits antara satu kitab dan kitab­nya yang lain dari karangan-karangan yang disusun oleh Syaikh Al-Albani. Dan itu semua tidak lain karena mereka tidak memiliki keahlian dalam ranah ini.

Berangkat dari itu semua, pengarang kitab ini, Sayyid Hasan As-Saqqaf, ber­upaya menyusun semua hasil kajian itu dalam silsilah-silsilah tersendiri: Tana­qudhat Al-Albani (Kerancuan dan Per­ten­tangan Pandangan Syaikh Al-Albani) dalam silsilah tersendiri, Awham Al-Albani (Pandangan dan Anggapan yang Keliru Syaikh Al-Albani) dalam silsilah tersendiri, Akhtha’ wa Qushur Al-Albani fi al-Iththila‘ (Kesalahan dan Keteledoran Syaikh Al-Albani dalam Pengkajian) da­lam silsilah tersendiri. Demikian pula ten­tang berbagai upaya yang dilakukan oleh Syaikh Al-Albani dalam menghapus atau mengubah ungkapan para sadat dan para ulama pembesar umat Islam yang dia menukil dari kitab-kitab mereka da­lam kitab-kitabnya pun juga dalam sil­silah tersendiri, dan seterusnya.

Kitab ini sengaja dipersembahkan dengan dedikasi sepenuh hati dan ke­sungguhan upaya oleh pengarang bagi para pembaca agar memahami betapa agung perkara ini, agar mereka tidak ter­jatuh ke dalam jurang kesalahan dan ke­rancuan yang teramat fatal pada karya-karya Syaikh Al-Albani, terlebih lagi bagi mereka yang telah tertimpa fitnah de­ngan Syaikh Al-Albani.

Adalah Syaikh Al-Albani, dirinya sen­diri, dan orang-orang yang tertimpa fit­nah oleh sebab dirinya telah menempat­kan dan mentasbihkan Syaikh Al-Albani sebagai ulama tiada tara dan tanding pada zamannya. Mereka semua ini telah menjadikan ungkapan-ungkapan Syaikh Al-Albani sebagai ungkapan yang mutlak tanpa kritik terhadapnya.

Syaikh Al-Albani dianggap telah me­lampaui para ulama pendahulu dalam ketercapaiannya kepada penghujung-penghujung hadits, ziyadah-ziyadah-nya (tambahan), penyeterilannya, serta da­lam menjelaskan segala apa yang ter­sembunyi bagi para muhadditsin dan para huffazh dari segala ilat (cacat) yang samar dan tersembunyi.

Mereka juga membenarkan, di an­taranya, kelancangan Syaikh Al-Albani dalam memberikan koreksi terhadap Imam Muslim, bahkan Imam Al-Bukhari sekalipun, dengan mendhaifkan riwayat-riwayat yang dishahihkan oleh kedua­nya, meskipun kedudukannya dalam ilmu sungguh kedudukan yang paling ren­dah di hadapan kedudukan Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim. Padahal tak pernah ada satu orang pun dari para pen­dahulu imam-imam ahli hadits yang melakukan kelancangan semacam ini terhadap Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Bahkan sebagian murid dan para sekutunya telah berbuat zhalim pada hak Syaikh Al-Albani, yang mereka men­sifatinya dengan mengatakan bahwa Syaikh Al-Albani berada pada keduduk­an Imam Ibnu Hajar Al-Asqallani, amirul mu’minin dalam hadits.

Dalam pengantar kitab ini, Habib Ha­san berkata,

“Sebelum kami menutur­kan kepada Anda apa-apa yang telah kami sebutkan dari sifat-sifat Syaikh Al-Albani tersebut, insya Allah, secara ilmiah dan dalil yang nyata, kami katakan, ‘Lazim­nya adalah bahwa seseorang yang me­nyatakan bahwa dirinya adalah khula­shah al-muhadditsin (inti para muhad­ditsin) dan zubdah al-muallifin wa al-mushannifin (inti dan pokok para penga­rang), yang mana dengan ilmunya telah melampaui para pendahulu dan orang-orang kemudian, selain para nabi dan ra­sul, dan bahwa dirinya adalah orang yang telah menyaring dan membersih­kan akhbar (riwayat yang dinisbahkan kepada Nabi SAW) dan atsar (riwayat yang dinisbahkan kepada sahabat dan tabi`in) serta memilah-milah darinya an­tara yang shahih dan yang terdapat ca­cat padanya, maka sepatutnya kesalah­an-kesalahan yang terdapat pada ung­kapan-ungkapannya sangatlah sedikit dan tidak terdapat banyak kekeliruan dalam penetapan-penetapannya, dan tentu bisa dikatakan tidak ada perten­tangan dalam segala hukum yang di­putuskannya.”

Namun, dalam kenyataannya, kesa­lah­an, kekeliruan, bahkan pertentangan dalam berbagai penetapan Syaikh Al-Albani yang fatal, yang tentu akan men­jerumuskan umat kepada jurang kese­satan yang teramat dalam, sangatlah banyak jumlahnya, bukan lagi ratusan, melainkan lebih dari itu.

Silsilah kitab tentang kerancuan Syaikh Al-Albani, yang kitab ini adalah bagian pertamanya, akan menjelaskan secara terperinci kepada segenap pem­baca yang insyaf dan rindu kepada ke­be­naran, semua kerancuan, kesalahan, dan kekeliruan Syaikh Al-Albani terse­but. Sehingga dengan menelaah kitab ini secara seksama dan dilandasi de­ngan kesadaran nurani dan keinsyafan diri, akan menjadi teranglah bagi kita bah­wa semua tahqiq yang dilakukan oleh Syaikh Al-Albani tidaklah patut un­tuk dijadikan pedoman, terlebih lagi san­daran. Dan dengan ini pula kita akan ter­hindar dari ketertipuan dari semua pe­netapan shahih atau dhaif yang dilaku­kan oleh Syaikh Al-Albani. Syaikh Al-Albani mencela para ulama pada banyak perkara yang kemudian dia sendiri yang terjatuh kepada kehinaan dan ketercela­an yang dilontarkannya itu.

Sebagai penutup tulisan ini, perlu ten­tunya disebutkan di sini satu saja con­toh dari berbagai kerancuan dan kelan­cangan Syaikh Al-Albani yang diuraikan secara terperinci di dalam kitab ini. Di an­taranya hadits dalam kitab Shahih Al-Bukhari No. 2114, dalam kitabnya, Dha‘if al-Jami‘ wa Ziyadatuh (4/111, no 4054), Syaikh Al-Albani berkata, “Diriwayatkan oleh Ahmad dan Al-Bukhari dari Abu Hurairah hadits dha‘if’!!!”.

Untuk selengkapnya, silahkan lihat postingan sebelumnya tentang kesalahan-kesalahan Syaikh Al-Albani yang begitu sangat banyak sehingga tidak layak dijadikan sebagai pantutan dan pedoman umat Islam.

Lihat juga:

Oleh karena itu, umat Islam harus berhati-hati terhadap karya-karya Syaikh Al-Albani dan murid-muridnya. Tetap berpegang teguh pada paham Ahlussunnah wal Jama’ah dan jauhi paham-paham baru yang bertentangan dengan Islam ahlussunnah.

HATI-HATILAH DENGAN BUKU-BUKU ISLAM YANG BEREDAR DI TOKO BUKU/ PAMERAN ISLAMIC BOOK FAIR YANG BERTULISKAN “DITAKHRIJ/ TASHIH OLEH SYEIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL ALBANI” ATAU “HADITS INI DISHAHIHKAN OLEH SYEIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI” ATAU “HADITS INI DI DHO’IFKANKAN OLEH SYEIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI” ATAU YANG SEJENISNYA. BAGI MUSLIM AWAM SEBAIKNYA JAUHI DAN BUANG JAUH BUKU-BUKU SEMACAM INI KARENA BISA DIPASTIKAN BUKU TERSEBUT MENGANUT PAHAM BARU DI LUAR AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH. MINTALAH PETUNJUK KEPADA PARA ULAMA, KYAI, HABAIB AHLUSSUNNAH TENTANG BUKU-BUKU ISLAM YANG BAIK DAN BAGUS SEBAGAI REFERENSI BACAAN KITA.

Semoga kita dan keluarga kita serta keturunan kita terlindungi dari fitnah akhir zaman, mudah-mudahan bermanfaat dan Matur NUwun.

(Majalah Al Kisah)

Tulisan berjudul Hati-Hati Dengan Kitab Syaikh Muhammad Nashi­ruddin Al-Albani terakhir diperbaharui pada Saturday 15 February 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


8 thoughts on “Hati-Hati Dengan Kitab Syaikh Muhammad Nashi­ruddin Al-Albani

  1. Berarti alquran itu Sdh d rubah?
    Kalo bgtu mengingkari ayat Allah yg Allah sendiri yg menjaga alquran atas kebenarannya,

    Makanya perdalam ilmu b.arsb, spy tdk ketergantungan pd terjemahan,
    Ini ni kebiasaan org yg tdk tw, menghujat org lain dgn nama yg tdk tw asal usulnya darimana,.
    Kalo misalkan kelompok yg d maksudkn dri nehara arab spt quran d atas, berarti b.arabnya jg, Kalo menafikan hal itu jg itu berarti telah Sdh menyimpang, krn bukannya Allah telah menurunkan quran dgn bhs arab?!

    Reply
  2. Bismillah. Coba baca tafsir Ibnu Katsir, ada beberapa pendapat ulama. Tentang tafsir kursi=tempat kedua telapak kaki Allah itu tafsiran Imam Ibnu Jarir Ath Thabariy, didasarkan sebuah hadits

    Reply
  3. Allah tentu punya maksud menurunkan Islam / Al-Qur’an di tanah Arab. Sudah pasti dimana islam itu diturunkan maka para ulama yang tinggal disekitar itu mempunyai pengatahuan yang lebih baik daripada para ulama yang tinggal jauh seperti di Indonesia. Dan tentu Al-Qur’an yang diturunkan juga menggunakan bahasa dimana Islam itu diturunkan. Intinya dari segi bahas Ulama Arab Saudi lebih jago daripada Ulama di Indonesia karena bahasa Arab adalah bahas ibu mereka. Tapi kalau ada yang menanggap bahwa terjemahan orang Indonesia lebih baik daripada terjemahan orang yang mempunyai bahasa itu sendiri. Sulit diterima secara akal sehat dan secara ilmiah

    Reply
    1. Ga juga mas. Knapa orang indonesia harus blajar bhs. Indonesia. Apalagi bhs qur’an yg super tinggi tata bahasanya. Ga semua orang bs memahami. Klu fukup terjemahan ga perlu para ulama slaf membuat tafsir. Tajwid dan ilmu2 lainnya

      Reply
  4. Kelakar tulisan ini terutama bab hadith marfu’ dan mauquf yang disebutkannya.

    Seandainya penulis mempelajari ilmu hadith secara sistematik, pastilah dia tahu bahawa hadith mauquf adalah terhenti kepada sahabat.

    Ijmak ulamak salaf dan khalaf Ahli Sunnah, para sahabat adalah adil. Jika hadith itu maqbul sanad dan matannya, maka ianya boleh dijadikan hujjah.

    Perlu kita ketahui, adakalanya para sahabat apabila membicarakan sesuatu hal yang ghaib, mereka terus mengatakannya dan para sahabat lain yang mendengarnya, sedia maklum apa yang diperkatakan itu adalah dari Nabi Muhammad saw.

    Dalam hal lain, perkataan ‘kursi di bawah tapak kaki-Nya’ terdapat dalam Mustadrak al-Hakim dan dia mengatakan sahih SESUAI DENGAN SYARAT SYAIKHANI (iaitu sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim). Hadith ini dari Waki’, dari Ibnu Abbas ra.

    Reply
  5. Assalamu ‘Alaikum. Para Kyai, Ustadz, da’i & pecinta ilmu
    Kami tawarkan Produk-produk andalan kami :

    (JIKA ANDA SANGAT BERMINAT NAMUN RAGU DGN INFO INI KARENA TAKUT PENIPUAN, ANDA BOLEH MEMBAYAR SETELAH ANDA MENERIMA BARANGNYA)

    Kami tawarkan Produk-produk andalan kami :

    1. Software Murattal 30 Qiraah Sab’ah & ‘Asyr
    Berisi software Murattal 30 Juz bacaan Al-Qur’an Qiroah 7 & 10 dgn 15 riwayat dari 20 riwayat yang pernah diajarkan Nabi SAW secara mutawatir sehingga boleh dibaca&diamalkan.
    DILENGKAPI :
    – kaidah ushul dan mushaf per-rowi
    – biografi per-rowi
    – kajian Mp3 qiraah sab’a & ‘asyr
    BONUS :
    – koleksi tambahan murattal qiraah sab’a & ‘asyr puluhan qori TOTAL 20 RIWAYAT LENGKAP MASING-MASING 30 JUZ
    – Murattal 30 Juz dibaca dgn 20 riwayat langsung (jama’ shugra) oleh Syaikh Thoha
    – Tilawah & software belajar Tilawah bin Naghom
    – Kitab-kitan Qiroah 7 & 10
    – Kajian tajwid video
    – Materi presentasi tajwid
    – Software2 quran digital dan tajwid

    Semuanya terkumpul dalam 6 keping DVD
    MINAT ?????
    Harga dan Infaq: Rp. 150.000 (gratis bea krm pulau jawa)
    ____________________

    2. MAKTABAH SYAMILAH KUBRO 57 GB
    Kini hadir MAKTABAH SYAMILAH dgn ukuran 57 GB (setelah diinstal) dalam bentuk flashdisk 16 GB
    Dengan kelebihan:
    – Transfer data lebih mudah & cepat
    – Versi 3.52 terbaru
    – Ukuran 57 GB (TERBESAR DI DUNIA)
    – Berisi lebih dari 30ribu kitab
    – Kelompok materi mencapai 137 bidang
    – Mudah diinstall
    – Telah melalui proses fahrosah, farz & fahsh
    – Rata-rata sudah dikelompokkan muwafiq & ghoiru muwafiq lil mathbu’
    – Dikelompokkan akidah asyary & non asyary
    – Menu utama quran & tafsiruhu lebih banyak
    – Dilengkapi panduan install, setting arabic, dan video tutorial pengoperasian maktabah Syamilah
    – BONUS : Kamus Arab-Indo dan Munawwir serta software DVD Marji’ Akbar (tandingan syamilah)

    MINAT ?
    Harga & Infaq : RP. 250.000 (sudah bea krm wilayah jawa)

    TERSEDIA PULA MAKTABAH SYAMILAH 57 GB DALAM PAKET DVD ( Berisi 5 DVD plus 1 DVD Bonus ) DENGAN HARGA TERJANGKAU. HANYA Rp. 150.000
    ________________________

    3. FLASHDISK THOLIBUL ILMI 16 GB
    Berisi konten2 islami & umum spt :
    – Maktabah Syamilah berisi 12.562 kitab
    – Ribuan terjemah kitab2 spt kutub tis’ah, tafsir&brbagai materi islam
    – Ratusan artikel & buku masalah khilafiyyah
    – Ratusan artikel buku dan materi presentasi
    – Ratusan fatwa-fatwa dan bahtsul masail
    – Quran digital tajwid tafsir+4 qori pilihan,
    – e-Pustaka Tholibul Ilmi ribuan artikel & buku ASWAJA
    – Software berisi 42 kitab hadits lgkp dlm satu aplikasi,
    – Software2 (tajwid, faraidl, zakat, peribahasa, kamus, antariksa, dll)
    – kajian2 MP 3
    – Murattal 30 juz 2 thoriq riwayat Hafsh (Syathibiyah & Thoyyibatun Nasyr)
    – Video Belajar Bhs Arab lengkap
    – Video2 ilmiah dan bahan prsentasi dll.

    Terkumpul dalam flashdisk 16 GB
    MINAT ???
    Harga & Infaq: Rp. 250.000 (sudah ongkos kirim wilayah jawa)

    Info/pemesanan hub: ABI QORI (Nur Chalim)
    082119653966 / 085724347663 / 08174844161 / 08993400441
    atau lgsg ke alamat kami ;
    PP. Hidayatullah, Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 MULYOREJO – SURABAYA

    PRODUK-PRODUK KAMI :
    1. DVD Murattal 30 Juz Qiroah Sab’a dan Asyr (6 DVD)
    2. DVD Maktabah Syamilah 57 GB (5 DVD)
    3. HDD External Tholibul Ilmi 500GB (Produk Unggulan kami)
    4. HDD External Ulama 500 GB (Semua konten2 Bhs Arab)
    5. HDD External Tholibul Ilmi Kubro 1000 GB (Kombinasi point 4 dan 5)
    6. HDD Film Bhs Arab 500GB+program pelajaran Bhs Arab
    7. Laptop Tholibul Ilmi Kubro 1000 GB
    8. Laptop Tholibul Ilmi 500 GB (Konten Islami HDD siap pakai)
    9. Laptop Tholibul Ilmi 320 GB
    10. Netbook Tholibul Ilmi 320 GB (Konten Islami HDD siap pakai)
    11. Flashdisk Tholibul Ilmi 16 GB
    12. Flashdisk Tholibul Ilmi 32 GB
    13. Flashdisk Ulama 16 GB
    14. Flashdisk Ulama 32 GB
    15. Flashdisk Qiroah Sab’a dan ‘Asyr 16 GB
    16. DVD Maktabah Ahlul Bait (Milik SYI’AH) plus bantahan2annya

    Reply

Post Comment