Khutbah Jum’at: Perjalanan Hidup Manusia

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Khutbah Jum’at Pertama:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله الحمد لله الذ ي خـلـق الـجـنـة و خـلـق أهـلـهـا * و خـلـق الـنـار و خـلـق أهـلـهـا * أشـهـد ان لأ اله الا الله وحده لا شـريك له شهادة تـنـجى مـن الـنـار قـائـلـهـا * وأشـهد أن محمدا عبـده ورسـوله الـمـبـعـوث لـتـتــمـيـم مـكارم الأخـلاق وأحـسـنـهـا * اللهـم صـل وسـلم وبارك على سـيد نامحمـد صلاة تـجـيـرنـا بهـا من الـنـار وعـذا بـهـا * وتـدخلـنـا بـهـا الـجـنــة وفـسـيـحـهـا * وعلى ألـه وأصــحابه ومن تبعهم الـذيـن خـيـر ألأمـة وأتـقـاهـا * أمـابعـد فيـا عبـادالله أوصــيكم واياي بتقـوى الله لـعـلـكم تـفـلـحـون * وَقَدْ قَالَ اللهَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: أَعُـوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ* بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ * فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ *

Saudaraku Kaum Muslimin yang berbahagia, Marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah, dengan taqwa yag sebenar benar taqwa, dengan senantiasa menunaikan perintah serta menjauhi yang dilarang, dalam keadaan seperti apapun, dimanapun dan kapanpun. Agar kita senantiasa mendapatkan rahmat dan kebahagiaan hidup didunia ini sampai di akherat.Amiin. Allah telah berfirman :

الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ * لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ

“Sesungguhnya orang orang yang beriman dan bertaqwa kepda Allah, bagi orang orang itu kebahagiaan di dalam hidupnya dunia sampai akhirat”.(QS. Yunus 63-64).

Saudaraku Kaum Muslimin yang berbahagia, perjalanan hidup manusia pada akhirnya tentu hanya menuju satu diantara dua tempat, surga atau neraka. Allah menciptakan keduanya tentu juga menciptakan calon penghuni yang bakal menempatinya. Kita juga tentu maklum siapa yang bakal menempati masing masing keduanya. Karena Allah telah menjanjikan akan menempatkan hambanya yang beriman di surga, dengan firman Nya :

وَعَدَ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ

“Allah Ta’ala telah menjanjan kepada orang orang mukmin laki laki maupun perempuan, bakal memasukkan di dalam surga , yang dari bawah surga itu mengalir bengawan merka akan langgeng selamanya, ditempat yang indah indah dan bagus di dalam surga Adn.”. (QS. At Taubah : 72).

Janji ini sebagai berita gembira dari Allah bagi kita orang orang mukmin, akan mendapatkan anugerah kamuliyaan yang kekal didaam surga ‘Adn. Adapun yang bakal tinggal menghuni neraka, Allah juga telah berfirman, menyiapkan calon calon penghunininya, sebagai ancaman yang difirmankan dalam Al Qur’an :

وَعَدَ اللَّهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا

“Allah telah memberikan ancaman bagi orang orang munafiq laki maupun perempuan dan juga bagi orang orang kafir, akan dimasukkan di dalam neraka jahannam selama lamanya tak akan dikeluarkan di dalamnya . (QS. At Taubah : 68).

Sesungguhnya telah jelas siapa yang bakal mulia masuk kedalam surga, dan siapa yang akan celaka terjerumus kedalam neraka. Orang orang yang beriman laki mauun perempuan, akan bahagia hidupnya dialam surga selamanya, begitupun sebaliknya orang orang kafir yang tidak beriman iman, yang selalu membangkang dan menentang kepada peraturan Allah, kan hina dina dan disiksa dilembah neraka selamanya. Demikian pula orangorang yang munafiq, orang yang nampak nya Islam, bahkan juga shalat juga shiyam bahkan menunaikan haji, akan tetapi didalam hatinya sama sekali tiada iman bahkan mngkin memusuhi Islam. Orang ini nampak lahirnya sangat baik, tetapi sesungguhnya hatinya sebaliknya. Ibarat ketela pohon yang direbus matang diluarnya tetapi mentah didalamnya, kita menyebutnya ketela konyol. Orang semacam ini juga akan menghuni neraka jahannam selamanya. Oleh karenanya berhti hatilah menghadapi orang semacam ini, jangan sampai kita terpedaya olehnya, terbujuk oleh penamilan lahir yang menampakkan kebaikan tetapi sesungguhnya memusuhi Islam dari dalam Islam itu sendiri.

Apabila tela jelas siapa oarang ang akan menghuni surga dan siapa pula yang akan menghuni neraka,

Maka marilah kita jaga diri kita jangan sampai tidak termasuk orang orang yang akan menghuni surga . Ringkasinya orang itu terbagi menjadi tiga :

  1. orang mukmin, 0rang yang beriman kepada Allah dan utusanya, calon penghuni surga.
  2. orang kafir, orang yang membangkang, menentang kepada Allah, tidak percaya kepadan Allah dan utusanya, calon penghuni neraka, sebagaimana janji dan ancaman Allah.
  3. orang munafiq, calon penghuni neraka, orang yang nampak lahirnya menmpakan keislamanya tetapi tidak ada iman didalam hatinya.

Saudaraku Kaum Muslimin yang berbahagia, Jelaslah janji dan ancaman Allah, oleh karena kita telah mendapatkan anugerah dari Allah berupa akal yang sempurna, kemampuan berdaya dan berupaya, marilah kita gunakan dengan pertimbangan akal dan fikiran kita, Dan berikhtiyar, berupaya menggapai kebahagiaan hidup didunia ini sampai diakhirat kelak. Dengan cara melakukan amal amal shalih dan menambah tha’at ibadah kita kepada Allah. Tersebut dalam kitab Nashaihud diniyah bahwa Nabi pernah bersabda :

اعــمـلـوا فـكل مـيـســر لـمـا خـلـق لـه , مـن خـلـق للـجـنـة يـسـر لـعـمـل أهـل الـجـنـة , و مـن خـلـق للـنـار يـسـر لـعـمـل أهـل الـنـار

“Berbuatlah kamu, karena setiap manusia itu dimudahkan melakukani perkara yang menuju kearah dimana ia di ciptakan. Barang siapa yang diciptakan calon penghuni surga, niscaya akan dimudahkan berbuat amal sebagaimana ahli surga. Dan barang siapa yang diciptakan calon penghuni neraka, niscaya akan dimudahkan berbuat amal sebagaimana ahli neraka”. (Nashaihud diniyah : 17).

Saudaraku Kaum Muslimin yang berbahagia, Manakala kita memang tercipta seagai caln penghuni surga, tentulah mudah bagi kita berbuat baik, melakukan ibadah dan amal shalih tanpa rasa malas dan terasa mudah an ringan, seolah olah dituntun bagai air mengalir menuju tmpt yang rendah, karena memang sudah beriman dan ada semangat beramal aik, memang orang inilah calon ahli surga. Sebagaimana firman Allah :

فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ

“Orang orang yang beriman dan beramal shalih, mereka itulah orang orang yang akan kekal di dalam surga Na’im”. (QS. Al Hajj : 56).

Saudaraku Kaum Muslimin yang berbahagia, Orang orang yang beriman dan bertaqwa , takut kepada Allah dan juga beramal shalih, akan mendapatkan kegembiraan, kebahagiaan hidupnya sejak didalam dunia sampai dialam akhirat, sesuai dengan impian dan keinginan setiap manusia bahagya didunia dan akhirat, sebagaimana yang senantiasa dipohonkan dalam setiap do’a di setiap sa’at. Insya Allah akan diijabahi oleh Allah manakala benar benar memenuhi perintah Allah senantiasa beriman dan taqwa. Allah telah menjanjikan menjanjikan :

الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ * لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ لا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Orang orang yang beriman dan bertaqwa, bagi mereka kebahagiaan di dalam hidupnya di dunia dan di akhirat, tiada pernah ada perubahan bagi janji Allah, Demikian itu semua sebagai angerah yang agung” (QS.Yunus : 63-64).

Wusana kata semoga kita senantiasa mendapat petunjuk dan pertolongan, sehingga mampu memenuhi kwajiban menghambakan diri kepada Allah, tetap iman Islam sampai akhir hayat, khusnul khatimah.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ* وَنَفَعَنِي

وَإِيَّا كُمْ بِااْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ* إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ * قَالَ تَعَالَى وَهُوَ أَصْدَقُ اْلقائِلِيْنَ: أَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشًّيْطَانِ الرَّجِيْمِ* بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ* وَالْعَصْرِ* إِنَّ اْلإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ* إِلاَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ* وَقُلْ رَبِّ اْغفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّحِمِيْنَ*

::

Khutbah Jum’at Kedua:

اَلْحَمْدُ ِللهِ, اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي خَلَقَ اْلأَشْيَآءَ * أَحْمَـدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى حَمْدَ مَنْ عُفِيَ مِنَ الْبَلاَءِ * أَشْهَدُ أَنْ لآ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لآ شَـرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً تُنْجِيْ قَائِلَهَـا يَوْمَ الْجَـزَاءِ* وَأَشْـهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَتْقَى اْلأَتْقِيآءِ* أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الرُّسُلِ وَاْلأَنْبِيآءِ * وَعَلَى آلِهِ الْكَرَمآءِ * وَأَصْحَابِهِ اْْلأَصْفِيآءِ* وَمَنْ تُبِعَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلَى يَوْمِ اللِّقَاء ِ* أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَأَشْـكُرُوْهُ عَلَى تَوَالِي النَّعَمآءِ

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ تَعَالَى أَمَرَكُمْ أَمْرًا عَمِيْمًا * فَقَالَ جَلَّ جَلاَلُهُ : إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ* يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا * اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ* وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ * وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنَ * وَارْحَمْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ * اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ * وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ * إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُّجِيْبُ الدَّعَوَاتِ * اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَتَنَا وَأُمَّتَنَا* وَقُضَاتَنَا وَعُلَمَاءَنَا وَفُقَهَاءَنَا* وَمَشَايِخَنَا صَلاَحًا تَامًّا عَامًّا وَاجْعَلْنَا هُدَاةَ مُهْتَدِيْنَ * اَللَّهُمَّ اْنصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ * وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ * أَللَّهُمَّ أَهْلِكْ أَعْدَاءَ الدِّيْنَ * وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ * وَفُكَّ أَسْرَ الْمَأْسُوْرِيْنَ * وَفَرِّجْ عَنِ الْمَكْرُوْبِيْنَ * وَاقْـضِ الدَّيْنَ عَلَى الْمَدْيُوْنِيـْنَ * وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السَّلاَمَةَ عَلَيْنَا * وَعَلَى الْغُزَّاةِ وَالْمُجَاهِدِيْنَ وَالْمُسَافِرِيْنَ * إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ * اَللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ * وَالْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ* وَاْلفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَة * وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ * مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ * مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً * وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً * إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ * رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بالإِيـْمَانِ* وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْم

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِذِى اْلقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشَاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ * وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ*

::

Oleh: KH. Abu Royyan, Pondok Pesantren Nida’ul Ummah Bantul Yogyakarta.

Tulisan berjudul Khutbah Jum’at: Perjalanan Hidup Manusia terakhir diperbaharui pada Thursday 20 February 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment