Shalat di Atas Kendaraan yang Ada Najisnya

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr. Wb

Buya, di saat orang-orang mudik tak jarang orang hanya bisa melakukan sholat di atas kendaraannya, mohon penjelasan sholat di atas kendaraan dan bagaimana kalo kita sholat di atas kendaraan yang ada najisnya?

Wa’alaikumsalam Wr. Wb

Buya Yahya Menjawab:

Shalat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh seorang muslim dalam keadaan apapun asalkan akalnya masih sehat. Karena begitu pentingnya sholat, Islam amat memudahkan cara sholat. Jika tidak bisa berdiri boleh duduk, jika tidak bisa maka dengan berbaring kemudian terlentang hingga dengan isyarat, dengan pelupuk mata dan dengan hatinya.

Begitu juga dalam bepergian bisa dilakukan di atas kendaraan. Jika dilakukan di atas kendaraan kalau memungkinkan dengan berwudhu’ dan dengan baju yang suci serta menghadap kiblat, maka harus bersuci dan menghadap kiblat. Jika tidak mungkin (karena kendaraan bukan kita yang mengendalikan) maka langsung saja sholat tanpa wudhu’ dan dengan baju najis tanpa menghadap kiblat sekalipun, dan nanti wajib diulang setelah sampai di tempat tujuan.

Intinya solat tetap harus dilakukan agar kita tidak dosa meski harus mengulang lagi. Sebab, dosa meninggalkan sholat amatlah besar.
Wallahu a’lam bissawab.

::selesai::

 

INGIN BERTANYA?
Silahkan kunjungi website Forum Tanya Jawab Buya Yahya.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah Cirebon.
Jl. Pangeran Cakra Buana Kel. Sendang Blok. Gudang Air No. 179 Sumber – Cirebon 45611 Indonesia.

Tulisan berjudul Shalat di Atas Kendaraan yang Ada Najisnya terakhir diperbaharui pada Thursday 27 February 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment