Allohu Akbar, Radio Wahabi Malang Dilaporkan Umat Islam Karena Suka Mencela Amaliah Ahlussunnah

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Wahhabi melalui berbagai media yang mereka miliki tak henti-hentinya mencela amaliyah umat Islam. Kali ini, radio wahabi yang berada di kota Malang yaitu Radio Dakwah Islam (RDI) dan Radio Al-Umm kedapatan mencela amaliyah ahlussunnah wal jama’ah, khususnya amaliyah atau tradisi dilingkungan Nahdlatul Ulama.

Perbuatan radio wahabi yang suka mencela dan menghina umat Islam ini kemudian dilaporkan kepada Kementerian dalam Negeri dan Kementrian Komunikasi dan Informatika oleh Aswaja NU Center Malang. Setidaknya ada tiga radio yang akan dilaporkan itu, dua diantaranya adalah radio wahhabi RDI dan Al Umm.

Yuanda Kusuma, salah seorang pengurus NU Kota Malang yang juga menjadi Pengurus Aswaja NU Center di sana mengatakan pihaknya telah merapatkan langkah-langkah apa yang mesti diambil dalam menyikapi ketiga radio yang disinyalir dikelola oleh orang wahabi itu.

“Kami sudah mendapatkan data-datanya. Kami sudah mengetahui tentang pasal-pasal apa saja yang mereka langgar. Termasuk bukti-bukti bahwa mereka telah melanggar hukum”, ngkapYuanda Kusuma pada NU Online saat dikunjungi di Kantor NU, hari Jum’at, (21/03/2014) kemarin.

Menurut keterangannya, berkas-berkas yang telah dipersiapkan meliputi data-data dan bukti-bukti tersebut sedianya akan diajukan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementrian Komunikasi dan Informatika. Pihaknya sudah membicarakan rencana itu dalam forum rapat.

Sedangkan ditanya mengenai apakah yang akan dilakukan NU jika laporan tersebut tidak mendapatkan tanggapan serius, ia menjawab tetap sebisa mungkin akan menggunakan jalur hukum. Setidaknya akan diusahakan supaya masalah ini ditangani satpol PP. Ia menekankan bahwa NU akan sebisa mungkin mengikuti hukum yang berlaku di Negara Indonesia.

“Kami sebisa mungkin akan melalui jalur hukum. Kami ingin menunjukkan bahwa warga NU taat hukum. Supaya ada bedanya antara organisasi NU dan yang bukan NU. Setidaknya, jika laporan kami tidak mendapatkan tanggapan serius, jalan terakhirnya adalah satpol PP.” Kata pemuda yang juga alumni Al-Azhar tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa NU tidak akan melalui cara-cara kekerasan. Karena cara kekerasan itu bukan gaya Nahdlatul Ulama.

“Bagaimanapun mereka dan kelompoknya punya keluarga, anak dan istri. Demikian pula di pihak kita. Sehingga memperbenturkan massa kita dengan mereka hanya akan membawa akibat yang lebih buruk. Kami tidak akan melakukan itu.” Kata Yuanda.

NU dikenal disebagai Jam’iyah Ahlussunnah wal Jama’ah di Indonesia yang menjadi pelopor dan penjaga aqidah Islam berpaham ahlussunnah wal jama’ah. Sedangkan wahabi merupakan paham baru dalam Islam yang muncul di akhir zaman yang sengaja dibuat oleh kelompok Yahudi bersama Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab An-Najdi untuk menghancurkan Islam dari dalam. Paham wahabi juga dikenal dengan sebutan Salafi atau Muwahidun yang kini bercokol di Arab Saudi. (Muslimedianews)

Tulisan berjudul Allohu Akbar, Radio Wahabi Malang Dilaporkan Umat Islam Karena Suka Mencela Amaliah Ahlussunnah terakhir diperbaharui pada Sunday 23 March 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment