Mesir Gelar Konferensi Internasioanal “Bahaya Pemikiran Takfiri dan Fatwa Tanpa Ilmu Terhadap Negara”

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Setelah tiga tahun tidak diselenggarakan karena dampak dari revolusi 25 Januari, hari ini Selasa (25/3/2014), Dewan Tinggi Urusan Agama Islam Mesir menyelenggarakan kembali konferensi yang ke-25 dengan judul “Bahaya Pemikiran Takfiri dan Fatwa Tanpa Ilmu terhadap Negara dan Hubungan Internasional”. Mesir telah mengundang 40 negara dan organisasi untuk menghadiri konferensi tersebut, dan hingga saat ini sudah ada 34 yang menyatakan kesiapannya. Konferensi tersebut juga akan dihadiri 80 tokoh dunia dari kalangan menteri agama dan mufti.

Sebuah sumber mengatakan kepada harian elwatannews bahwa mayoritas negara yang ikut serta dalam konferensi ini menyatakan bahwa Ikhwanul Muslimin adalah organisasi teroris, menyusul aksi-aksinya di Mesir selama ini dan dukungannya atas pengeboman dan pengerusakan yang terjadi selama ini, sejak pemakzulan mantan presiden Mohamed Morsi.

Dr. Ahmad Ajibah, Sekretaris Jenderal Dewan Tinggi Urusan Agama Islam, menegaskan bahwa Perdana Menteri Ir. Ibrahim Mehlab, Grand Shaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thayyib, dan Paus Twadharos, akan membuka konferensi tersebut pada pagi hari ini.

Ajibah mengatakan bahwa sejumlah negara tidak turut diundang untuk menghadiri konferensi ini, seperti Suriah, Iran, Qatar, dan Turki. Ia juga mengatakan bahwa panitia konferensi telah mengundang Jenderal Besar Abdel Fattah el-Sisi, Menteri Pertahanan, serta beberapa menteri dan tokoh masyarakat. (mh/mosleminfo.com/muslimedianews.com)

Tulisan berjudul Mesir Gelar Konferensi Internasioanal “Bahaya Pemikiran Takfiri dan Fatwa Tanpa Ilmu Terhadap Negara” terakhir diperbaharui pada Wednesday 26 March 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment