NU dan Buya Yahya Pimpin Shalat Istisqa Warga Batam, Hujan pun Mengguyur Kepulauan Riau

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Warga Batam Kepulauan Riua menggelar shalat Ististqa’ atau sembahyang untuk memohon turunnya hujan menyusul kemarau panjang yang hingga mengakibatkan kebakaran hutan di kawasan Kepulauan Riau.

Shalat Istisqa’ dipimpin Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batam KH Ridho Amir di halaman Masjid Raya Kota Batam, Jumat (14/3/2014).

Buya Yahya, pimpinan Lembaga Dakwah Al Bahjah Cirebon, yang mengisi khotbah dalam shalat Istisqa’ tersebut mengingatkan kepada jamaah untuk bertaubat dan banyak shadaqah.

Seperti diberitakan sejumlah media, kebakaran hutan lindung di Batam sejak dua pecan terakhir terus membesar. Kepulan asap yang dihasilkan selain mengganggu saluran pernafasan, juga melumpuhkan sejumlah jalur transportasi.

Berbagai upaya pemadaman telah dilakukan masyarakat sendiri dan pemerintah, baik menggunakan cara manual maupun melalui teknologi cangih seperti pesawat.

Dan alhamdulillah, pada pagi tadi (15/3/2014) Kepulauan Riau sudah diguyur hujan khususnya di kota Batam. Wilayah Bintan dan sebagian kota Batam “Barelang” tadi pagi sudah turun hujan. Kota Nongsa sampai Batam Kota telah disiram berkahNya. Demikian tulis Kang Imam Mahdi salah satu santri dan Tim Dakwah Al Bahjah Cirebon dalam akun facebooknya.

Turunnya hujan juga menyelimuti daerah-daerah di luar Kepulauan Riau seperti Aceh dan Medan bahkan sampai Malaysia. Daerah Aceh selama ini mengalami kekeringan dan kemarau panjang karena lama tidak turun hujan, sehingga sawah-sawah dan saluran irigasi mengering begitu juga dengan tanaman padi yang sangat membutuhkan air. Para petani begitu berharap akan datangnya hujan di sana agar mereka bisa bercocok tanam kembali. Dan Alhamdulillah sejak Sabtu kemarin (15/3/2014) Aceh telah diguyur hujan setelah sekian lama tiada hujan.

“Sabtu pagi hujan sebentar, Sorenya juga hujan sebentar, tadi malam sampai sekarang masih hujan deras, begitu derasnya. Sudah lama petani mengharapkan hujan karena padi sudah mulai menguning, irigasi mulai mengering. Sejuknya menyambut pagi dalam rinai hujan yang sangat sejuk, keberkahan dari Allah, keberkahan untuk kita semua”, demikian tulis Nana Cuma di Kota Lhokseumawe yang berasal dari Banda Aceh.

Lain halnya dengan Saudari kita Ika Wira di Medan yang menyatakan hujan pun melanda kotanya. “Hampir seluruh wilayah Kepri (Pulau Anambas, Natun, dll) sudah disirami hujan secara merata .. Bahkan sampai ke Medan juga”, tulis Ika. Sementara itu, saudara kita Md Nurisa Md Yasin dari Kuala Lumpur Malaysia pun mengomentari hal yang sama, “Alhamdulilah Malaysia pun baru turun hujan”.

Sebelumnya, pada Jum’at malam (14/3/2014) Habib Novel bin Muhammad Alaydrus, pengasuh Majelis Ar-Raudhah Surakata dalam rutinan kajian Jum’at malam Sabtu pun secara khusus mendo’akan saudara-saudara kita di Kepulauan Riau agar musibah kebakaran hutan yang melanda mereka segera reda. Do’a Habib Novel Alaydrus ini kemudian diaminkan oleh seluruh jama’ah muslimin wal muslimat Ar-Raudhah dengan bacaan Al Fatihah.

Semoga dengan turunnya hujan rahmat ini Allah SWT mengangkat musibah khususnya daerah Kepulauan Riau dan bisa mengurangi dampak buruk kebarakaran hutan yang sudah menyelebungi Kepulauan Riau yang telah menimbulkan efek yang luas bagi masyarakat setempat. (berbagai sumber)

Tulisan berjudul NU dan Buya Yahya Pimpin Shalat Istisqa Warga Batam, Hujan pun Mengguyur Kepulauan Riau terakhir diperbaharui pada Sunday 16 March 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


2 thoughts on “NU dan Buya Yahya Pimpin Shalat Istisqa Warga Batam, Hujan pun Mengguyur Kepulauan Riau

Post Comment