Telah Hadir Wali TV, Televisi Islami Ahlussunnah wal Jama’ah Terbaru

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Alhamdulillah, kini telah hadir TV Islami terbaru yang diberi nama Wali TV, sebuah TV Online Indonesia yang menganut paham Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Wali TV yang dipancarkan dari Studio Ar-Raudhah, Jl. Dewutan No. 112 Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta ini hadir untuk memberikan pencerahan yang benar kepada umat Islam khususnya muslimin Indonesia. Wali TV diluncurkan guna memberikan pemahaman Islam yang lurus yang sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah berdasarkan pemahaman para ulama shalafus sholeh. Wali TV ada untuk mengajak umat Islam agar kembali mengikuti para ulama ahlussunnah wal jama’ah ditengah maraknya paham-paham baru yang bermunculan yang berusaha menjauhkan umat dari para ulama  di akhir zaman ini .

Untuk siaran perdana yang diluncurkan pada Maret 2014 ini, Wali TV menyuguhkan video kajian Islam Ahlussunah dalam bentuk durasi singkat yang isinya menjelaskan berbagai permasalahan agama Islam terkini. Untuk episode pertama Wali TV menyajikan seri episode Serial Mana Dalilnya dengan topik “Jabat Tangan Sunnah atau Bid’ah?“, yang disampaikan oleh Habib Novel bin Muhammad Alaydrus, Pengasuh Majelis Ar-Raudhah Solo. Di dalam video kajian Islam pendek tentang “Jabat Tangan Sunnah atau Bid’ah?” itu dipaparkan dengan begitu jelas bagaimana hukum berjabat tangan dan mencium tangan orang-orang yang shaleh disertai dalil-dalil dan pemaparan ulama.

Kehadiran Wali TV diharapkan mampu memberikan khazanah baru bagi umat Islam saat ini yang begitu sangat membutuhkan dan menantikan TV-TV Islami di Nusantara.

Wali TV didukung penuh oleh Majelis Ar-Raudhah Surakarta dan Aswaja IT Developer Indonesia.

.

WALI TV, SERIAL MANA DALILNYA: JABAT TANGAN SUNNAH ATAU BID’AH?

Tulisan berjudul Telah Hadir Wali TV, Televisi Islami Ahlussunnah wal Jama’ah Terbaru terakhir diperbaharui pada Thursday 6 March 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment