Syaikh Al Utsaimin: Bacaan Qur’an Sampai pada Mayyit

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Selama ini hanya masyhur bahwa Wahhabi menentang amaliyah ihdauts tsawab (menghadiahkan/mengirimkan pahala) kepada orang-orang Islam yang sudah meninggal dunia karena dianggap tidak akan sampai.

Sebenarnya tidak semua ulama Wahhabi menyatakan menghadiahkan pahala tidak sampai kepada orang mati. Banyak diantara mereka yang menyatakan sampai meskipun hanya amaliyah-amaliyah tertentu yang mereka maksudkan. Misalnya, shadaqah sampai pahalanya tapi bacaan al-Qur’an tidak sampai, dan lain sebagainya.

Tetapi, ada pula ulama Wahhabi yang menyatakan bahwa bacaan al-Qur’an pun sampai kepada muslim yang telah meninggal dunia. Salah satunya, ulama besar Wahhabi yang bernama Syaikh Muhammad bin Shalih a-Utsaimin, sering disebut Syaikh Al-Utsaimin. Ia wafat pada 2001 di Jeddah, jenazahnya disholatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di pemakaman Al-Adl Mekkah, Arab Saudi.

Sewaktu hidup, ia pernah menjadi ketua di Hai’ah Kibarul Ulama (semacam MUI di Kerajaan Arab Saudi) dan fatwa-fatwanya menjadi rujukan kalangan Wahhabi.

Didalam kitabnya, Majmu’ Fatawa wa Rasaail, yang berisi fatwa-fatwanya, ia menyatakan dengan jelas bahwa membaca al-Qur’an untuk orang mati diperselisihkan ulama. Tetapi, menurut Syaikh Al Utsaimin al-Wahhabi, pendapat yang shahih adalah sampai dan bermanfaat.

وأما القراءة للميت بمعنى أن الإنسان يقرأوينوي أن يكون ثوابها للميت، فقد اختلف العلماء رحمهم الله هل ينتفع بذلك أو لا ينتفع؟ على قولين مشهورين الصحيح أنه ينتفع، ولكن الدعاء له أفضل

“Pembacaan al-Qur’an untuk orang mati dengan makna orang-orang membaca al-Qur’an dan meniatkan untuk menghadiahkan pahalanya bagi orang mati, sungguh ulama rahimahmullah (semoga Allah merahmati mereka semua) telah berselisih pendapat mengenai apakah yang demikian itu bermanfaat atau tidak ?. Atas hal ini, ada dua pendapat yang sama-sama masyhur dimana yang shahih adalah hal itu dapat memberikan manfaat, akan tetapi do’a bagi orang mati lebih itu afdlal”

Syaikh Al Utsaimin tidak hanya menyatakan hal itu dalam satu tempat, melainkan di halaman yang lain didalam kitabnya, Majmu’ Fatawa wa Rasaail, ia juga menyatakan sampai. Menurutnya, itu pendapat yang rojih.

Tulisan berjudul Syaikh Al Utsaimin: Bacaan Qur’an Sampai pada Mayyit terakhir diperbaharui pada Tuesday 13 May 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment