Hukum Membaca Al Qur’an Digital di Hanphone

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaykum wr. wb.

Apakah membaca al-Quran dalam hati via al-Quran digital yang terinstall dalam handphone (HP) akan mendapatkan pahala, dan apakah orang yang berhalangan atau sedang datang bulan berdosa jika membaca al-Quran dalam hati?

Wassalamu ‘alaykum wr. wb

Jawaban:

Wa ‘alaykum salam wr. wb.

Seseorang yang membaca al-Quran akan mendapatkan pahala baik dia membacanya dengan mushaf atau dengan hp atau yang lainnya, Rasulullah SAW bersabda mngenai pahala membaca al-Quran:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ: آلم حَرْفٌ. أَلْفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ)رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَالدَّارِمِيُّ(

Artinya: Barang siapa yang membaca satu huruf dari al-Qur’an maka dia akan mendapatkan pahala berupa satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Dan Saya tidak mengatakan bahwa Alif Lam Mim satu huruf, tapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf (HR. al-Tirmidzi dan al-Darimy).

Kata membaca dalam mu’jamul wasith disebutkan bahwa maknanya adalah mengikuti kalimat-kalimat dalam kitab yang dibaca dengan melihat dan mengucapkannya. Sehingga membaca ayat dalam al-Quran maksudnya adalah mengucapkan lafadznya dengan cara melihat tulisannya atau dengan hafalan. Jadi membaca al-Quran yang dikategorikan akan mendapat pahala sesuai dengan apa yang disabdakan Rasulullah adalah dengan mengucapkannya yang sekiranya si pembaca bisa mendengar suaranya sendiri, baik itu membaca dengan melihat mushaf atau lewat hp dan lain sebagainya.

Jika hanya mengucapkan dalam hati atau hanya dengan berbisik yang sekiranya dia tidak mendengar suaranya maka tidak bisa dimasukkan dalam kategori membaca. Hanya saja al-Imam al-Ghozali dalam kitab Ihya menyebutkan bahwa di sana ada kautamaan membaca al-Quran dengan melihat mushaf atau dengan hafalan, hal itu karena para shahabat sangat suka untuk membaca al-Quran dengan melihat mushaf secara langsung, ada hadits yang menjelaskan tentang keutamaan orang yang membaca al-Quran secara langsung melalui mushaf, seperti sabda Nabi SAW:

قِرَاءَةُ الرَّجُلِ الْقُرْآنَ فِي غَيْرِ الْمُصْحَفِ أَلْفُ دَرَجَةٍ وَقِرَاءَتُهُ فِي الْمُصحف تضعف عل ذَلِك إِلَى ألفي دَرَجَة )رَوَاهُ الْبَيْهَقِيّ(

Artinya: Bacaan al-Quran dari seseorang dengan tanpa melihat mushaf adalah seribu derajat, dan bacaan al-Qurannya dengan melihat mushaf akan dilipatgandakan menjadi dua ribu derajat (HR. Baihaqi).

Namun terlepas dari perbandingan pahala antara orang yang membaca al-Quran dengan melihat mushaf atau tidak, yang jelas seseorang akan mendapatkan pahala ketika membaca al-Quran jika dia melafadzkannya.

Mengenai wanita yang berhalangan, apakah boleh membaca al-Quran di hati lewat hp? Membaca al-Quran bagi wanita haid adalah haram, namun keharaman ini berlaku jika dia melafadzkannya, adapun jika cuma dibaca dalam hati atau menggerakkan lisannya tanpa mengeluarkan suara atau sekedar melihat mushaf saja tanpa membacanya maka tidak berdosa, karena hal yang seperti itu tidak bisa dikategorikan qiroah atau membaca.

Mengenai aplikasi al-Quran dalam hp apakah dikatakan mushaf atau tidak, ulama kontemporer berbeda pendapat mengenai hal ini. Ulama yang mengatakan bahwa al-Quran dalam hp dihukumi seperti mushaf asli, maka mereka mengharamkan wanita haid untuk menyentuh hp tersebut ketika aplikasi al-Quran dalam hp tersebut sedang dibuka. Sedangkan menurut ulama yang mengatakan bahwa aplikasi al-Quran yang terinstall dalam hp tidak dihukumi seperti mushaf maka tidak haram bagi wanita haid untuk menyentuhnya, asalkan tidak sampai melafdzkannya ketika membaca.

Namun sebaiknya wanita yang haid tidak menyentuh hp yang aplikasi al-Qurannya terbuka, hal ini untuk menghormati al-Quran dan untuk lebih berhati-hati. Bahkan seorang ulama Hadhramaut yang menyarahi kitab al-Yaqut al-Nafis yaitu al-Habib Muhammad bin Ahmad al-Syathiry mengatakan bahwa seseorang yang tidak dalam keadaan suci sebaiknya jangan menyentuh sesuatu yang di dalamnya tersimpan file al-Quran baik berupa CD, disket, flashdisk, dan lain sebagainya.

Wallahu a’lam bisshowab.

Wassalamu ‘alaykum wr. wb.

Oleh: Al-Ustadz Zain Faradis, Lc., Radio Dakwah Himmah FM Yaman (Himpunan Mahasiswa Universitas Al Ahgaf Yaman).

Tulisan berjudul Hukum Membaca Al Qur’an Digital di Hanphone terakhir diperbaharui pada Thursday 18 September 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


2 thoughts on “Hukum Membaca Al Qur’an Digital di Hanphone

  1. Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    Apakah membaca al-Quran dalam via al-Quran digital yang terinstall dalam handphone (HP) saat tadarus dimesjid ?

    Wassalamu ‘alaikum wr. wb

    Reply

Post Comment