Perjalanan Sejarah dan Realitas Khilafah

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Kita sudah belajar perjalanan khilafah dari 2 sejarah, Eropa dan Turki. Pertama, Islam masuk ke Eropa (Spanyol) dengan cara perang di masa Khilafah Bani Umayyah, maka orang Eropa mengusir Islam dengan cara memerangi Islam, pembunuhan, mengganti masjid dengan gereja, dan sebagainya. Justru Islam masuk ke Indonesia dengan damai. Orang asli Indonesia tidak pernah merasa terjajah dengan Islam. Bahkan mereka menjadi mayoritas Muslim.

Kedua, Islam di Turki menggunakan Khilafah Utsmaniyah, siapa yang menggulingkan? Orang kafirkah? Bukan, justru orang Islam sendiri yang sekuler!!! Setelah Khilafah Ustmaniyah digulingkan, maka sentiman pada Islam luar biasa kejamnya, guru ngaji saja ditangkap dan dipenjara seperti yang dialami oleh Syaikh Sulaiman yang saat ini membangun pesantren Tahfidz al-Quran Sulaimaniyah ke suluruh negara.

Islam terbesar saat ini hanya di Indonesia. Jika Indonesia menjadi negara Khilafah lalu digulingkan oleh orang Islam sendiri seperti di Turki, maka tamatlah sejarah Islam. Bagi Nadhlatul Ulama (NU), lebih baik tidak menggunakan simbol Khilafah tetapi Islam tetap eksis, daripada Khilafah namun berpotensi untuk dibumihanguskan.

Realitas Khilafah Masa Sekarang

Rasulullah Saw bersabda:

قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ الأَنْبِيَاءُ ، كُلَّمَا هَلَكَ نَبِىٌّ خَلَفَهُ نَبِىٌّ ، وَإِنَّهُ لاَ نَبِىَّ بَعْدِى ، وَسَيَكُونُ خُلَفَاءُ فَيَكْثُرُونَ . قَالُوا فَمَا تَأْمُرُنَا قَالَ فُوا بِبَيْعَةِ الأَوَّلِ فَالأَوَّلِ ، أَعْطُوهُمْ حَقَّهُمْ ، فَإِنَّ اللَّهَ سَائِلُهُمْ عَمَّا اسْتَرْعَاهُم (رواه البخارى ومسلم)

“Bani Israil dipimpin oleh para Nabi. Jika ada nabi meninggal, maka diganti dengan Nabi yang lain. Dan tidak ada lagi nabi sesudahku. DAN AKAN ADA BANYAK KHALIFAH. Sahabat bertanya: “Apa perintah anda kepada kami?” Nabi bersabda: “Penuhilah baiat Khalifah yang pertama dan berikutnya. Berilah hak mereka. Sebab Allah akan mempertanggungjawabkan terhadap kepemimpinan mereka” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Saat ini yang membawa politik Khilafah sangat banyak, Hizbut Tahrir, ISIS, Boko Haram (Afrika) dan sebagainya. Mereka sudah mengangkat Khalifah kecuali Hizbut Tahrir yang belum. Kepada siapakah kita berbaiat?

Apakah kepada Hizbut Tahrir? Jelas tidak bisa karena sabda Nabi harus kepada Khalifah yang lebih dulu. Anehnya Hizbut Tahrir tidak mengakui ke-Khalifahan Abu Bakar al-Baghdadi, karena di luar kelompoknya.

Ulama Al Azhar Al Syarif Mesir mengeluarkan fatwa:

فتاوى الأزهر – (ج 7 / ص 359)
18 – الخلافة والإمارة والولاية ورئاسة الجمهورية وغيرها من الأسماء مجرد اصطلاحات ليست من رسم الدين ولا من حكمه .

“Fatwa al Azhar: Khalifah, Amir, pemerintah, presiden dan lainnya adalah sekedar istilah, bukan bagian dari agama dan hukum agama:.

Kita saat ini yang ada di NKRI sudah memiliki pemimpin.

Oleh: Ustadz Muhammad Ma’ruf Khozin, Mantan Ketua LBM NU Surabaya.

Tulisan berjudul Perjalanan Sejarah dan Realitas Khilafah terakhir diperbaharui pada Tuesday 23 September 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment