PWNU Jawa Timur Gagal Lihat Hilal, Idul Adha Jatuh pada 5 Oktober 2014

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Tim rukyatul hilal Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur gagal melihat penampakan hilal atau bulan muda sebagai tanda dimulainya awal bulan Dzulhijjah.

Dengan demikian maka Dzulqaidah akan disempurnakan 30 hari sehingga tanggal 1 Dzulhijjah akan jatuh pada hari Jumat 26 September 2014 dan Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada hari Ahad tanggal 5 Oktober 2014.

“Dari 12 titik rukyatul hilal semuanya gagal melihat penampakan hilal, padahal beberapa titik cukup cerah tapi tetap saja hilal tidak bisa dilihat,” kata Sholeh Hayat, koordinator tim rukyatul hilal PWNU Jawa Timur, Rabu (24/9/2014).

Dia mencontohkan, di Bukit Condro Dipo, Gresik; lantas Pantai Gebang Bangkalan; Pantai Ambet, Pamekasan serta Pantai Serang seluruhnya gagal melihat hilal. “Seluruh titik kami lengkapi teropong canggih, tapi semuanya gagal melihat hilal,” kata dia.

Hasil rukyatul hilal PWNU Jawa Timur ini selanjutnya akan dikirim ke PBNU sebagai bahan mengikuti sidang isbat yang akan digelar di Kementerian Agama.

Semetara itu pemerintah melalui Kementerian Agama RI pada sidang itsbat penentuan awal bulan Dzulhijjah 1435 H hari ini (24/9/2014) menyatakan bahwa dari 70 kota (titik) yang dilaporkan semuanya tidak melihat hilal. Dengan demikian, Idul Adha jatuh pada 5 Oktober 2014, dan itu sama dengan hari Arafah.

“Menetapkan 1 Dzulhijah 1435 H jatuh pada hari Jumat 26 September 2014. Dengan demikian 10 Dzulhijah bertepatan dengan 5 Oktober 2014 Masehi,” kata Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (24/9/2014). (SuaraSurabaya)

Tulisan berjudul PWNU Jawa Timur Gagal Lihat Hilal, Idul Adha Jatuh pada 5 Oktober 2014 terakhir diperbaharui pada Wednesday 24 September 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment