Ratusan Ribu Muslimin Hadiri Haul Pertama “Sang Raja Sanubari” Habib Munzir Al Musawa

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Tepat satu tahun lalu, 15 September 2013, Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa meninggalkan dunia yang fana ini. Haul pertama Pengasuh Majelis Rasulullah SAW yang diadakan di Masjid Al Munawar Pancoran Jakarta Selatan kemarin (15/09/2014) dihadiri lautan manusia dari berbagai daerah di Indonesia baik dalam dan luar negeri. Kurang lebih 200.000 muslimin hadir dalam acara haul “Sang Raja Sanubari” mengenang setahun wafatnya Habib Munzir Al Musawa.

Al Habib Muhammad bin Abdurrahman Assegaf, pendiri Fattabiouni asal Jeddah, yang direncanakan menghadiri haul batal datang ke Indonesia. Sebagai ganti tidak kehadiran beliau, Habib Muhammad bin Abdurrahman Assegaf telah mengirimkan hadiah streaming tausiyahnya yang kemudian dibacakan dan diterjemahkan oleh Habib Sholeh Al Jufri Solo.

Dalam tausiahnya, Habib Muhammad bin Abdurrahman Assegaf mengatakan Habib Munzir Al Musawa adalah sosok guru yang tidak pernah lelah. Meskipun telah meninggal dunia dengan usia muda tetapi dirinya telah membawa barokah yang luar biasa dan keberkaan ini terasa hingga saat ini.

Lanjutnya, Habib Muhammad bin Abdurrahman Assegaf mengenang saat-saat Habib Munzir Al Musawa belajar kepada Habib Umar bin Hafidz di Yaman. Diceritakan Habib Munzir Al Musawa tampak oleh kawan-kawannya sebagai seorang yang aneh karena seringkali membawa sandal Habib Umar bin Hafidz, dan kadang menciumi sandal gurunya tersebut. Hal ini dilakukan Habib Munzir Al Musawa untuk melepas kerinduan kepada sang guru tercinta. Apabila kerinduan terhadap gurunya ini masih belum terpuaskan, Habib Munzir Al Musawa saat itu juga datang ke rumah gurunya, Habib Umar bin Hafidz yang berada tidak jauh dari tempatnya menginap. Beliau Habib Munzir Al Musawa akan menunggu gurunya Habib Umar bin Hafidz di depan pintunya sampai gurunya keluar. Barulah setelah ia benar-benar melihat wajah gurunya ini rasa kerinduan terasa terobati. Bahkan jika belum menjumpai gurunya, Habib Munzir akan terus menunggunya di depan rumah sampai Shubuh sampai Habib Umar bin Hafidz keluar untuk sholat berjamaah. Atas kecintaannya inilah dirinya mendapatkan tempat yang luar biasa di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan RasulNya.

Tidak heran, sang guru tercinta Habib Umar bin Hafidz pun menghadiahkan kado spesial untuknya di acara haul pertama murid kesayangannya ini. Guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz memberikan kado terindah yakni berupa streaming yang berisi doa khusus dan sambutan beliau yang kemudian dibacakan di depan hadirin oleh Habib Jindan Jakarta. Kepada para jamaah dan umat Islam, Habib Umar bin Hafidz berpesan untuk membentengi diri dengan ajaran Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.

Sebagai tambahan dan tidak kalah pentingnya, haul pertama Habib Munzir Al Musawa kali ini telah mengungkap tabir rahasia-rahasia yang diungkap oleh salah satu murid beliau seperti surat wasiat Habib Munzir Al Musawa. Berikut adalah suratnya:

Surat Wasiat Habib Munzir Al Musawa

Dalam surat wasiat tersebut, Habib Munzir Al Musawa berpesan:

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat ALLAH Subhana wa Ta’aa kehidupan dunia ini menjadi terang benderang, dan hanya dengan itulah kita dapat mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat, ingatlah Yang Maha Mencipta kita dari tiada, Yang Maha Setia pada kita lebih dari semua yang setia pada kita, Yang Maha Bersama kita dan Maha Dekat dari kita dari semua yang dekat pada kita, dan Maha Berkuasa pada kita dari semua yang kuasa pada kita, setiap detik kejadian di Alam bisa berlanjut atau berubah dengan Kehendak NYA, maka kembalilah untuk selalu ingat pada NYA, semakin banyak kita ingat pada NYA maka semakin aman lah kehidupan kita dimasa esok dan selepas kematian, Kebahagiaan akan semakin banyak datang dan berlimpah, kemudahan akan selalu terbit.

Dan ingat pula bahwa gerbang kasih sayang ALLAH Subhana wa Ta’ala lebih terbuka luas pada hamba hamba NYA yang mencintai Sayyidina Muhammad ShalALLAHu’Alaihi wa Alihi waShahbihi waSallam, maka cintailah Rasul ShalALLAHu’Alaihi wa Alihi waShahbihi waSallam agar kita dicintai ALLAH Subhana wa Ta’ala, tak ada yang lebih dicintai ALLAH Subhana wa Ta’ala lebih dari orang yang mencintai Rasul NYA.”

Sang kakak, Habib Nabiel Al Musawa dalam haul ini mengungkapkan bagaimana semangat adiknya dalam menimba ilmu agama meskipun sakit-sakitan. Dikatakan Habib Nabiel Al Musawa:

“Habib Munzir sejak kecil bersemangat untuk menuntut ilmu agama, meskipun dirinya mengidap penyakit asma.”

Demikianlah sosok Habib Munzir Al Musawa, Sang Raja Sanubari yang senantiasa akan terus dirindukan oleh para pecintanya. Semoga kita semua tergolong orang-orang yang mencintai beliau, dan kelak bisa bersanding bersama beliau serta kakeknya Sayyidina Muhammad Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam. Teruslah berjuang meneruskan dakwah Habib Munzir Al Musawa dalam menegakan panji-panji agama Allah Subhanau wa Ta’ala dan risalah dakwah Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.

Foto-Foto Dokumentasi Haul Pertama Habib Munzir Al Musawa, 15 September 2014

Haul Habib Munzir 2014

Haul Habib Munzir

Haul Habib Munzir

Photo: FB Haul Habib Munzir Al Musawa

Tulisan berjudul Ratusan Ribu Muslimin Hadiri Haul Pertama “Sang Raja Sanubari” Habib Munzir Al Musawa terakhir diperbaharui pada Wednesday 17 September 2014 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment