Meluruskan NU Garis Lurus yang Tidak Lurus Terhadap Kiai NU Jatim

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Sudah lama saya mencoba menahan diri, namun saya harus meluruskan tulisan NU Garis Lurus yang justru tidak lurus. Bagaimana tidak, sebab kiai-kiai di PWNU Jatim dianggap kiai liberal karena menerapkan AHWA, ahlul halli wal aqdi, sebuah majlis ulama yang mengangkat Rais Am dan Ketua Umum PBNU.

Pertama, AHWA ini sudah diperjuangkan oleh PWNU Jatim sejak Munas Alim Ulama di Cirebon 2012 lalu, saya hadir disana mulai pembukaan hingga pleno. Jadi tidak benar kalau AHWA bertujuan menjegal KH Hasyim Muzadi. Lalu dari sisi mana para kiai NU Jatim disebut liberal? Sebab justru pemilihan langsung di PBNU adalah gagasan Gus Dur, yang biasanya NU Garis Lurus ini sangat membenci pemikiran Gus Dur. Rupanya mereka menggaris NU dengan penggaris yang tidak lurus, yaitu tidak pernah tabayyun, dan hanya didasari rasa hasud yang justru dilarang oleh Rasulullah Shalla Allahu alaihi wa sallama.

Kedua, para Kiai Jatim difitnah menjegal KH Hasyim Muzadi. Lagi lagi ini tuduhan tanpa tabayyun. Sebulan yang lalu saya menyertai Rais Syuriyah PCNU Surabaya menghadiri pertemuan para Syuriah di PP al Falah Kediri, untuk merumuskan kriteria AHWA. Di akhir sesi ada penyebutan sosok yang layak menjadi Rais Am. Ada salah satu Cabang yang menyebut KH Hasyim Muzadi. Namun aturan Khittah di NU tidak memperbolehkan NU dibawa ke ranah politis, sementara KH Hasyim Muzadi saat ini menjadi Wantimpres Joko Widodo. Lalu dari sisi mana jika menjalankan aturan organisasi di NU kemudian secara serampangan disebut liberal?

Digambar ini dituduh PBNU Liberal, padahal foto foto Kiai PWNU Jatim. Apa yang diterapkan PBNU saat ini bermula dari usulan PWNU Jatim dan disetujui 2 kali Munas Alim Ulama.

Oleh: Ustadz Ma’ruf Khozin, Mantan Ketua LBM PCNU Surabaya dalam tulisannya “Menggaris NU Dengan Penggaris Tidak Lurus”.

Tulisan berjudul Meluruskan NU Garis Lurus yang Tidak Lurus Terhadap Kiai NU Jatim terakhir diperbaharui pada Wednesday 18 March 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


4 thoughts on “Meluruskan NU Garis Lurus yang Tidak Lurus Terhadap Kiai NU Jatim

Post Comment