Perbedaan Iman, Keyakinan, dan Kepercayaan

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Pertanyaan:

Assalamu ‘Alaikum WR. WB.

Maaf ustadz. Saya mau nanya apa bedanya iman, keyakinan & kepercayaan padahal semua itu ghoib adanya. Apa yang bisa kita jadikan dasarya untuk memperkuat ketauhidan kita. Surat apa dan ayat berapa beserta tafsir mana yang dapat dijadikan referensinya. terimakasih atas penjelasanya.’,

Buya Yahya Menjawab:

Wa’alaikum Salam WR. WB.

Tiga kalimat tersebut biasa di ucapkan untuk maksud yang sama. Misal aku iman kepada Allah sama Artinya dengan aku percaya kepada Allah atau aku yakin kepada Allah. Hanya bedanya kalau yakin dan iman adalah bahasa Arab yang sudah di -Indonesia-kan dan percaya adalah bahasa Indonesia yang digunakan menerjemakan kalimat yakin dan iman.

Semua ayat Al-Qur’an kalau dibaca akan menambah kuat iman kita, hanya barang kali yang anda perlukan adalah yang secara harfiah mengajak pikiran anda untuk merenung yang menumbuhkan keimana. Anda bisa renungi semisal ayat 164 dari surat Al-Baqarah dan ayat lain yang mengajak anda berfikir, itu semua akan menyuburkan keyakin anda.

Wallahu A’lam Bishshowab.

Oleh: Buya Yahya, Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah Cirebon.

Tulisan berjudul Perbedaan Iman, Keyakinan, dan Kepercayaan terakhir diperbaharui pada Friday 27 March 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


One thought on “Perbedaan Iman, Keyakinan, dan Kepercayaan

  1. Assalam mualaikum wr. Wb

    Maaf ustadz sy mau bertanya yg sangat menjanggal dlm hati sy , atas pertanyaan suami sy tentang keyakinan terhadap agama , beliau mengatakan kita ini yakin agama islam tp kenapa larangan nya kita langgar sudh tau itu larangan sama ja kita tidk yakni ttng agama kita, sy menjawab keyakinan itu dr hati dan perbuatan itu ujian dr allah kita mampu tdk melawan, tp pak ustadz suami sy mlh mengandaikan misal kita mencuri di rumah orng sudh tau pasti ketauan tp kita masih mencuri di gebukin kita tp knpa kita ttp lakukan pdhal kita sudah yakin ketauan.. Dan menjadi problem kata beliau sebenarnya kita ini tdk punya agama kita saja sllu melanggar smw larangan allah swt, masyallah saya bingung menjawab apa ustadz sedangkan ilmu agam sy masih sedikit tp sy sangat percaya dan yakin agama sy islam hati sy sllu memuji allah swt to knp suami sy kok pnya pikiran seperti itu tolong pak ustadz Kasih solusi giman menyakini kepada beliau biar paham

    Reply

Post Comment