Dalil dan Hujjah Keutamaan Berpuasa di Bulan Rajab

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Hukum puasa Rajab adalah sunnah menurut 3 Imam madzhab (Hanafi, Maliky, Syafi’i), kecuali Imam Hanbali yang menghukumi makruh, itupun apabila dilakukan sebulan penuh.

Ketahuilah beribadah di bulan Rajab ditegaskan oleh Imam Nawawi Rahimahullah begitu jelas dan riwayatnya shohih. Baginda Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam sering berpuasa dan banyak beribadah di bulan Asyhurul Hurum (Dzhul qo’dah, Dzhulhijjah, Muharrom, dan Rajab) sedangkan Rajab adalah salah satu dari bulan yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala (Asyhurul Hurum).

Al Imam Muslim Rahimahullah di dalam Shohihnya meriwayatkan, Ustman bin Hakim Al Anshori berkata; Aku bertanya kepada Sa’id bin Jubair tentang puasa Rajab dan kami sa’at itu berada di bulan Rajab, maka dia menjawab; “Aku mendengar Ibnu Abbas berkata: Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam berpuasa (di bulan Rajab) seluruhnya, lalu beliau tidak berpuasa sampai kami berkata nampaknya beliau tidak akan berpuasa (Rajab) seluruhnya, (Hadits Shohih).

Diriwayatkan pula dalam Shohih Imam Muslim Rahimahullah bahwa Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam bersabada: Paling utama puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan-bulan Asyhurul Hurum (4 bulan yang dimuliakan Dzhul qo’dah, Dzhul hijjah, Muharram, Rajab), Hadits Shohih.

Hadits-hadits yang menganjurkan berpuasa di 4 bulan mulia tersebut adalah cukup jelas dan sebagai Dalil atau Hujjah serta landasan yang kuat tentang keutama’an berpuasa di bulan Rajab.

Ketahuilah saudara-saudaraku, janganlah kita ragu-ragu untuk mengamalkannya..!!! karena sepanjang tidak ada satu riwayatpun dari hadits-hadits tentang keutama’an Puasa Rojab, yang bahwasannya Nabi Muhammad SAW melarang berpuasa di bulan Rajab, maka tidak ada kekuatan manusia melarang-larang…!!!

“Lanaa a’maaluna walakum a’maalukum La hujjata baynanaa wa baynakum ” (bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amal tidak ada lagi dalil antara kami dan kamu) “.

Dan Salah Satu Malam Doa Yang Tidak Akan Di Tolak Allah Subhanahu wa Ta’ala (Malam Mustajab) Adalah Doa Di Malam Pertama Masuk Bulan Rajab.

Oleh: Al Habib Ahmad bin Ali bin Abdurrahman Assegaf, Pengasuh Majelis Ta’lim Annurul Kassyaaf Jakarta. PIN BBM: 54263533, Twitter: @ahmadaliassegaf, Page Facebook: Habib Ahmad bin Ali Assegaf.

Tulisan berjudul Dalil dan Hujjah Keutamaan Berpuasa di Bulan Rajab terakhir diperbaharui pada Friday 24 April 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment