Habib Luthfi: Jangan Mudah Mengkafirkan Orang Hanya Karena Perbedaan Pendapat

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Jangan mudah mengkafirkan hanya karena berbeda pendapat dalam masalah agama, sebab Islam itu sangat luas. Berbeda dengan amaliah/ kebiasaan kita belum tentu salah, belum tentu sesat, apalagi kafir. Hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tahu isi hati setiap orang.

سئل سيدنا ومولانا شيخ الأسلام تقي الدي السبكي رحمه الله تعالى عن حكم تكفير غلاة المبتدعة وأهل الأهواء والمتفوهين بالكلام على الذات المقدس فقال رضي الله عنه اعلم أيها السائل ان كل من خاف من الله عزوجل استعظم القول بالتكفير لمن يقول لا اله الا الله محمد رسول الله اذالتكفير أمر هائل عظيم الخطر لأن من كفرشخصا بعينه فكأنه أخبر أن عاقبته فى الأخرة الخلود فى النار أبد الأبدين وأنه فى الدنيا مباح الدم والمال لا يمكن من نكاح مسلمة ولا يجري عليه أحكام المسلمين لا فى حياته ولا بعد مماته والخطاء فى ترك ألف كافر أهون من الخطاء فى سفك محجمة من دم امرء مسلم.طبقات الكبرى. الشيخ عبد الوهاب الشعراني.

Sayidina Maulana Syeikh Taqiyudin al-Subkiy ra, ditanya hukum mengkafirkan muslim yang dianggap “menyimpang” dari ajaran Islam. Syeikh Taqiyudin al-Subkiy ra. menjawab: “Setiap orang yang takut kepada Allah Azza wa Jalla akan menganggap luar biasa sekali mengkafirkan orang yang mengucapkan la ila ila Allah Muhammad Rasulullah. Mengkafirkan (seorang muslim) adalah bahaya besar, karena memvonis seseorang kafir sama dengan menyatakan bahwa orang tersebut abadi di Neraka, secara hukum fiqh tidak terlindungi darah dan hartanya, tidak boleh menikahi muslimah, hak-haknya sebagai muslim dicabut baik saat hidup (seperti nikah dengan muslim/ muslimah) ataupun setelah mati (seperti tidak boleh di shalatkan dan tidak boleh dikuburkan di pemakaman muslim). Tidak memvonis kufur pada 1000 orang yang jelas-jelas kufur lebih ringan bahayanya daripada menyatakan seorang muslim sebagai orang yang kufur (keluar dari Islam)”.

Oleh: Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Rais A’am Idarah Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqah al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN).

Tulisan berjudul Habib Luthfi: Jangan Mudah Mengkafirkan Orang Hanya Karena Perbedaan Pendapat terakhir diperbaharui pada Friday 10 April 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment