Hati-Hatilah Berguru Kepada Buku dan Internet Tanpa Guru

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Al-Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa memiliki sebuah nasehat bijak kepada para pembaca buku. Beliau berkata, “Orang-orang yang berguru tidak kepada guru, namun kepada buku saja, maka dia tidak akan menemukan kesalahannya. Karena, buku tidak bisa menegur, namun kalau guru bisa menegur jika dia salah dalam memahami atau jika tidak faham, dia bisa bertanya. Namun kalau buku jika dia tidak faham, dia hanya terikat dengan pemhamannya sendiri.

Bukannya kita tidak boleh membaca buku! Boleh kita membaca buku apa saja, namun kita harus mempunyai satu guru yang menjadi rujukan kita dan bisa kita bertanya kepadanya jika kita mendapatkan masalah atau kita tidak tahu makna dari buku yang kita baca.”

Apalagi jika berguru kepada internet, dikhawatirkan lebih banyak mudhorotnya. Memang, tidak semua yang ada di internet adalah tidak benar. Banyak sekali kebenaran yang ada di sana, akan tetapi kebenaran itu belum teruji dan masih perlu dicermati lebih lanjut. Karena bagaimanapun internet bukanlah guru yang memiliki sanad yang jelas, bahkan internet sering menjadi penyebar hal-hal negatif.

Demikianlah seharusnya memposisikan internet sebagai media yang harus dikonfirmasi kembali berbagai informasi di dalamnya. Tidak layak untuk langsung ditelan, tetapi harus dimasak lebih dahulu.

Oleh: Habib Muhammad bin Husein Anis Al Habsyi Surakarta.

Tulisan berjudul Hati-Hatilah Berguru Kepada Buku dan Internet Tanpa Guru terakhir diperbaharui pada Tuesday 21 April 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment