Insya Allah, Sabtu Besok 4 April 2015 Ada Gerhana Bulan Total

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Lanjah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Gresik telah mengeluarkan surat edaran No: 42/ LFNU/ III/ 2015 perihal Ikhbar Gerhana Bulan Total yang memberitahukan bahwa pada Sabtu besok, 15 Jumadil Akhir 1436 H/ 4 April 2015 M akan terjadi gerhana bulan total. Dalam surat tertanggal 30 Maret 2015 itu dinyatakan gerhana akan dimulai pukul 17:15 WIB sampai 22:44 WIB, dan sekaligus menghimbau kepada umat Islam khususnya warga Nahdliyyin untuk melaksanakan shalat sunnah Gerhana Bulan.

Pakar falak dari LFNU Kabupaten Gresik, Ustadz Ibnu Zahid Abdo el-Moeid menyatakan bahwa gerhana yang akan terjadi pada 4 April 2015 besok adalah gerhana bulan total. Gerhana ini terjadi 15 hari setelah gerhana matahari total pada Jum’at, 29 Jumadil Ula 1436 H/ 20 Maret 2015 M yang lalu.

Anggota Dewan Pakar Lajnah Falakiyah Gresik itu juga menyebutkan gerhana bulan total tersebut dapat disaksikan di wilayah-wilayah seperti Asia, Australia dan Amerika. Di Asia dan Australia termasuk Indonesia, gerhana bisa dilihat pada sore hari, sedangkan di Amerika Utara dan Selatan gerhana bisa diamati pada dini hari. Sementara itu, wilayah Timur Tengah, Afrika, dan Eropa tidak dapat menyaksikan fenomena gerhana ini dikarenakan pada saat gerhana terjadi, wilayah tersebut masih siang hari dan bulan masih dibawah ufuk.

Menurut sebagian metode hisab/ astronomi, gerhana bulan pada 4 April 2015 ini dikatakan tidak termasuk gerhana bulan total (total lunar eclipses) tetapi hanya gerhana bulan parsial (partial lunar eclipses), karena magnitude gerhana tidak sampai 1. Akan tetapi menurut metode yang lainnya, seperti metode hisab Ad-Durrul Anieq, gerhana ini termasuk gerhana total karena magnitude gerhananya mencapai 1.0008 dengan durasi total 4 menit 48 detik sebagaimana diungkap oleh Ustadz Ibnu Zahid Abdo el-Moeid.

Secara global selama tahun 2015 ini, Ustadz Ibnu Zahid Abdo el-Moeid memprediksi akan terjadi 4 kali gerhana. Dua kali gerhana bulan total, satu kali gerhana matahari total, dan satu kali gerhana matahari sebagian/ parsial. Namun, sayangnya dari empat kali gerhana tersebut tidak bisa disaksikan dari Indonesia, kecuali gerhana kedua yakni gerhana bulan total yang akan terjadi Sabtu besok, 4 April 2015.

Surat LFNU Kabupaten Gresik Perihal Gerhana Bulan Total 2015

Untuk itulah, LFNU Kabupaten Gresik menghimbau umat Islam khususnya warga Nahdliyyin untuk melaksanakan shalat sunnah Gerhana Bulan (Khusuf). Adapun pelaksanaan shalat gerhana baik shalat gerhana bulan (Khusuf) maupun shalat gerhana matahari (Kusuf) dikerjakan 2 rakaat dimana setiap raka’at shalat gerhana ada dua qiyam, dua pembacaan Fatihah, dua ruku, dua i’tidal, dan dua sujud.

Dan berikut adalah tata cara pelaksanaan shalat gerhana yang sempurna:

Ketentuan Umum:

  • Memastikan terjadinya gerhana bulan atau matahari terlebih dahulu,
  • Shalat gerhana dilakukan hanya saat gerhana sedang terjadi,
  • Suci dari hadats (besar dan kecil) dan berwudhu sebelum shalat sebagaimana biasanya ketika akan shalat,
  • Sebelum shalat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan: ”Ash-shalatu jaami’ah”,
  • Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat,
  • Setiap rakaat terdiri dari dua kali qiyam (berdiri), dua pembacaan Fatihah, dua ruku, dua i’tidal, dan dua sujud,

Niat Shalat Gerhana

Untuk niat shalat gerhana disesuaikan dengan kejadian gerhana yang terjadi pada saat itu. Jika saat itu terjadi gerhana matahari maka berniatlah shalat gerhana matahari (Kusufisy Syams) dan jika terjadi gerhana bulan maka berniatlah shalat gerhana bulan (Khusufil Qomar). Dan jika sebagai imam maka berniatlah sebagai Imaman dan jika sebagai Makmum berniatnya sebagai Makmuman.

Adapun bacaan niat shalat gerhana matahari (Kusufisy Syams) adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ (اِمَامًا / مَأْمُوْمًا) لِلّٰهِ تَعَالَى

‘Saya niat mengerjakan shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat (Imam/ Makmum) karena Allah Ta’ala”.

Sedangkan bacaan niat shalat gerhana bulan (Khusufil Qomar) adalah sebagai berikut:

 أُصَلِّيْ سُنَّةً لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ (اِمَامًا / مَأْمُوْمًا) لِلّٰهِ تَعَالَى

“Saya niat mengerjakan shalat gerhana bulan dua rakaat (Imam/ Makmum) karena Allah Ta’ala”.

Raka’at Pertama:

  • Takbiratul Ihram diiringi dengan niat di dalam hati untuk mengerjakan shalat gerhana (kusuf atau khusuf),
  • Membaca do’a iftitah (lihat do’a iftitah dalam shalat),
  • Membaca ta’awwudh (‘Audzubillahi minasyaitanir rajim),
  • Membaca surah al-Fatihah,
  • Membaca surat al-Baqarah atau semisalnya setelah surat al-Fatihah,
  • Ruku’ dan membaca tasbih. Pada Ruku’ pertama ini lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 100 ayat dari surat al-Baqarah,
  • I’tidal (bangun dari Ruku’),
  • Membaca surat al-Fatihah lagi,
  • Membaca surat al-Quran sebanyak 100 ayat setelah surat al-Fatihah,
  • Ruku’ lagi dan membaca tasbih. Pada Ruku kedua ini lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 80 ayat al-Qur’an,
  • I’tidal (bangun dari Ruku) lagi, dan berthum’aninah,
  • Sujud dan membaca tasbih. Pada Sujud pertama ini lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 100 ayat al-Qur’an,
  • Duduk antara dua Sujud dan membaca do’a yang biasa dibaca disaat duduk dalam shalat serta tidak dipanjangkan do’anya,
  • Sujud yang kedua dan membaca tasbih. Pada Sujud kedua ini lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 80 ayat al-Quran,
  • Kemudian bangun untuk mengerjakan rakaat kedua. Dengan begitu maka selesailah raka’at yang pertama.

Kemudian Melanjutkan ke Raka’at Kedua:

  • Membaca surat al-Fatihah,
  • Membaca surat sebanyak 150 ayat al-Qur’an setelah surat al-Fatihah,
  • Ruku’ dan membaca tasbih. Pada Ruku ketiga ini (Ruku’ pertama di rakaat kedua) lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 70 ayat al-Qur’an,
  • I’tidal (bangun dari ruku),
  • Membaca surat al-Fatihah,
  • Membaca surat al-Quran sebanayk 100 ayat setelah surat al-Fatihah,
  • Ruku’ dan membaca tasbih. Pada Ruku’ keempat ini (Ruku’ kedua di rakaat kedua) lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 50 ayat al-Qur’an,
  • I’tidal (bangun dari ruku) dan berthum’aninah,
  • Sujud dan membaca tasbih. Pada Sujud ketiga ini (Sujud pertama di rakaat kedua) lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 70 ayat al-Qur’an,
  • Duduk antara dua sujud dan membaca do’a yang biasa dibaca disaat duduk dalam shalat serta tidak dipanjangkan do’anya,
  • Sujud yang kedua dan membaca tasbih. Pada sujud keempat ini (Sujud kedua di rakaat kedua) lamanya bacaan tasbih adalah seperti membaca 50 ayat al-Qur’an,
  • Duduk untuk Tahiyyat Akhir,
  • Mengucap Salam ke kanan dan ke kiri.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak video cara praktek shalat gerhana (Kusuf dan Khusuf) bersama Ustad Don Daniyal berikut ini:

VIDEO TATA CARA PRAKTEK PELAKSANAAN SHALAT GERHANA

Tulisan berjudul Insya Allah, Sabtu Besok 4 April 2015 Ada Gerhana Bulan Total terakhir diperbaharui pada Friday 3 April 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment