Ulama Saudi Berfatwa Bid’ah, Warga Makkah dan Madinah Tetap Peringati Maulid Nabi di Rumah

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  

Berikut adalah hasil obrolan dengan salah satu penduduk Makkah yang bernama Muhammad Nu’aimi. Dalam perbincangan itu, beliau menyatakan bahwa semua penduduk Makkah dan Madinah mengadakan Haflah Maulid Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam di dalam rumah mereka masing-masing, meskipun fatwa ulama mereka di Arab Saudi tidak membolehkannya.

Fatwa Ulama Saudi yang manganut fahaman Wahabi Salafi seperti Syaikh Utsamain dan Bin Bazz yang menyatakan Maulid Nabi adalah Bid’ah, ternyata tidak membuat warga penduduk Makkah dan Madinah mengurungkan niatnya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam. Dikatakan oleh Muhammad Nu’aimi sebagaimana dilansir FB Majlis Al Haramain, ada beberapa alasan kenapa penduduk Makkah dan Madinah tetap bersikukuh merayakan Maulid Nabi di rumah, diantaranya disebutkan:

Muhammad Nu'aimi, Penduduk Makkah al Mukarromah
Muhammad Nu’aimi, Penduduk Makkah al Mukarromah
  1. Andaikan tidak ada Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam, kita tidak bisa masuk surga karena semua amal ibadah yang mengajarkan adalah Sayyidina Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.
  2. Anak cucu kita mengetahui sejarah Nabi dari Haflah Maulid Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.
  3. Orang yang tidak suka Maulid Nabi dan mengatakan Bid’ah rata-rata tidak ada Nur cahaya keteduhan di muka/ wajahnya.
  4. Ketua Takmir Masjidil Haram yang sekarang yakni Syaikh Abdullah Al Maliki sangat senang dengan Maulid Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.
  5. Sementara Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tidak senang dengan adanya Maulid Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.
  6. Allah Subhanahu wa Ta’ala, tuhan kita yang memulai bersholawat kepada Nabi, dan semua malaikat dan Allah menyuruh kita untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.
  7. Di Makkah sendiri sebenarnya banyak yang Asyraf/ Dzurriyyah/ Keturunan Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.
  8. Dan setiap 2 bulan yakni bulan Rabi’ul Awwal sampai Rabi’ul Akhir, saya (Muhammad Nu’aimi) selalu membeli manisan dan saya (Muhammad Nu’aimi) bagi-bagikan kepada keluarga (dalam rangka menyambut Maulid Nabi).

Dan di bawah ini adalah video penyambutan Maulid Nabi di bulan Rabi’ul Awwal oleh warga Arab Saudi:

ATAU LIHAT VIDEONYA DI YOUTUBE

ATAU LIHAT VIDEONYA DI YOUTUBE

Tulisan berjudul Ulama Saudi Berfatwa Bid’ah, Warga Makkah dan Madinah Tetap Peringati Maulid Nabi di Rumah terakhir diperbaharui pada Tuesday 22 December 2015 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment