Ponpes Al-Payage Gratiskan Santri Muslim Anak Papua dan Yatim Piatu

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  
KH Saiful Islam Al Payage, Pendiri dan Pengasuh Ponpes Al-Payage yang juga Ketua MUI Papua. Foto: Tribatanews.
KH Saiful Islam Al Payage, Pendiri dan Pengasuh Ponpes Al-Payage yang juga Ketua MUI Papua. Foto: Tribatanews.

Pondok Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan Islam yang dipandang paling ideal untuk membina dan mengantarkan serta sebagai tempat untuk menempa dan membekali berbagai ilmu pengetahuan dan ketrampilan guna mempersiapkan diri sebagai generasi penerus estafet kepemimpinan umat dan bangsa.

Semakin besarnya antusiasme warga Muslim Papua terhadap pendidikan Islam, sangat membutuhkan suatu penanganan khusus dan berkesinamnungan guna menjaga serta mendidik para generasi Muslim di tanah Papua ini.

Pondok Pesantren (Ponpes) Al Payage hadir sebagai fasilitator bagi warga Muslim dan Mualaf di Papua guna memperloleh pendidikan dan pelatihan sebagai modal dasar dalam meningkatkan taraf prekomomian dan pendidikan masyarakat Muslim Papua secara gratis.

Melihat eksistensi strategis Pondok Pesantren, sebagai wahana pematangan generasi muda penerus cita-cita bangsa, maka menjadi kewajiban bagi semua pihak untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengambil bagian terpenting menjadikan lembaga tersebut  untuk mampu mengantarkan generasi muda Islam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, teguh,kritis serta memiliki sikap dan kepribadian yang baik dan mulia. Maka, dengan ini kami Pengurus Ponpes Al Payage Papua membuka pendaftaran Santri baru khusus anak-anak Muslim Papua dan Yatim Piatu.

INFORMASI PENERIMAAN SANTRI BARU PONPES Al PAYAGE ANGKASAPURA PAPUA

Biaya Pendidikan:

  • Bebas biaya makan dan SPP,
  • Bebas biaya keperluan belajar, dan
  • Bebas biaya sekolah dari SD,SMP sampai dengan Kuliah.

Syarat-Syarat Pendaftaran:

  1. Laki-Laki / Permpuan,
  2. Usia antara 6-23 Tahun,
  3. Berkemauan kuat untuk belajar dan berjuang, dan bersedia mengikuti seluruh program Pesantren,
  4. Mengisi Formulir Pendaftaran,
  5. Menandatangani Surat Pernyataan bermaterai 6000 bersama Orangtua/ Walinya,
  6. Fotokopi Kartu Keluarga (KK),
  7. Fotokopi Akta Kelahiran,
  8. Foto Berwarna ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar,
  9. Fotokopi Ijazah terakhir, dan
  10. Fotokopi Raport 2 semester terakhir,

Prosedur Pendaftaran:

  1. Mengisi formulir, menandatangani surat pernyataan, dan melengkapi semua berkas persyaratan yang dibutuhkan,
  2. Mengirim seluruh berkas persyaratan via Pos/ diantar langsung ke Pesantren (alamat tersebut di atas). Khusus bagi yang mengirim berkas pendaftaran via Pos (tidak mendaftar langsung ke Pesantren) harap konfirmasi ke nomor HP/ WA: 081371000156 (Ustadz Anshori).
  3. Pendaftaran secara langsung dibuka tiap hari Sabtu dan Ahad selama masa pendaftaran pada pukul 08.00-16.00 WIB.

Porfil Ponpes Al-Payage Papua

Pondok Pesantren Al-Payage Papua merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang ada di Jayapura, Papua. Pondok pesantren yang dirintis oleh putra asli daerah Wamena Papua yang bernama KH Saiful Islam Al Payage S.HI ini, berlokasi di Jalan Angkasa Pasir Dua, Kelurahan Angkasapura, RT005/ RW 002, Distrik Jayapura Utara, Papua. Luas pesantren kurang lebih 1 hektar beserta luas bangunan. Keseluruhan bangunan memiliki gedung permanen 2 lantai. Lantai pertama merupakan aula, kantor dan ruang Pengasuh Pesantren. Lantai 2 yang masih menggunakan papan-papan digunakan untuk ruang belajar mengajr serta sebagai ruang istrirahat bagi para Santri.

Profil Pendiri dan Pengasuh Ponpes Al-Payage Papua

Nama aslinya Elimus Payage. Pria kelahiran Papua 4 April 1979 ini lahir dari keluarga pendeta terkemuka di Papua yang bernama Simon Payage. Tak banyak yang tahu jika masa kecilnya dihabiskan di Desa Silimo Yahukimo. Beliau mulai bersekolah di SD Inpres Silimo Yahokimo Papua, lalu melanjutkan ke SMP YPPK Wamena masih di Papua pada tahun 1991. Menginjak remaja, Payage muda melanjutkan sekolah ke SMU Ibrahimy Situbondo Jawa Timur. Di kota inilah ia lalu melanjutkan kuliahnya di Institut Agama Islam Ibrahimy Situbondo Jawa Timur.

Baca juga: KH Saiful Islam Al Payage, Berdakwah Hingga Pedalaman Papua.

Sejak lulus SD, ia menemukan jalan hidup yang telah digariskan untuknya menjadi seorang dai. Perjalanan itu dimulai dari perkenalannya dengan seorang pengusaha Muslim di Papua bernama H Baharuddin. Saat itu KH Payage ingin sekolah di Jawa mengingat minimnya sarana dan fasilitas pendidikan di Papua. “Saya nanti ingin kembali ke Papua dengan membawa pengetahuan yang berguna untuk masyarakat,” ujarnya.

Tahun 1993, KH Payage dibawa oleh H Baharuddin ke pesantren yang didirikan oleh KH As’ad Syamsul Arifin (alm) di Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Situbondo, Jawa Timur. Di sana ia dipertemukan dengan putra KH As’ad Syamsul Arifin yang bernama KH Raden Ahmad Fawaid As’ad Syamsul Arifin.

Ternyata kedatangan KH Payage sudah ditunggu lama oleh pengasuh pesantren tersebut. Dari pembicaraan KH Fawaid dan H Baharuddin, Payage mendengar bahwa KH As’ad pernah berwasiat kepada putranya untuk mendidik anak dari Papua yang akan dijadikan juru dakwah di sana. “Anaknya asli Papua. Kalau sudah alim nanti akan dikirim kembali ke Papua untuk berdakwah di sana,” demikian pesan wasiatnya.

Sejak saat itu nama KH Payage diganti menjadi Saiful Islam dan diangkat menjadi anak asuh KH Fawaid As’ad Syamsul Arifin.

Selama di pesantren, KH Saiful diminta sungguh-sungguh belajar ilmu agama. Untuk biaya sekolah, kebutuhan sehari-sehari dan biaya lain-lain akan ditanggung oleh ayah angkatnya KH Fawaid As’ad Syamsul Arifin

Di pesantren itu. KH Saiful sangat giat belajar dan melahap berbagai ilmu pengetahuan mulai dari ilmu al-Qur’an, fikih, tarikh, akhlak dan ilmu tauhid. Ia juga mengenyam pendidikan formal mulai dari Madrasah Tsanawiyah (Mts) sampai meraih gelar sarjana Strata 1 (S1) dari Institui Agama Islam Salafiyah Syafi’iyah, Situbondo, Jawa Timur pada 2006. Pada 2007, ia sempat dikirim ke Yaman untuk belajar di Pondok Pesantren Darul Musthofa yang diasuh oleh Al Alim Al ‘Allamah Sayyidil Habib Umar bin Hafidz Hadramaut Yaman.

Bakat dan kemampuan KH Payage di dunia dakwah semakin terasah dengan mengikuti muhadarah (ceramah) di pesantren. Tak heran ketika masih menjadi santri, KH Saiful sering mendampingi KH Fawaid berceramah ke beberapa daerah dan diminta menggantikannya jika berhalangan hadir.

Namun demikian, KH Saiful tetap tidak lupa dengan tugas yang diemban untuk berdakwah di kampung halamannya. Selama berdakwah ke daerah-daerah, KH Saiful fokus juga berdakwah di Papua untuk menyampaikan ajaran Islam.

Mendirikan sebuah Pesantren adalah cita cita beliau sejak dulu. Bagi beliau pesantren adalah sumber pengembangan ilmu Islam dan dakwah Islam. Paling tidak di Papua ada pesantren yang pertama kali didirikan oleh putra daerah asli rakyat Papua yang Muslim. Saya sangat yakin andaikan di Papua ini Islamnya bagus maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang ‘Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur’ (negara yang baik dan selalu dalam ampunan Allah),”

Kini, cita cita beliau telah tercapai dengan berdirinya Pondok Pesantren Al Payage yang sederhana ini. Melalui Ponpes yang beliau dirikan tersebut, beliau ingin merealisasikan program pendidikan terpadu dan berkesinambungan serta berkelanjutan.

Tim KBA News Papua, Abdul Wahab, yang juga Aktivis Dakwah Papua (PPM Aswaja dan Sarkub Papua) bersama KH Saiful Islam Al-Payage.
Tim KBA News Papua, Abdul Wahab, yang juga Aktivis Dakwah Papua (PPM Aswaja dan Sarkub Papua) bersama KH Saiful Islam Al-Payage. Foto: KBA News Papua.

Maka dari itu, di dalam menjalankan program-program dan misinya tentu sangat membutuhkan dana operasional serta sarana dan prasarana pendidikan yang memadai untuk menunjang segala aktifitas pembinaan dalam rangka mengantarkan putra putri kaum Muslimin khususnya Muslim Papua menjadi generasi harapan dan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

Visi dan Misi Ponpes Al-Payage Papua

Visi kami adalah “Mencetak Generasi Papua yang Mandiri, Cerdas, Berkakhlak dan Berkarakter”. Dan kami mempunyai misi sebagai berikut:

  1. Menciptakan santri yang gemar ilmu pengetahuan dan teknologi,
  2. Mengembangkan potensi santri sesuai minat dan bakat yang dimiliki,
  3. Menanamkan adat istiadat budaya lokal dan budaya Islami,
  4. Menumbuhkan kreativitas serta kemandirian santri, Membentuk santri berbadan sehat dan kuat,
  5. Mengkaji dan mengembangkan ilmu agama yang berbasis pada kitab-kitab mu’tabarah,
  6. Melaksanakan kegiatan sosial secara aktif baik yang bersifat internal maupun eksternal pondok,
  7. Meningkatkan peran serta pondok dalam menjaga PANCASILA DAN NKRI serta aktif membantu permasalahan yang terjadi di masyarakat,
  8. Meningkatkan kepekaan pondok dalam berinteraksi dengan masyarakat dalam konteks sosial gotong royong, dan
  9. Mengembangkan kreatifitas dan produktifitas pondok pesantren.

Dan berikut alamat Pondok Pesantren Al Payage: Jl. Angkasa Pasir Dua Kelurahan Angkasapura RT 005/ RW 002 Distrik Jayapura Utara Papua. Kontak HP/ WA: 081371000156 (Ustadz Anshori).

Mengetahui
Pengasuh Ponpes Al Payage: KH Saiful Islam Al Payage.

Pengurus Harian

  • Ketua: Ustadz Ahmad Anshori
  • Sekertaris: Ustadz Eko,
  • Bendahara: Ustadzah Sitti La Kamadi,
  • Humas: Ustadz Abdul Wahab.

 

FOTO DOKUMENTASI SANTRI ANAK-ANAK MUSLIM PAPUA

Santri Anak-Anak Muslim Papua

Santri Anak-Anak Muslim Papua

Santri Anak-Anak Muslim Papua

Santri Anak-Anak Muslim Papua

Santri Anak-Anak Muslim Papua

Santri Anak-Anak Muslim Papua

Sumber: Kantor Berita Islam Aswaja (KBA) News Papua.

Tulisan berjudul Ponpes Al-Payage Gratiskan Santri Muslim Anak Papua dan Yatim Piatu terakhir diperbaharui pada Tuesday 1 March 2016 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


3 thoughts on “Ponpes Al-Payage Gratiskan Santri Muslim Anak Papua dan Yatim Piatu

Post Comment