Dr Zakir Naik, Siapa dan Bagaimana Ajarannya?

SHARE & LIKE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  
Dr Zakir Naik, Siapa dan Bagaimana Ajarannya. Foto: cover buku "Zakir Naik, A Brief Profile" dari IRF.
Dr Zakir Naik, Siapa dan Bagaimana Ajarannya. Foto: cover buku “Zakir Naik, A Brief Profile” dari IRF.

Dr. Zakir Abdul Karim Naik atau lebih dikenal dengan nama Zakir Naik lahir di India pada 18 Oktober 1965. Disebutkan dalam berbagai literatur, ia penah kuliah kedokteran di Mumbai, India. Para pengagumnya menyebut ia sebagai sosok “ulama” terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama. Bisa dikatakan Zakir Naik ini besar melalui Internet, seperti website dan video Youtube yang sengaja disebarluaskan di Indonesia.

Sebutan “ulama” yang disandang Zakir Naik tentu dipertanyakan. Karena darimana ia belajar ilmu agama Islam pun tidak jelas. Tidak pernah disebutkan siapa gurunya, sama seperti sosok Al Ustadz Ahmad Sukina, pemimpin Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Solo. Tidak akan anda temukan darimana ia belajar agama meski dalam website resminya seperti IRF. Tidak diketahui darimana ia belajar agama. Yang ada, klaim Zakir Naik yang menyebut dirinyya sebagai murid Syaikh Ahmad Deedat.

Belum lagi bacaan Qurannya yang tidak beraturan. Siapa yang mengajarinya Al-Qur’an juga tidak jelas karena aksen Arab dan Qur’annya benar-benar sudah keluar dari makhraj, tidak bagus, dan tidak memenuhi kaidah ilmu Tajwid. Dimana dan dengan ulama siapa Zakir Naik belajar Tafsir, Hadits, Fiqih, Syariah, bahasa Arab, dan lain sebagainya juga tidak pernah diketahui. Tiba-tiba sosok ini muncul bak seorang ulama besar yang faham betul tentang Islam, memahami tafsir, memahami hadits, memahami syariat, dan lain sebagainya. (Download ebook PDF Dr Zakir Naik, A Brief Profile dari IRF.net)

Dalam pidatonya, Zakir Naik mengatakan bahwa dirinya adalah sarjana perbandingan agama, tapi faktanya ia seringkali mengeluarkan “fatwa” perihal masalah agama Islam yang bukan bidangnya. Ia pun tidak ragu-ragu menyalahkan ulama sekelas Imam Madzhab Fiqih dan Hadits. Dikatakan Zakir Naik bahwa para Imam Fiqih dan Hadits itu tidak memiliki informasi (ilmu) yang lengkap saat mereka (para Imam Fiqih dan Hadits) memberikan atau mengeluarkan hukum-hukum Islam. Bahkan Zakir Naik menyatakan bahwa menerima dan mengikuti para Imam tersebut sebagai guru dalam Islam dapat merusak Islam itu sendiri. Hal ini diungkapkan Zakir Naik saat ia diwawancarai seputar masalah Taqlid. Innalillahi, orang yang tidak jelas darimana belajarnya seperti Zakir Naik, begitu mudahnya menyalahkan ulama sekelas Imam Madzhab.

Dikatakan Zakir Naik terpengaruh oleh Syaikh Ahmad Deedat rahimahullah saat ia belajar ilmu kedokteran. Syaikh Ahmad Deedat sendiri adalah seorang ulama sufi ahlussunnah wal jamaah dari Afrika Selatan (1918-2005) yang konsen di bidang perbandingan agama. Dari sini menunjukan bahwa Zakir Naik mulai membaca dan mengkaji buku-buku agama Islam saat ia berusia sekitar 22 tahun atau saat kuliah di Kedokteran sekitar tahun 1987. Hebatnya, hanya dalam waktu 3 tahun (1987-1990) setelah membaca buku pelajaran agama Islam secara otodidak, dan ini termasuk aktivitasnya sebagai mahasiswa kedokteran dengan kegiatannya yang padat seperti mempelajari buku-buku kedokteran, ujian, kepaniteraan klinik, dll, ia telah mempelajari segala sesuatu tentang Islam dan mendirikan Islamic Research Foundation (IRF) pada Februari 1991 dan mulai berdakwah secara penuh. Sungguh aneh bin ajaib, cukup berbekal belajar buku pelajaran agama Islam dalam 3 tahun sambil kuliah kedokteran yang begitu sibuknya, tiba-tiba keluar sebagai “ulama”, bahkan menyalahkan para ulama Imam ahlussunnah wal jamaah.

Lebih aneh lagi, dalam pidatonya, Zakir Naik mengatakan dirinya telah mulai berdakwah sebelum IRF didirikan. Hal ini menunjukan Zakir Naik mempunyai kemampuan luar biasa dalam menghafal. Membaca buku pelajaran Islam tidak untuk dipahami, tetapi hanya sekedar sebagai memori (dihafal). Semakin tajam memori seseorang maka umumnya semakin cerdas, layaknya sebuah kamus yang menyimpan banyak memori. Sama halnya dengan orang yang akan menghadapi ujian kenaikan kelas. Dan dengan sedikit polesan kemahiran berorasi maka jadilah tampak perdebatan yang menghebohkan. Alhasil banyak penonton yang terpukau.

Meski begitu Zakir Naik sering mengaku sebagai murid Syaikh Ahmad Deedat. Benarkah? Tentu saja ini tidak benar. Bagaimana mungkin seorang murid menyebut gurunya sendiri secara tak langsung sebagai orang yang syirik dan kafir. Lihatlah bagaimana Zakir Naik mengatakan memperingati Maulid Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam adalah perbuatan syirik dan ia menyamakan perbuatan tersebut dengan Festival Hindu dan Kristen (festival orang-orang kafir). Maulid Nabi dikatakan Haram, dan lain sebagainya. Na’udzubillah. Padahal Syaikh Ahmad Deedat yang ia klaim sebagai gurunya adalah pecinta maulid Nabi.

Syaikh Ahmad Deedat berkata,

“Ada jutaan muslim termasuk saya, dan saya tidak keberatan merayakan hari-hari yang baik seperti yang anda katakan (peringatan maulid nabi). Saya katakan itu OK. Dan saya tidak akan bersama anda, saya tidak setuju dengan anda, saya tidak ingin anda untuk mengubah (pendapat) saya”.

Kenapa? Karena Zakir Naik adalah penganut ajaran Salafi (Wahabi), yang begitu mudah menuduh syirik, bid’ah, kafir kepada umat Islam yang berbeda dengannya. Dalam Wikipedia berbahasa Inggris, Zakir Naik disebut sebagai dai Salafi (Wahabi) paling berpengaruh di India, bahkan dikatakan sebagai dai Salafi (Wahabi) paling terkemuka di dunia. Tidak hanya itu, dalam halaman Wikipedia dituliskan agama Zakir Naik adalah Salafi Islam, kemudian diganti menjadi Sunni Islam, dan sekarang menjadi Islam saja tanpa embel-embel. Meski dirinya hakikatnya seorang Salafi tapi tidak sedikit orang-orang Salafi yang menyebutkan Zakir Naik adalah sesat dan menyesatkan.

Sebagai penganut ajaran Salafi (meski dirinya menolak Salafi), Zakir Naik beraqidah mujassimah tidak diragukan lagi. Ia menyerupakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan makhlukNya yang merupakan bagian faham mujassimah. Dikatakan Zakir Naik bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki dua tangan, dua mata, wajah, kaki, tulang kering, dan memiliki tubuh yang besar. Allah Subhanahu wa Ta’ala duduk di atas langit, di atas kursi yang besar menghadap ke ‘Arsy. Inilah aqidah di luar ahlussunnah wal jamaah yang banyak dianut kaum Salafi (Wahabi) yang membedakan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Baca juga:

Kemudian seeorang bertanya, “Bagaimana tangan dan tubuh Allah?”. Zakir naik menjawab, “Kami tidak tahu, yang tahu hanya Allah”. Dan kalau kita cermati pandangan aqidah mujassimah yang dianut Salafi ini serupa dengan pemikiran Tuhannya Hindu, Dewa Wisnu. Bedanya tuhannya Hindu itu menikah dan ada model patung dewa Wisnu. Banyak sekali pemahaman dan ajaran Salafi Wahabi yang dianut Zakir Naik yang tidak dapat disebutkan satu per satu di sini.

Selain menganut aqidah salafi mujassimah, Zakir Naik juga acapkali menyebarkan pemahaman dan pemikiran ajaran Ahmadiyyah. Dalam berbagai pidato dan tulisan-tulisannya, Zakir Naik mengklaim bahwa kemunculan Nabi Muhammad Shollalohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam telah disebutkan dalam kitab suci agama Hindu. Pemikiran Zakir Naik tersebut ternyata bersumber dari buku “Mohammad (صلى الله عليه و آله وسلم) in world scriptures” karya Abdul Haq Vidyarthi Qadiyani (1888-1977), seorang penyebaar dan penganut ajaran Ahmadiyyah Lahore India. Bahkan tulisan-tulisan Zakir Naik ini hampir sama persis dan banyak kemiripan dengan tulisan yang ada dalam buku Qadiyani itu. Anehnya, Zakir Naik tidak pernah menyebutkan sumber kutipan tulisannya itu. (Download ebook Hubungan Zakir Naik dengan Ajaran Ahmadiyah Qadiyani)

Ketika ditanya apakah kitab Wedha dan kitab suci umat Hindu lainnya adalah wahyu Allah, Zakir Naik menjawab,

“Tidak ada teks dalam Al Quran dan Hadits shahih yang menyebutkan nama bahwa wahyu itu dikirim ke India. Karena nama-nama Weda atau Hindu lainnya tidak ditemukan dalam Quran dan Hadits shahih, maka seseorang tidak bisa mengatakan dengan pasti bahwa kitab-kitab tersebut berasal dari wahyu Allah. Kitab-kitab tersebut mungkin saja wahyu dari Allah atau mungkin bukan wahyu dari Allah”.

Dari jawaban di atas, Zakir Naik sebenarnya ingin mengatakan bahwa ia percaya kitab suci agama Hindu adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (sama halnya dengan Alkitab Injil yang telah berubah), meskipun ia sendiri tidak ingin menyatakannya secara terbuka. Hal ini dipertegas dengan jawaban Zakir Naik yang tidak berani mengatakan kitab suci umat Hindu adalah bukan firman Allah Ta’ala, tetapi justru ia menjawab dengan plin-plan dengan mengatakan “mungkin wahyu Allah atau mungkin bukan”. Ini tidak lain karena ia terpengaruh pemikiran ajaran Ahmadiyyah Lahore dari Qadiyani.

Dan anehnya banyak orang-orang Islam yang sudah terpengaruh dengan pemikiran Ahmadiyyah yang dibawa oleh Zakir Naik ini, baik disadari maupun tidak disadari. Meskipun Zakir Naik sendiri tidak pernah berani mengatakan di depan publik bahwa itu hasil pemikiran Ahmadiyah (Qadiyani). Tapi fakta menunjukan pidato dan tulisannya mengambil dari tulisan Ahmadiyah.

Fakta-fakta di atas tentu sangat berbahaya, tetapi ada yang lebih berbahaya lagi ketika Zakir Naik sudah mempermainkan ayat Al Quran dan Hadits. Ayat Al Quran dan Hadits sering disalah tafsirkan. Menafsirkan Quran tanpa ilmu dan asal-asalan. Ini tentu sangat berbahaya.

Salah satu contohnya adalah bagaimana Zakir Naik menyamakan arti kata bahasa Arab dari Syifa dan Syafa’ah dalam Al Qur’an. Dua kata yang artinya berbeda tetapi dianggap sama oleh Zakir Naik. Ini kesalahan fatal. Akibatnya ia pun tergelincir dalam memahami Quran, tidak sesuai dengan pemahaman para ulama tafsir. Ini adalah bentuk kebohongan nyata yang disengaja oleh Zakir Naik dalam menipu umat Islam khususnya mereka yang awam. Sebuah fitnah keji yang mengatasnamakan Qur’an. Para ulama sudah memperingatkan Zakir Naik tetapi pemikirannya ini tetap ia sebarkan.

Masih banyak penyimpangan-penyimpangan Zakir Naik lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Yang jelas dan perlu ditekankan disini adalah kita harus berhati-hati dengan Zakir Naik. Banyak ulama-ulama lain yang mestinya kita ikuti, yang jelas sanad ilmunya, jelas siapa gurunya, jelas keilmuannya, yang bersamabung dengan Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam, yang akan membawa kepada keselamatan di dunia dan akhirat.

Dikutip dan dialihbahasakan dari Correct Islamic Faith (Al-‘Aqidah Al-Islamiyyah Ash-Shohihah) International Association pimpinan Syaikh Al-Habib Mir Asadullah Qadiri, Hyderabad, India.

Tulisan berjudul Dr Zakir Naik, Siapa dan Bagaimana Ajarannya? terakhir diperbaharui pada Thursday 14 April 2016 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


297 thoughts on “Dr Zakir Naik, Siapa dan Bagaimana Ajarannya?

  1. Assalamualaikum admin yth, terima kasih atas info dan sarannya, akan tetapi saya merasa sedikit ada ganjalan setelah membaca seluruh artikel di atas, lebih terkesan menghasut untuk membenci dan mencurigai, saya sangat menyayangkan karena dari kacamata saya yang awam beliau telah banyak mengislamkan orang-orang, membuat gentar para missionaris, mengumpulkan ribuan orang untuk mendekatkan diri kepadaNya dan ada juga beberapa isi ceramah beliau yang baru-baru ternyata kontra dengan pemikiran kelompok yang admin dan kita semua khawatirkan.
    Harapannya semoga kedepannya isi konten artikel di web tercinta aswaja ini tidak lagi berisi konten-konten yang tergesa-gesa dan lebih menyejukkan ummat, kami butuh kesejukan khas sufi aswaja, karena sudah terlalu banyak artikel kebencian dan fitnah di luar sana yang membakar hati.
    Terima kasih.

    Reply
    1. terima kasih atas pendapat anda, saya amat menghargainya. Mungkin si penulis rencana ini sudah mengislamkan lebih ramai lagi berbanding Dr Zakir Naik kot…..

      Reply
    2. Fitnahnya tidak lengkap dalilnya.
      Merasa paling benar. Adakah Islam seperti itu???
      Dakwahnya sudah mengIslamkan banyak manusia, masih difitnah macam2. Apakah anda yakin anda yang benar????
      Wallahua’lam

      Reply
    3. maaf teman” saya membaca artikel ini di beberapa website dengan konten yang sama dan tidak di tulis siapa penulisnya. menurut saya ini artikel di tunjukan untuk pembunuhan karakter dr. zakir naik sebelum ke indonesia. jangan dulu percaya mending kita datang aja ke ceramahnya dr. zakir naik ok. bertabayun dan tanyakan langsung kepada beliau ,…..

      Reply
    4. Alhamdulillah kalau memang beliau byk mengislamkan org. Itu bagus dan sangat di ridhai oleh Allah. Cuma saya ingin ada kesatuan visi dan misi antara beliau dgn imam mazhab fiqih terdahulu. Intinya saling menghormati dan jgn saling mencela dlm masalah hukum agama. Kadang2 imam mazhab terdahulu sebelum memutus suatu hukum itu berdoa kepada Allah minta petunjuk. Dan krn mereka org2 suci maka dgn cepat Allah mengijabahnya. Langsung dalam kalbu mereka tertanam ilmu yg istilahnya ilmu ladunni. Nah, ilmu laduni itulah salah satu sumber ilmu ulama2 terdahulu.

      Reply
    1. terkenal bukan jaminan bahwa orang tersebut benar….perlu penyelidikan lebih lanjut…..untuk masalah mengislamkan orang banyak…..muawwiyah itu juga mengislamkan orang banyak tp ternyata dia nabi palsu……..makanya lebih baik cari guru yg sanadnya jelas

      Reply
      1. ika kalian berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS An-Nisaa : 59)

        Allah tidak pernah mengatakan “Kembalilah kalian kepada orang yang bersanad”

        Reply
        1. بَرَآءَةٌ مِّنَ اللَّـهِ وَرَسُولِهِۦٓ إِلَى الَّذِينَ عٰهَدتُّم مِّنَ الْمُشْرِكِينَ
          (at-taubah :1)

          Tolong jelaskan maksud ayat di atas tanpa buka kamus, google, dan tanpa liat terjemahan, jangan nanya kepada siapapun oke dan juga tafsirnya serta asbabun nuzulnya, jika berdasarkan pernyataan di atas.

          dapat saya pastikan “TIDAK BISA” karena apa! karena anda golongan yg anti terhadap sanad keilmuan.

          Reply
        2. بَرَآءَةٌ مِّنَ اللَّـهِ وَرَسُولِهِۦٓ إِلَى الَّذِينَ عٰهَدتُّم مِّنَ الْمُشْرِكِينَ
          (At-Taubah: 1)

          Tolong jelaskan ayat di atas beserta tafsir dan asbabun nuzulnya, TANPA LIAT GOOGLE, pakai alqur’an terjmah juga gpp. Bisak kan Mas Ardian krna sepertinya anda orang yang sangat faham betul mengenai Al Qur’an dan Hadits, sampai bisa berfatwa seperti itu!

          Reply
          1. Bagaimana bisa disebut ilmunya bersanad jika ajaranya saja tidak sesuai dg yg Rasulullah SAW ajarkan? Jadi pertanyaanya,siapa yg ilmunya atau gurunya tidak bersanad?

        3. Beginilah kalau tidak paham keilmuan dasar agama, jadi bicara semaunya. Memang bisa cuma modal baca Quran dan Hadits thoq lalu bisa ambil kesimpulan hukum? Di masa shahabat itu bisa dilakukan, karena Nabi masih hidup jadi bisa tanya langsung. Nabi sudah wafat tapi meninggalkan warisan, dan warisan itu cuma bisa dipahami oleh para pewaris Nabi, yaitu ulama. Utk bisa tau otoritas keilmuan ulama, harus ada jalur transmisi keilmuan yang ujungnya sampau kepada Nabi. Itu disebut SANAD. Coba belajar dasar ilmu Islam dulu yang benar, cari guru dan ngaji kitab yang benar, jangan ngaji di google doang….

          Reply
      2. Kiyai lokal memang begitu Brow,,, karena ilmunya kandas ,, dan juga kawatir proyek kuburan akan menurun pendapatanya,, jadi tanpa ilmupun dipertahankan ahirnya memaksa mencari dalil sekalipun tidak jelas.

        Reply
      3. Aku Muslim (Bukan oraganisasi NU, Muhammadiyah, PERSIS) · Edit

        hemmmm. semoga Allah memberi hidayah padamu karena mencela sahabat Nabi.
        “Apabila ada yang mencela sahabatku, maka tahanlah lisanmu” Itu sandaranku akhi. artikel ini terkesan menghina beliau, kal antum tidak tahu, maka cari tahu siapa gurunya. karena kurang ilmu jadi antum tidak tahu.

        Reply
  2. Hati-hati sama blog atau web yang abal-abal.dari artikelnya saja sudah jelas menggiring kita untuk meragukan beliau.mungkin islam saya bukan manshab beliau tp sy ttp mendukung beliau.

    Reply
    1. silahkan dibaca juga Pemahaman dan Pemikiran Dr Zakir Naik yang Sebenarnya ada vidionya juga tentang pendapat zakir naik yang membolehkan memegang alquran tanpa wudlu

      Reply
      1. memegang al-quran dengan berwudhu terlebih dahulu adalah keutamaan, tetapi bukan berarti memegang al-quran tanpa wudhu adalah haram. jika tidak seperti itu, maka orang non-islam tidak ada yang boleh memegang alquran sedangkan salah satu cara agar non-islam tercerahkan adalah dengan membaca al-quran

        Reply
        1. Assalamuallaikum
          Memegang Al-Qur’an tanpa berwudlu terlebih dahulu atau dalam keadaan tidak suci dari hadas hukumnya jelas haram, saudaraku.
          Dan apa bila non muslim memegang Al-Qur’an untuk mempelajarinya tanpa berwudlu terlebih dahulu atau dalam keadaan tidak suci dari hadas itu sangat di maklumi, karena mereka belum tau ajaran yang di ajarkan oleh islam. Tetapi jika muslim menyimpulkan memegang, membaca atau mempelajari Al-Qur’an tanpa harus bersuci dari hadas terlebih dahulu boleh atau bukan berarti haram makalah sangat keliru.

          Reply
          1. @andri…
            itu keterangan dari surat/hadist mana ya ?? kalo masih menurut guru/ulama yang banyak jumlah golongannya dan memiliki banyak perbedaan antar golongan.. lalu apa bedanya islam yang seperti itu dengan kristen (yang kata zair naik ajaran tiap gereja nya berbeda beda dan jarang merujuk kitab aslinya)..
            kalo kata bang ardian di komennya yang diatas tuh :
            “jika kalian berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS An-Nisaa : 59)

            Allah tidak pernah mengatakan “Kembalilah kalian kepada orang yang bersanad”

            dan saya pikir begitu lah sikap yang dilakukan zakir naik pada dakwah nya. mohon diingat Nabi terakhir itu Nabi Muhammad s.a.w BUKAN Guru yang Bersanad

          2. Kiyai lokal memang begitu Brow,,, karena ilmunya kandas ,, dan juga kawatir proyek kuburan akan menurun pendapatanya,, jadi tanpa ilmupun dipertahankan ahirnya memaksa mencari dalil sekalipun tidak jelas.

      2. apa karena berpandangan kebolehan pegang alquran tanpa wudu Zakir naik dianggap sesat

        kalo sempat silahkan buka penafsiran ulama mengenai la yamasuhu illa mutaharun, tidak semua ulama berpendapat bahwa hu dalam domir hu kembali pada alquran yang di jumpai hari ini, artinya boleh megang tanpa wudu

        silahkan juga liat apakah satu satunya arti mutaharun itu adalah orang yang berwudlu ?

        perbedaan pendapat dalam furuiyah tidak menyebabkan orang sesat

        Reply
  3. untuk masalah bacaan al qur’annya yg tidak beraturan, saya rasa itu lebih karena masalah tradisi disana. Rata rata orang dari India / Pakistan memang cara baca Al Qur’annya kurang bagus, karena kalau saya pernah baca dari sebuah buku, yang membawa Islam ke India, Pakistan adalah orang 2 Farsi. Karena orang2 Farsi sendiri cara Al qur’annya juga masih agak semrawut, maka tidak heran kalau di india dan pakistan juga seperti itu. LAgipula si pembawa artikel ini juga agaknya terlalu sentimen ama Dr. Zakir naik. Bagaimanapun, tidak ada manusia yang sempurna, bahkan termasuk ulama’ madzhab. saya disini bukan berarti menjelekkan, tapi bukankah ada hadits yg berbunyi

    “كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَ خَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُونَ
    “Setiap anak Adam (manusia) pasti sering berbuat kesalahan “Dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang mau bertaubat.” (H.R. Ibnu Majah no. 4251 dan lainnya)”

    Dan jika anda masih berfikir bahwa ulama’ pembawa madzhab tidak pernah melakukan salah, saya akan beri sebuah contoh. Imam Abu Hanifah, pendiri madzhab Hanafi, pernah mengeluarkan fatwa bahwa boleh bagi orang yang belum fasih bahasa arabnya untuk sholat, azan, dan lainnya dalam bahasa lokalnya. Ini berarti jika saya belum terlalu fasham bahasa arab, saya boleh melakukan bacaan sholat dalam bahasa jawa, krn saya org jawa. Anda bisa bayangkan, seandainya fatwa tersebut terus dilaksanakan sampai saat ini, jadi seperti apa muslim sekarang? Dan satu lagi. Apakah setiap orang memberi nasehat kebajikan selalu memiliki ijazah dari universitas / institut bergengsi? jika anda berfikir begitu maka Anda salah besar. Nasihat kebajikan boleh diucapkan kepada siapa saja. Dan lagi, bukankah Nabi SAW pernah bersabda “sampaikanlah ilmu walaupun cuma satu ayat?” . Dari hadits ini jelas, bahwa sebenarnya orang yang tidak terlalu pandai sekalipun diwajibkan menyampaikan kebajikan. dan jika anda masih berfikir bahwa hanya kalangan tertentu saja yang boleh memberi nasihat kebaikan, maka ingatlah kisah Abu Hurairah r.a yang mana beliau menerima nasihat dari seseorang, yang mana ternyata adalah syaitan, yang mana dijelaskan dalam sebuah hadits bahwa beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda kepada Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ketika Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menerima amalan ayat Kursi dibaca sebelum tidur:

    « أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ، تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ » . قَالَ لاَ . قَالَ « ذَاكَ شَيْطَانٌ »

    Artinya: “Adapun sesungguhnya ia telah berkata benar kepadamu dan ia adalah tukang dusta, apakah kamu mengetahui siapakah yang kamu bicarai selama tiga hari ini, wahai Abu Hurairah?”, beliau menjawab: “Tidak”, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ia adalah Syaithan (Iblis).” HR. Bukhari.

    Jadi intinya cuma satu sih sebenernya, jangan melihat siapa yang memberi nasihat, tapi lihatlah apa yang terkandung dalam nasihatnya. Jika isinya baik maka ambil, tapi jika kurang baik tinggalkanlah. Wallahu a’lam, Nuwun.

    Reply
    1. bolehkah saya minta teks arobinya tentang fatwa imam abu hanifanya??????????..oh iya masalah penyampaian satu ayat itu benar ..tapi klo masalah fatwa itu harus seorang mujtahid mufasir dan menguasai bidang ilmu fiqih serta hadis..menyampaikan nasehat itu kewajiban semua muslim pada muslim yang lainnya bahkan kita boleh menerima nasehat dari orang kafir selama itu tidak mengarahkan kita pada kekafiran…contoh…seorang kafir memberikan nasehat janganlah boros dalam pengeluaran……….tapi klo hukum dan fatwa memang harus bersumber dari seorang syeich yang ahli…..

      Reply
    2. SEMOGA DI RIDHOI ALLAH · Edit

      HAMBA ALLAH..
      SUBHANALLAH ..luar biasa sekali jawaban anda akhi..
      Sya sbgai org awam yg mengenali dr.zakir naik.setelah melihat beberapa video dr zakir naik..hati sya terasa sejuk..hati sya mnjadi tergugah lg untk beljar..sampai d dalam hati sya berdoa ya smoga anak sya nnti sprti dr.zakir naik..
      Astaghfirullah tdk sengaja sya baca artikel ini sungguh sungguh memojokkan dr zakir naik n pembuat artikel inimemberi pengaruh negatif bagi pembaca..siapa pun it dr mna pun golongan saudra semoga allah mengampuni dosa saudra

      Reply
      1. Begitulah sifat dari yang menamakan dirinya aswaja nu,suka menyalahkan, memonjokan,syuudzon kepada yang bukan dari golongannya,dari dulu tak pernah berubah,pantas gak maju2,sementara mereka sendiri enggan dikritisi merasa mereka yg paling benar.

        Reply
    3. Saya setuju dengan pemikiran penulis bahwa patut untuk mencurigai seorang ulama yang tidak diketahui sanad ke ilmuannya,,,sya setuju seseorang yg blajar al quran dn hadist seorag diri gurunya ialah syaithan,,,tpi juga perlu diapresiasikannya juga terhadap beliau ttg ceramahnya yg dpt mengislamkan non muslim,,,

      Reply
  4. Asraufirullohalazim. .Jika Zakir Naik itu tidak benar, tidak mungkin dia bisa membuat takut non islam dengan mengemukakan bukti Nyata kebenaran, tidak mungkin dia meng islamkan orang. .Mohon jangan Fitnah Beliau. .Beliau selalu bicara dengan Dasar (Alquran, hadist). serta bukti Ilmiah. .

    Reply
    1. iran yang notabenya syiah juga membuat takut non islam….berbicara dengan dasar alquran dan hadis harus tau ilmunya…..nah monggo berikan bukti klo zakir naik seorang mufasir/ ahli ilmu quran. atau paling tidak dia muhadis ahli ilmu hadis…..

      Reply
      1. Hah..non islam takut sm iran..ah yg bener tong..sumber nya pasti dr media barat ya tong..beri bukti kalo non muslim takut iran..jgn sampe kecuci otak lu..jgn sampe kaya orang syiah yg suka fitnah dan bohong..

        Reply
  5. Tidak penting untuk diketahui dimana, bagaimana, berapa lama dan dari siapa seseorang belajar agama. Yang perlu ditakar adalah bagaimana kwalitas kata2nya dilihat dari kacamata ilmu. Beri argumen yang sahih kalau kita tidak sependapat. It’s all.

    Reply
    1. sanad seorang guru itu sangat penting…klo yang di takar kata katanya seorang musyadeq juga ahli berbicara dan sangat berkualitas perkataanya…….bahkan imam syafi’i berkata seorang belajar tanpa seorang syaich dan hanya belajar dari kitab maka dia belajar dengan guru syetan…..nahhh cukup sahihkan…itulah pentingnya guru……

      Reply
      1. Tlg kasih saya pencerahan ttg Ahmed Deedat. bagaimana biografinya, drmn beliau belajar Islam. krn anda mengambil artikel yg menuduh Zakir Naik sbg wahabi lalu membela Ahmed Deedat. Krn saya jg blm nemu artikel ttg siapakah guru/syekh dr Ahmed Deedat. Berdasarkan pernyataan anda diatas yg mengutip dr perkataan Imam Syafi’i, kl gitu anda jg hrs sepakat bahwa Ahmed Deedat jg “belajar dg guru syetan”. kecuali kl anda bs menghadirkan fakta kpd siapa Ahmed Deedat berguru

        Reply
      2. Mantap nih admin/alharist.. Pemahaman ilmu anda yang paling benar dan paling pintar yg lain nya lewat… Apalagi sekelas Dr zakir naik..

        Tp ga tau tuh klo menurut pandangan Allah

        Apakah orang yg di cari maki dan dihina menurut pandangan manusia, Bs jadi di hadapan Allah dia lebih mulia.
        Waallahu’alam

        Reply
      3. Serius bertanya..kalau kyai said aqil siradj jelas ga sanadnya? Soalnya banyak yang mengaitkan beliau dengan syiah bahkan dengan bukti2 berupa video di youtube yang banyak beredar.

        Sebagai penutup, situs ini mungkin akan lebih bermanfaat membahas / mengcounter polemik dan isu internal dulu lah. Zakir naik jauh di luar negeri, polemik said aqil siradj di dalam negeri dilupain

        Reply
        1. kalo dalam dakwah zakir naik sih katanya jgn mempertanyakan golongan (seperti sunni/syiah/apapun itu) kepada seseorang yang menyampaikan ilmu. karena bila kita mempertanyakannya, mungkin seharusnya kita juga bertanya Nabi Muhammad itu dari golongan mana ?

          Reply
      4. Alharits…….saya setuju dg anda…..teruskan…sampaikan kebenaran walau itu pahit….
        Dan masalah zakir naik ini,yg “katanya” pandai berfatwa,,ada hadits Nabi mengatakan
        ‘Barang siapa berfatwa tanpa didasari ilmu,maka akan dilaknat oleh malaikat yg ada dilangit dan dibumi (H.R Bukhori)

        Reply
      5. Dari mana anda tahu bahwa guru anda bersanad? Apakah bersanad yg anda maksud adalah sanad ilmu atau sanad keturunan? Jika memang sanad ilmu tentunya tidak mungkin guru anda mengajarkan yg Rasulullah SAW tidak pernah ajarkan kepada para sahabat RA. Jadi pertanyaanya,siapa yg tidak bersanad?

        Reply
  6. mohon mas admin untuk tata bahasa diperhalus, setelah saya baca malah seperti menyuruh pembaca untuk membenci dan menghasut ini sangat disayangkan krn bakal banyak penafsiran. Salam ASWAJA 🙂

    Reply
  7. Jangan karena penulis adalah penggiat maulid nabi dll lalu anda menyerang secara subjektif. Sungguh lebih terlihat kelemahan penulis dalam mengemukakan pendapat.

    Jika memang perlu untuk meluruskan perihal benarnya ajaran2 yg dinilai bidah, alangkan lebih baik nya dikemukakan dimajelis yg sepatutnya.

    Saya bukan penggemar dzakir naik, tp saya bukan pula pengamal ajaran yg tidak ada dasar sumbernya. Berikan saya info jika memang ibadah bidah itu benar.

    Jgn sampai aswaja berkesan seperti perkumpulan abg kuliahan yg membenci umat islam puritan….

    Reply
  8. Masya Allah semoga islam tidak bercerai berai karena perbedaan pendapat,,, semoga yg menuliskan artikel benar2 beragama islam… Yg dikhawatirkan dia hanya menulis secara islam atau terlihat islam padahal bila kita pahami artikelnya tidak mencerminkan islam… Smoga kita semua tidak terpropokasi dan terhasut… Amiiin….

    Reply
    1. Muhammad Darul salam · Edit

      Saya berdiri dengan komentar ini….kembali ke dasar “Islam”- “damai” mengapa jadi merujuk benci secara perlahan dan berujung terang2an. Fahami apa kalimat beliau (Dr Zakir ) jika masih bingung putar sampai 1000x pun hak jadi masalah setiap penjelasannya,jika keliru tinggalkan tanpa menjelekkan,..kembali ke pesan nabi SAW “sebaik2nya manusia dia antara kalian,adalah yang meski dirinya sudah benar,namun tidak pernah merasa bahwa dirinya sudah benar” INI MERUJUK UNTUK MENGHARGAI PENDAPAT ORANG LAIN OM!!!!!!!

      Reply
    1. sebenarnya tidak membingungkan klo antum berpagang teguh pada apa yang di namakan alquarn hadis serta akidah yang benar dengan pendapat dari para guru dengan sanad yang nyampai pada rosululloh…..

      Reply
      1. Maulid nabi, dari pemahaman saya, bid’ah jika dilakukan tepat hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Setidaknya setelah maupun sesudah hari kelahirannya boleh dlakukan maulid nabi..

        Reply
        1. Maulid Nabi dari pemahaman saya, bid’ah apabila dikatakan sebagai sunnah (mungkin lebih tepatnya salah/sesat apabila disebut sunnah)… dan sikap “memperingati-nya” bersifat makruh..
          Mohon pencerahannya bila pemikiran nan-awam saya ini tidak sesuai dengan ajaran Rosul

          Reply
      2. Apa yang anda ketahui soal maulid? Coba jelaskan dulu dimulai dari definisi (ta’rifat)…? Setelah itu coba anda paparkan apa itu definisi bid’ah, coba kutip dari ulama periode 3 generasi pertama Islam…. Yuk lah biar mikir nggak asal jeplak ngoceh maulid itu bid’ah sesat (dholalah)…..

        Reply
    2. Muhammad Darul salam · Edit

      saya sefaham juga dengan ini…..Islam itu mudah jangan di persulit atau “JANGAN SAMPAI MEMBUAT PARA PEMELUKNYA LARI KARENA KEBINGUNGAN”

      Reply
    1. monggo ayo di bukak kitabe antum bahs yang mana tentang masalh di atas…salahnya dimana ????? klo salah dan tidak sesuai dengan sulam taufiq bab apa..ayoo kita bhas…

      Reply
  9. pecinta Maulid Nabi dan Aswaja · Edit

    Trims, buat admin yang sudah memuat artikel ini. karena kita harus mengetahui sanad-sanad guru sampai Baginda Nabi kalau tidak, bagaimana kita nanti setelah meninggal, bisa-bisa kita tersesat di alam barzah…

    Reply
      1. islam itu didasari pada percaya pada yang gaib..alias supra natural…loh……. isi ilmu itu p[enting cukup benar tapi belom benar..isi ilmu klo yang nyampein itu salah maka isi ilmu itu tidak bermanfaat malah akan menjadi adzab bagi dirinya…dan untuk masalah kembali pada alquran dan hadis ..itu menurut ulama yang sanadnya benar apa menurut pikiran kita sendiri…????

        Reply
      2. @trias coba kasih contoh ulama yang anda tuduh itu? Kembali kepada Quran dan Hadits? Anda punya cukup keilmuan utk bisa memahami langsung dari dua sumber tsb? Anda pasti ulama yg jauh lebih pakar daripada abu hanifah, malik bin anas, muhammad bin idris al syafi’i, ahmad bin hanbal dlsb. Hehehe…. Kayaknya anda salah ngaji kitab

        Reply
    1. Dari mana anda tahu jika guru anda sanadnya sampai kepada baginda Rasulullah SAW? Jangan sampai anda tertipu? Jika memang guru anda sanadnya sampai pada Rasulullah SAW,yg pasti ajarnya sesuai dg apa yg Rasulullah SAW ajarkan

      Reply
      1. Baca dulu deh kitab thobaqot syafi’iyah kubro, baru komentar…. Anda ngomong sanad keilmuan tapi jelas anda ndak paham…. Maaf yaah saya blak2an aja

        Reply
  10. Ketika anda menyebarkan fitnah maka harus anda pertanggungjawabkan nanti..admin jangan seperti wahabi juga selalu tabuh genderang perang..hari ini apa yg sudah anda perbuat? Zakir naik sudah banyak mengislamkan org…

    Reply
    1. Apakah cukup dg mengIslamkan saja…??? dari pd cuma menyuruh jutaan orang membaca syahadat,masih lebih baik satu orang tp kita ajarkan ilmu Islam dan pokok2 ibadahnya….apakah zakir naik seperti itu…?? Apakah dia punya pesantren….????

      Reply
      1. Meng Islamkan Orang Dengan cara membuktikan Kebenaran Al-Quran scra ilmiah itU adlah salah satU keajaiban tidak mudah dan Zakir Naik Mampu Melakukan itu, zakir Naik sudah membuktikan kepada Dunia bhwa Alquran it benar dgn berbagai pertnyaan dasyat yg mgkn hampir sangat sdkit org mau dan mampu menjawbnya, oleh karna itU semakin baik Perbuatan kita akan semakin di benci oleh IBLIS dan sepu2nya SETAN, ,dan orang yg membenci Zakir Naik tdk lain adalah orang Tuanya IBLIS dan SETAN, ..kata2 saya mungkin terlalu lembut untk admin, sy akan cri kata2 yg paslah untk admin di lain waktU,

        Reply
        1. setuju sama ente, kayanya si admin lebih maju dari dr zakir naik itu sendiri, coba si admin suruh debat agama, eh jangan debat agama dulu deh, debat pake bahasa inggris aja dengan lancar, pasti ga bisa

          Reply
    2. @basyarudin nampaknya anda nggak paham aturan agama Islam, yang menuduh fitnah harus/wajib mendatangkan bukti. Kalau anda tidak bisa membuktikan artikel ini fitnah, maka justeru anda lah yang menyebar fitnah….. Buat artikel bantahan, itu lebih baik daripada main tuduh sana sini. Maaf yaah, beragama itu jangan dibolak balik sana sini kayak gini……

      Reply
  11. GOZZUL FIKAR! Perang pemikiran! inilah jamanya. Jaman berganti, jaman jahiliyah jelas musuh islam orang kafir dan jelas mereka memerangi secara fisik mudah dikenali musuh atau saudara seiman!
    jaman sekarang musuh islam sudah tidak bisa dbedakan mereka masuk kesegala lini,masuk di tengah-tengah umat islam untuk menghasut dan memfitnah saudara se iman dan seagaman, mereka saling membangga banggakan kelompoknya, maka kata “Allah” bukan tanggung jawab mu “muhammad” jika umatmu menggolongkan umat yang lain,itu urusan q “Allah” AZAB yang akan mereka tanggung beserta golongannya! Nauzhubillah!!!

    Cerdaslah dalam mensikapi,jika terjadi perselisihan kembalikan kepada Al’quran dan Allah SWT..

    Reply
  12. Dr Zakir Naik dan Ahmed Deedat memang tidak terlahir dengan agama Islam mereka mendalami Islam setelah menjadi mualaf bisa dibaca biografinya, Jika anda meragukan Zakir Naik murid Ahmed deedat silahkan cek di youtube dengan keyword “ahmed deedat teaching zakir naik” nanti bisa dilihat bagaimana beliau belajar dengan Ahmed Deedat, saya menyukai sosok beliau karena ceramahnya bukan menurut kitab-kitab karangan syekh” atau ulama besar, ceramah beliau hanya menggunakan al quran dan hadist shahih itulah kunci kesuksesan Zakir Naik dan Ahmed Deedat, jadi gak perlu meributkan sanad beliau belajar agama Islam bila dirasa tidak cocok dengan alquran dan hadits ya tinggalkan, Isi dari posting anda sangat tidak berbobot dan sangat tidak edukatif, lebih seperti anak kecil yang merengek ingin dianggap benar, penikmat ceramah Zakir Naik bukan orang-orang bodoh, karena ceramah beliau mengedepankan penggabungan logika manusia yang membuktikan al-quran itu benar-benar mukjizat, makanya banyak yang masuk islam setelah mendengar ceramahnya karena mudah dicerna dan masuk dengan akal. Cuma gara-gara maulid nabi aja sampe segitunya benci Zakir Naik n nuduh wahbi..ckckck

    Reply
    1. Setuju @ Bukan Wahabi (terlalu banyak sosok2 yg kurang bisa melihat kelebihan saudara sendiri) Kebenaran terlalu dipaksakan /terlalu dicari2 (sampai admin harus mensyaratkan “keabsahan seorang sosok” dlm soal sanad dlsb, padahal faktanya sosok dmkn banyak manfaatnya bagi dunia Islam. Pertanyaan: apakah admin menggunakan slogan “ana khairum-minhu–aku lebih baik darinya ?

      Reply
  13. kalo saya sih lebih ta’dzim sama ustadz/kyai kampung yg ngajarin huruf hijaiyyah dan ilmu2 lainnya yg bermanfaat untuk bekal hidup saya menuju ridho Allah SWT.lebih membekas… wallaahu a’lam

    Reply
    1. Dzakir itu berdakwah menurut qur’an dan hadist,coba anda lihat di qur’an,apakah ada anjuran maulid nabi?.Dan di zaman nabi,apakah ada beliau menganjurkan maulid nabi?
      Yg patut di rayakan hanyalah idul fitri & Adha.
      Jelas anda sudah hampir tersesat atau malah sudah sesat?

      Reply
      1. Handi anda itu sok tau pemikiran Lo justru menjurus bahwa anda Wahabi,ato Ahmadiyah yg selalu mengkafirkan seseorang yg tidak sejalan dengan anda hebat sekali anda ini….

        Reply
      2. @handi Apa yang anda ketahui soal maulid? Coba jelaskan dulu dimulai dari definisi (ta’rifat)…? Setelah itu coba anda paparkan apa itu definisi bid’ah, coba kutip dari ulama periode 3 generasi pertama Islam…. Yuk lah biar mikir nggak asal jeplak ngoceh maulid itu bid’ah sesat (dholalah)…..

        Reply
      3. klu masih ada yg bahas / mengangggap Tahlilahan,manaqiban, Maulidan sesat SUNGGUH TERLALU, sbb Pembahasan ini sdh SANGAT JELAS dan TUNTAS jd gk perlu DIPERDEBATKAN lg.

        Reply
  14. Jangan merasa paling benar….. apa Ada jaminan smua faham atau madzhab ….. aswaja.ahmadiah.wahabi.
    dlsb. Islam bersatulah…..!!
    rebutan pengaruh Dan rebutan kedudukan nnt d Indonesia kyk d negara tmr tengah yg mudah d susupi Dan di adu domba sm orang luar.
    liat Arab perangi yaman pdhl sesama Islam knp…??
    krn rebutan ego Dan pengaruh jd d adu domba sm non Muslim …
    hancur kita ….

    Reply
  15. Akan datang suatu masa , dimana banyak tulisan2 menghasut fitnah, apalagi dari website gratisan abal2. Hati2 , musuh dalam selimut. Seperti website ini. Sekian. Semoga dapat menjadikan periksa.

    Reply
    1. nampaknya anda nggak paham aturan agama Islam, yang menuduh fitnah harus/wajib mendatangkan bukti. Kalau anda tidak bisa membuktikan artikel ini fitnah, maka justeru anda lah yang menyebar fitnah….. Buat artikel bantahan, itu lebih baik daripada main tuduh sana sini. Maaf yaah, beragama itu jangan dibolak balik sana sini kayak gini……

      Reply
  16. Saya melihat Dr. Zakir Naik. Mengambil dasar2 ceramahnya untuk berdebat hanya dari Al-Qur’an dan Hadist.. Menurut saya yg awam ini tidak ada yg salah.. Malah saya kagum melihat nya.. Adanya artikel ini malah membingungkan..

    Reply
  17. Assalamualaikum Warahmatullah Saudara Muslim, Sebelum Menuliskan Sesuatu tentang Zkir Naik, sudahkah anda bertanya kebenaran kepada orangnya langsung?

    DR ZAKIR ABDUL KARIM NAIK

    ISLAMIC RESEARCH FOUNDATION
    195 / 213, SVP Road, Dongri, Mumbai – 400009.
    Tel: +91-22-23736875 (4 Lines) Fax: +91-22-23730689
    Email: zakir@irf.net | Website: http://www.irf.net

    Dari kalangan anda yang paham bahasa inggris, mungkin bisa meng e-mail pihak zakir naik. MUNGKIN SAJA, beberapa video adalah paham dia di masa lampau. dan dia sudah belajar lagi sekarang.

    Wallahu A’lam.

    Terima Kasih Untuk Tulisannya, Insyaallah Pembaca akan lebih waspada tuk mensortir informasi yang di dapatkan dari pihak manapun.

    Wassalamualaikum Warahmatullah

    Reply
  18. sebenarnya inti dari permasalahannya adalah kita sebagai umat muslim tidak perlu berdebat tentang masalah ini coba kita konfirmasi lagi masing2.
    kalau debat seperti ini terlihat barisan shaf umat islam semakin renggang bahkan tercerai berai, dan mungkin yang melihat website ini bkn hnya orang muslim saja yg berakibat kita muslimin terlihat lemah.
    lebih baik kita berkhusnuzon saja jngan karena ada beberapa kesalahan kita melupakan kebaikan orang tsb saya tdk membela dr zakir naik maupun admin website yg saya tegaskan kita jangan saling menyalahkan lebih baik banyak2in istighfar untuk kesalahan kita masing2.
    wallahu a’lam.

    Reply
  19. Saya pendukung Zakir naik.
    Saya lebih mudah memahami Islam dri 5 menit beramah beliau dripada berjam2 mendengar celotehan org yg mngaku2 paham beragama, padahal cma paham cara menjustifikasi diri.

    Tulisan ini mencerminkan ketakutan orang2 fasiq terhadap Dr. Naik, krn kebenaran mmg akan i slalu di hadang kesesatan.

    Saya jrang melihat ulama asal Indonesia yang ditakuti barat. Malah dekat dengan barat yg banyak.. (Barat yg saya mksud adalah pemerintah Amerika+Israel). Dr. Naik mengirimkan surat tantangan debat publik dgn Vatikan, tp Vatikan menolak. Show me the others who can DO this ?

    Reply
  20. Pejuang Ahlussunnah itu maksudnya berjuang untuk melaksanakan semua ibadah yg dilakukan dan dicontohkan oleh Rosulululloh kan..trus kegiatan maulid nabi itu termasuk ibadah, bukankah Rosululluh tidak pernah melaksanakan dan mencontohkan kegiatan tersebut..jadi brjuang menegakkan sunah rosul nya dimana..aneh..?!

    Reply
  21. darimana dr.zakir naik belajar agama Islam? siapa gurunya?
    apakah zakir naik menyebut dirinya sbg murid syekh ahmad deedat adalah “klaim” saja?
    jawab:
    Dr. Zakir Naik berguru dengan Sheikh Ahmed Deedat [https://www.youtube.com/watch?v=7bK7Lfc8ksE]
    Siapakah Sheikh Ahmed Deedat? | Dr. Zakir Naik [https://www.youtube.com/watch?v=-GDxKV6vtKw]

    ———————-

    Dr. Zakir Naik bukanlah “Sarjana perbandingan agama”, beliau bergelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) di Universitas Mumbai. [http://www.slideshare.net/uponthecorner1/life-and-work-of-dr-zakir-naik-4318979]
    Profesinya sekarang berubah dari “dokter jasmani” menjadi “dokter rohani”.
    Lebih tepatnya, beliau adalah seorang dai & “pelajar perbandingan agama”.

    ———————-

    beliau hanya mengikuti pedoman dari Al-Qur’an & Hadits.
    Yg sdg dibicarakan pd video1 berbahasa urdu “Zakir Naik Taqleed” & video2 “Ahmed Deedat AGREES Milaad” itu masalah khilafiah.
    perbedaan pendapat seperti itu wajar saja terjadi.

    bukankah imam besar (arbain) mengatakan:
    “Jika kau menemukan fatwaku yang bertentangan dengan Allah dan Rasul-Nya, maka buanglah fatwaku itu.”

    dengan begitu, Zakir Naik berkata:
    “apapun yg dr.zakir naik katakan tentang Islam adalah nol.”
    “apa maksud dari nol adalah apa yang harus kamu ikuti adalah Al-Qur’an & Shahih Hadits.”

    ———————-

    video3 “Zakir Naik’s Fatwa of SHIRK on his OWN Teachers” berisi video manipulatif seperti halnya media-media global yg biasa mempropagandakan anti-Islam.
    liat aja datanya dicorrupt di detik 2:01-2:05.

    ———————-

    tuduhan zakir naik adalah penganut “ini-dan-itu” bisa diklarifikasikan dalam QA-nya:
    sunni atau syiah Zakir Naik (indonesian subtitle) [https://www.youtube.com/watch?v=dBnUxR5VlzA]

    Strategi dakwah Dr Zakir Naik berkaitan dengan perbandingan agama (termasuk hindu) sesuai dengan Al-Qur’an:
    [https://www.youtube.com/watch?v=y3OzSeu9qWw]

    [TQS 3:64] Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.

    ———————-
    #closing#

    Sehebat apapun Dr. Zakir Naik, ia juga manusia yg msh bisa memiliki kesalahan dan kekurangan.
    Akan tetapi beliau melakukan sesuatu yang tidak hanya merupakan kewajiban para dai, ulama, atau ustadz saja.
    Namun juga kewajiban bagi setiap umat muslim, yaitu berdakwah (menyampaikan pesan islam).

    ———————-

    Reply
    1. @Fauzi, saya setuju dengan Anda. Bagi peng-komen di blog ini: Jika Anda menemukan sesuatu yang keliru pada sosok da’i internasional ini, kenapa tak langsung menemui secara pribadi. Jika perlu diekspose besar2an, agar publik dunia juga “turut” mengenal anda @ admin blog ini. Mengapa harus menulis yg membuat orang ‘yang mulai tertarik” Islam akhirnya kembali bingung….

      Reply
  22. Artikel ini membahas Dr . Zakir Naik dalam menebar kebencian. Sebuah situs yang murahan tidak relevan. Sebagai orang awan, yang terpenting adalah sumber dari artikel ini. Saya tidak menemukan sumber yang jelas dari artikel ini, hanya menuliskan “Dikutip dan dialihbahasakan dari Correct Islamic Faith (Al-‘Aqidah Al-Islamiyyah Ash-Shohihah) International Association pimpinan Syaikh Al-Habib Mir Asadullah Qadiri, Hyderabad, India.” Tidak ada link nya.

    Untuk umat muslim, artikel ini tidak dapat dijadikan acuan. Pintar lah membaca sebuah artikel, yang konten nya jelas dan terpercaya. Ini hanya media orang orang kafir dalam menebar kebencian.

    Reply
  23. Artikel ini membahas Dr . Zakir Naik dalam menebar kebencian. Sebuah situs yang murahan tidak relevan. Sebagai orang awam, yang terpenting adalah sumber dari artikel ini. Saya tidak menemukan sumber yang jelas dari artikel ini, hanya menuliskan “Dikutip dan dialihbahasakan dari Correct Islamic Faith (Al-‘Aqidah Al-Islamiyyah Ash-Shohihah) International Association pimpinan Syaikh Al-Habib Mir Asadullah Qadiri, Hyderabad, India.” Tidak ada link nya.

    Untuk umat muslim, artikel ini tidak dapat dijadikan acuan. Pintar lah membaca sebuah artikel, yang konten nya jelas dan terpercaya. Ini hanya media orang orang kafir dalam menebar kebencian.

    Reply
  24. “PENTINGNYA MENJAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA”

    “Setelah kami menengok ke belakang jauh dari kejadian ke kejadian, seperti Gestapu (G-30 S PKI), Petrus (Misterius), Gerakan Islam Radikal atau perang antar umat beragama, maka kami segera mengambil sikap tersebut. Sebab, masyarakat selalu menjadi korban, kasihan… karena mereka bukan hewan. Siapa lagi yang bisa kami ajak untuk mengayomi masyarakat, kalau tidak orang yang ada di sekeliling kami sendiri. Demikian atas ajakan kami (tangisan kami mohon dilayani biar tidak terjadi kembali tragedi memilukan di atas). Semoga bermanfaat bagi seluruh umat.”

    http://www.kompasiana.com/auly/pesantren-dengan-pesan-perdamaian_5517ecb38133118c669deb9b

    Kalau saya salut pada Ulama yang mengajak untuk kepentingan seluruh umat manusia agar terjalin kerukunan antar suku, agama, ras, antar golongan, bukan malah mengajak umat untuk kepentingan sukunya sendiri, agamanya sendiri, rasnya sendiri, golongannya sendiri. padahal Islam mengajak untuk mewujudkan rahmatan lil alamin bukan rahmatan lil muslimin…. Isu SARA di negeri ini sudah banyak korban.. Kyai Dr. Zakir kayaknya gak tepat kalau berdakwah di Indonesia, mungkin pasnya di Saudi Arabia yang memungkinkan semuanya Islam

    Reply
  25. “PENTINGNYA MENJAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA”

    “Setelah kami menengok ke belakang jauh dari kejadian ke kejadian, seperti Gestapu (G-30 S PKI), Petrus (Misterius), Gerakan Islam Radikal atau perang antar umat beragama, maka kami segera mengambil sikap tersebut. Sebab, masyarakat selalu menjadi korban, kasihan… karena mereka bukan hewan. Siapa lagi yang bisa kami ajak untuk mengayomi masyarakat, kalau tidak orang yang ada di sekeliling kami sendiri. Demikian atas ajakan kami (tangisan kami mohon dilayani biar tidak terjadi kembali tragedi memilukan di atas). Semoga bermanfaat bagi seluruh umat.”

    http://www.kompasiana.com/…/pesantren-dengan-pesan…

    Kalau saya salut pada Ulama yang mengajak untuk kepentingan seluruh umat manusia agar terjalin kerukunan antar suku, agama, ras, antar golongan, bukan malah mengajak umat untuk kepentingan sukunya sendiri, agamanya sendiri, rasnya sendiri, golongannya sendiri. padahal Islam mengajak untuk mewujudkan rahmatan lil alamin bukan rahmatan lil muslimin…. Isu SARA di negeri ini sudah banyak korban.. Kyai Dr. Zakir kayaknya gak tepat kalau berdakwah di Indonesia, mungkin pasnya di Saudi Arabia yang memungkinkan semuanya harus islam

    Reply
  26. Adakah yang mau memakan bangkai saudaranya sendiri?

    Terlepas dari siapa yang benar… yang non muslim akan berkata… umat islam telah menghina saudaranya sendiri.

    Reply
  27. Betulkah bacaan alquran penulis yg mengatakan bacàan alquran dr zakir naik tidak betul. Siapakah yg mengesahkan bacaan alquran penulis adalah yg sebetulnya. Kalau jawapannya adalah dari gurunya, tanyalah pula guru tu siapa pulà yg mengesahkan bacàannya betul. Ini adalah penulisan orang yg nak menunjuk pandai dan ingin memberitahu semua orang bahawa dia lebih mengetahui dan iri hati dengan kelebihan yg diberikan Allah pada orang lain sedangkan orang itu adalah saudara sesama islam. Adakah penulis sendiri berani berdakwah seperti dr zakir naik. Teruskanlah menfitnah dengan penulisan anda sambil dr zakir naik terus berdakwah dan memertabatkan islam dan penulis berterusan hanya mampu memfitnah sesama agama.

    Reply
  28. Makin maju zaman makin pintar org nya..hrs nya untung ada blog gini..kita bisa koreksi salah or benar nya..jngn mlh saling menyalahkan..klo slh kita koreksi kesalahan nya buat diri sendiri begitu jg kalau benar…urusan debat tu mst ada org yang bersangkutan..dan bagi yang awam(ky saya ni)mending kita cari kebenaran or kesalahan di situs2 lain(harus nya sih da pendamping yg ahli ilmu nya biar ga slh arti)..skrng kan zaman nya dah modern..jd kan simpel…buat apa berdebat ga bakalan kelar..yg ada mlh diri kita masing2 bisa kehasut sama setan(mksdnya hati kita masing2)..xixixixi…maap ya klo kt2 sy da yg menyinggung..yg benar dr allah..yg slh 100% dr diri saya..(maap khusus penulis ini tolong kata2nya jngn terlalu memojokan pakailah kata2 saran yg indah yg tidak menimbulkan perdebatan..macaci..hihihi

    Reply
  29. Secara keyakinan dalam bermahdzab , kalo hati sudah merasa tidak cocok , lebih baik gak usah ta’lim sm dia . Zakir naik emang wahabi kelas kakap . sepak terjang dalam berbahasa lihai memang sontak memberikan pencerahan luar biasa. Namun kadang fatwa fatwanya yang ngaco sering menyaikiti hati muslim lain yang tidak se akidah sm dia , dr dulu ane gak begitu suka denger celotehan konyolnya . tp meskipun bgtu , yaaa sudahlah , biar nipu orang2 yang mendengarnya . hehe. drpd gak ngomong.

    Reply
  30. Inilah yg membuat ummat islam menjadi cerai berai . Kalau apa yg di katakan oleh artikel di atas benar atau salah . Lebih baik jangan langsung berprasangka buruk dulu .
    kalau ingin membuktikan apa yg di bicarakan DR . Zakir naik itu bener atau salah , silahkan nonton ceramah beliau, simak dan tanyakan kepada ULAMA yg betul betul ULAMA .
    seperti yg kita tahu . Membicarakan orang lain itu fakta/bener ada nya maka itu ghibah .
    Membicarakan orang lain itu salah maka jadi fitnah .
    lebih baik diam . Tanya sama ulama yg betul2 faham soal agama .
    Ingat !! AGAMA itu bukn mainan .

    Reply
  31. Musuh2 Islam sudah melancarkan serangan2 melalui media, melalui science, melalui doktrin logical.
    kalaulah umat islam khususnya di Indonesia hanya melulu berdebat tentang bidah dsb. musuh2 islam sudah tertawa, krn propaganda itu berhasil.
    ayolah umat islam, buka pemikiran kalian, pelajari dengan seksama, teliti.. dan jangan hanya dogma yg melingkupi hati . tapi fahami, bedah ayat, bedah hadits, jangan asal telan bulat / terdogma oleh guru2 kalian yg kalian anggap suci. krn sejatinya Allah lah yg hanya bisa menilai kesucian umatnya, dan jelas sudah perintah Allah.. IQRA !
    baca .. fahami.. dengan akal, dengan hati. jgn hanya doktrin dari guru2 kalian.
    benar yg dikatakan Dr.Zakir Naik ,, krn beliau mencerna ayat, menelaah dengan logical, bukan hanya dogma dan doktrin.
    Mari jadi Mukmin yg pintar.
    Wassalam.

    Reply
  32. (Q.S. Ali Imran [3]: 103) Artinya: “Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali Allah (agama Islam) dengan bersatu-padu dan janganlah kamu bercerai-berai dan kenanglah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu bermusuh-musuhan (semasa jahiliah dahulu), lalu Allah menyatukan di antara hati kamu (sehingga kamu bersatu-padu dengan nikmat Islam), maka menjadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang Islam yang bersaudara dan kamu dahulu telah berada di tepi jurang Neraka (disebabkan kekufuran kamu semasa jahiliah), lalu Allah selamatkan kamu dari Neraka itu (disebabkan nikmat Islam juga). Demikianlah Allah menjelaskan kepada kamu ayat-ayat keterangan-Nya, supaya kamu mendapat petunjuk hidayah-Nya”.

    Reply
  33. Hai admin,berapa orang yg sudah engkau islamkan?seberapa dalam ilmu Islam kamu ketika engkau mencela seseorang yang telah mempelajari Al Quran dan Hadist dan berpegang teguh pada kedua nya dan menyebarkan dakwah Islam dengan taruhan nyawa nya..Beliau telah mengislamkan jutaan orang,sementara engkau hanya bisa berkoar-koar di sini..apa engkau sudah tidak punya rasa malu?

    Reply
  34. bismillah,
    assalamualaikum,
    ngapain pada debat panjang lebar sih, buang buang energi, ane yakin adminnya ini sadar banget dg apa yang di tulisnya,
    jadi mari kita do’akan saja semoga kita semua diberikan hidayah dlm memahami al-qur’an dan sunnah sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat beliau, aamiin…
    dan kita peringatkan mulai dari orang-orang terdekat kita, teman kita, dll, untuk tidak membuka web web seperti ini, cukup kita saja yang buka, kemudian di list aja ke daftar web yg not reccomended sbg informasi ke orang-orang terdekat kita, teman kita, dll yg berpotensi terprovokasi tulisan semacam ini,….:)

    Reply
  35. Klw kita mau mencari kebenaran dalam menilai tentang keilmuan agama
    Maka kita haruslah lebih dalam pemahamannya tentang ilmu agama itu sendiri dari orang” yg memiliki dua pemahaman agama yg berbeda
    Dan barulah kita bisa menilai dgn benar dari suatu perbedaan itu…
    Nah untuk bisa menilaix kita harus betul” menguasai ilmux masing” dalam agama islam.
    Agama islam terdiri dari ilmu tauhid, fiqqih, tafsir alquran, ilmu hadist, tarekh islam, aqidah ahlak, dan ilmu alat seperti nahwu sorrof, manteq, balangoh, maani, dan bayan.
    Nah sekarang pertanyaanx untuk kalian semua sudahkah anda” semua mendalami ilmu” itu beserta sanad ilmux….?????
    Nah klw belum gak usahlah terlalu cepat menyalahkan pendapat orang dulu.
    Karna boleh jadi yg kita kira salah ternyata benar adanya.!!!

    Reply
  36. Islam/muslim itu ga ada yg namanya golongan NU, PERSIS, MUHAMMADIAH, WAHABI, APALAH-APALAH,,, wkwkwkw
    cuma satu ISLAM… !!!!!!

    balik lagi nyok semua ke QUR’AN sama HADITS,,, PEACE…. teruskan dakwah mu Dr. Zakir,, selama itu buat kebaikan,,,WASSALAM,,,

    Reply
  37. Jika Allah SWT brkehendak tak ada satupun makhluknya dpt mencegah, Rosullullah tdk prnah sekolah apalagi gelar kesarjanaan … tp karena Ketetapan dan kehendakNya Nabi SAW mnjadi manusia yg hebat dan mulia & sangat kita cintai. Lalu kenapa heran dg kemampuan seorang Dr. Zakir Naek … yg saya heran dg Admin yg nulis artikel muatannya mgajak kita tuk mmbenci dan mnyalahkan beliau … d kmpung saya banyak ustad dan ulama klu ceramah salah satunya mngajak kita tuk beramal … tp dia sendiri gak bramal malah klu d minta tuk ceramah malah nanya bayarannya pdhal dia jebolan pondok pesantren ngetop

    Reply
  38. Dr. Zakir Naek prnah akan debat terbuka d Prancis tp pd akhirnya gagal karena dilarang oleh pemerintah setempat gara2 ada postingan video ceramahnya yg d potong2 dan d sebarkn yg seolah2 isinya sebuah hasutan oleh orang yg tdk suka padanya, akhirnya beliau mmbuat tv sndiri yg brnama Peace Tv

    Reply
  39. Kalau ustadz kampungan yang mengaku ulama, padahal ilmunya hanya nyontek kitab kuning yang kagak jelas penulisnya memang doyan caci maki dan cara-cari kesalahan sesama muslim apalagi sekaliber Zakir Naik. Mereka takut kehilangan popularitas dikampungnya atau sama puluhan murid-muridnya. Apalagi kalau ulama yang membid’ahkan maulid Nabi, takut kehilangan amplopnya selama 3 bulan dalam setahun, tambah lagi yang membid’ahkan upacaya khaul-khaul kematian lenyap amplop dan makan-makan besar. Yang berpegang teguh kpd Al-Qur’an dan Hadist disalahkan (Salafi). Smg semua sadar dan masing-masing introspeksi diri dan terus belajar. Non Muslim menyerang, sesama Muslim cakar-cakaran. Kapan majunya?

    Reply
    1. Biasa lah adminya itu pengecut, hanya berani menyerang Dr. Zakir Naik via internet. Waktu Dr. Zakir Naik datang ke Indonesia ane yakin admin blog abalan ini gak dateng ke acaranya tuh.

      Reply
  40. Namanya dunia maya ya tetap semu, kalau mau mencari ilmu yang real, ya ada gurunya ada kitabnya tidak hanya pakai akal dan hati tapi juga disertai niat untuk mencari ridloNya.

    Reply
  41. Orang yang menganggap dirinya guru,ulama besar, tidak mau lg dikritik. Sayton itu pintar..yang punya sedikit ilmu saja dibuatnya sombong. Merasa paling bisa. Jika ada kebenaran datang ditutup2inya dicari2 kelemahannya, Allah swt memberikan hidayah kpd dr. Zakir naik, ketegasannya, keberanian menyampaikan kebenaran. Menyuruh kita berserah diri kpd Allah, taat, patuh. Yang menulis artikel ini cobalah untyk berserah diri sepenuhnya kpd Allah swt. Sunggyh tidak ada manusia yang sempurna,kita pnuya tanggung jawab masing2 thdp diri kita.

    Reply
    1. sebelum mengeluarkan pertanyaan, carilah pengetahuan tentang masalah dasar dari yang akan kau tanyakan itu, percuma diberikan umur dan rejeki tapi tidak digunakan untuk mencari ilmu yang benar.

      telusuri jejak sejarah gerakan munafiq sejak jaman Rasulullah SAW hingga terjadinya peristiwa Karbala, telusuri sejarah cucu Rasulullah SAW yang selamat dari pembasmian.

      berusahalah mempelajari agamamu berikut perkembangan sejarahnya, jangan mengharapkan orang lain memberikan jawaban untuk pertanyaan2mu, cari guru yang berakhlak seperti dicontohkan Rasulullah SAW.

      Reply
      1. iya ini kan dia juga lagi nyari ilmu bang.. katanya sih tiap org tuh beda2 cara belajarnya. ada yg lebih suka nonton, ngobrol, baca (monolog), dll..
        dan mungkin fuji ini salah satu org yg belajar dengan cara mengobrol (lewat internet karena lawan bicaranya berjarak jauh)

        Reply
  42. HEI BADOOT,,,
    PENYEBAR KEBENCIAN,,,,
    SADAR DONG,,,,
    PENGETAHUAN YANG KAMU SAMAPAIKAN KAYAK WAHABI SO SYIAH GITU,,,,
    SOK HEBAT LOOO,,,,
    ILMU TAJWID MU AJA BANYAK SALAH,,,
    JANGAN SEMBARANGAN NGOMONG LOOOO

    Reply
  43. Blog abal-abal dengan admin yang nickname nya “Alharits” malah lebih gak jelas dibanding orang yang dia tuduh (Dr. Zakir Naik). Mau cari sensai biar traffic nya meningkat tajam ya? Kok caranya murahan banget sih kayak artis-artis yang sama gak jelasnya.

    Reply
  44. Masya Allah
    semoga islam tidak bercerai berai karena perbedaan pendapat,,,
    semoga yg menuliskan artikel benar-benar beragama islam… Yg dikhawatirkan dia hanya menulis secara islam atau terlihat islam padahal bila kita pahami artikelnya tidak mencerminkan islam… Semoga kita semua tidak terpropokasi dan terhasut… Amiiin….

    Reply
  45. Kayanya yg dituduhin ke dr.zakir naik pda salah deh.Aku lihat smua videonya kok,yg tuhan punya tangan,mata,kaki dll itu pertanyaanya orng2,dia cuma mengulangi pertanyaan orng2, trus yg dia ngmng tuhan du2k itu omonganya orng yg nnya.orng yg nanya ini aneh,dia yg nnya tpi jga di jawab sndiri. Trz yg ngmg wedha itu,dia mbandingin sama kitab aslinya.Dia tidak memaksa mengislamkan orang.tpi orngnya sndiri yg mau,yg nanya itu kbanyakan ngmgng gni”aku akan masuk islam jika kamu bisa jawab pertanyaan dengan logika”zakir bisa jawab smuanya dengan logika,tentang evolusi,ttg teknologi dan ilmu moddern masa kini.aku bangga karna yg nanyanya itu seorang ahli teknologi,insinyur,doktr,dosen dan kbanyakan dari mreka atheis.zakir msti mngarahkanmngarahkani percaya akan adanya tuhan,zakir membedah smua isi asmuaa’n ttng abukttnngirman Allah ttg sains.Dan perlu di ketahui,dia ini lahir dari kkluarga muslim yg taat,dasar2 agama dia sudah dibekali.kalau mau percaya tonton aja youtube.

    Reply
  46. Min tolong beliau dr zakir naik adalah umat islam sudah seharusnya kita sebagai umat muslim saling mendukung dan berdakwah, dari pada mengunjing ornv lain ingat azab allah sangat pedih.

    Reply
  47. Beraninya cuma bikin artikel doang…… Beerani gak tuh langsung debat sama Dr Naik…. Kalau seumpama berani terus Dr zakir naik gak bisa jawab .. baru percaya dehhh dg artikel ini. Tp agaknya itu IMPOSSIBLE deh yang ada admin bisa2 dipermalukan orang banyak.

    Reply
  48. HATI-HATI BAGI PENEBAR FITNAH DAN KEBENCIAN…
    TIDAK TAKUTKAH KALIAN DENGAN ADZAB ALLAH NANTI ???

    YANG KALIAN TULIS DI MEDIA INI HANYALAH FITNAH DAN PENYESATAN OPINI PUBLIK !!!
    SAMPAH SEMUA !!!

    BERAPA ORANG AKAN KALIAN SESATKAN DENGAN TULISAN-TULISAN MELALUI WEBSITE INI DAN http://WWW.ARRAHMAH.CO.ID ???

    MENAMAKAN DIRI PEJUANG AHLUSSUNNAH, TAPI PEKERJAAN DAJJAL !!!

    SEMOGA ALLAH MEMBERI HIDAYAH KEPADA ANAK CUCU KALIAN, BENAR-BENAR SEBAGAI PEJUANG AHLUSSUNNAH YANG SESUAI KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH, YANG MEMERANGI DAJJAL NANTINYA. AAMIIN.

    Reply
  49. Menyalahkan tanpa ilmu Anda bilang? Anda sendiri membuat blog yg menyalahkan dr Zakir hanya dengan argumen2 lemah yg masih bisa dipatahkan ketidakpastian nya,, setidaknya , dia tau ajaran apa yg bahaya atau tidak untuk disampaikan kpd jenis2 ummat muslim yg melihatnya,,

    Reply
  50. zakir naik adalah hujjah bagi umat ini beliau telah banyak menjawab tuduhan tuduhan terhadap islam dan al quran dan telah banyak meng islamkan non muslim.kalau kita bagaimana?…..
    semoga allah merahmati dan memanjangkan umur beliau .amin

    Reply
  51. Assalamualaikum,ibaratkan ayam apa bila yang keluar telur ambillah,dan apabila yang keluar kotoran jangan diambil,hentikanlah memusihi sesama saudara sendiri lebih baik sebutkanlah hal hal yang positif tanpa menebar kebencian,setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing masing,oleh karena itu kita sesama umat muslim harus selalu mengingatkan,bukanya mengumbar dan membuat pembaca ikut ter propokasi da jadi bimbang,alangkah mulianya jika kita saling menasehati,apa bila kita berbeda pendapat maka kembalikan kepada al quran dan hadits,hal hal seperti ini (mengkritik hal buruk)dapat menimbulkan perdebatan antara sesama muslim yang tidak jelas,harusnya kita saling mengajak dalam kebaikan,dan mrngingatkan saudara kita adar tidak berbuat keburukan,mohon maaf apabila perkataan saya ada yang mengganjal di hati,semoga ALLAH SWT menyatukan hati umat muslim.

    Reply
  52. Di Wikipedia, semua orang bisa merubah isi artikelnya. Bagaimana bisa admin percaya begitu saja pada Wikipedia? Sementara di luar sana masih banyak Kafir yg tak sepaham dengan Zakir Naik???? Bisa saja itu untuk memecah belah kaum Muslimin.

    Dalam sebuah video yg pernah disebarkan oleh Nu Garis Lurus juga Zakir Naik mengatakan, bahwa dia bukan Salafy Wahabi. Dan mengatakan bahwa di Inggris kelompok Salafy saling kafirkan satu sama lain. Masuk akalkah ini????? Jika dia salafy kenapa menjelekan salafy????

    Bersatulah kaum Muslimin

    Reply
  53. Periksa kembali,baca baik2,jangan buru2 nuduh.kamu itu cuma menuruti hawa nafsumu saja.tulisanmu akan di pertanggung jawabkan di hari kiamat di hadapan ALLAH SWT.Muslim yg baik yg berpegang teguh pada 2 kitab suci Al-Qur’an dan As-sunnah,yg keluar dari itu sesat mas bro.

    Reply
  54. Quote “Dikatakan Zakir Naik bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki dua tangan, dua mata, wajah, kaki, tulang kering, dan memiliki tubuh yang besar. Allah Subhanahu wa Ta’ala duduk di atas langit, di atas kursi yang besar menghadap ke ‘Arsy”….Saya rasa ini adalah fitnh karena Zakir Naik berkata : Segala sesuatu yang bisa dibayangkan otak manusia sebagai Allah, maka itu bukan Allah..silahkan di cek https://m.youtube.com/watch?v=j-RKrnDIhQ4

    Reply
  55. maaf bukan bermaksud apa apa hati hati lah terhadap orang yang menjelekan orang lain karan dia lebih jelek dari pada orang tersebut jadi menurut saya jangan terlalu banyak mendengar orang orang tersebut karna orang tersebut tidak benar lihat dari hatinya saja udah hitam karna menjelekan sesama muslim dan menurut saya Dr zakir naik tersebut tidak seburuk yang ada lihat karna dia memiliki ilmu yang tinggi sedangkan ada apa? terimakasih

    Reply
  56. Yg benar itu kembali.pada quran dan hadits soheh….kembali pada teks aslinya…agama itu.mudah kok…kenapa dipersulit?
    Amalan yg gak cocok dg ajaran nabi tertolak…simpel kan?
    Kita ini sudah terbiasa…klo bukan golongan nya pasti dijelek2in….guru2 banyak blm tentu benar…

    Reply
  57. dr.zakir naik menjebak si “penanya”
    2+2=5 kata si dr zakir naik,padahal si “penanya” dah membenarkan bahwa
    2+2=4,
    kt si zakir naik,anda menghina saya?

    jelas” pernyataan seperti ini adalah jebakan.!! Jebakan.. si dr zakir naik

    Reply
  58. Kami maklum sekte SUFI & SYIAH memang paling benci dan dendam kepada Ahlussunah karena mereka tdk bisa lagi dengan mudah melakukan pembodohan terhadap umat islam. dalih harus wajib berguru dgn sanad yg jelas, tapi ilmu yg diambil bukan dari Alquran dan Hadist, melainkan dari ucapan para mursyid,syaikh SUFI nya, lalu dianggap sebagai ajaran islam! Alhamdulillah umat islam sdh bnyk yg paham akan ajaran islam melalui Dalil Alquran dan Hadist Nabi Muhammad . bukan hanya mendengar perkataan/ucapan ustad tanpa menimbang dg dalil, tdk sprti sekte SUFI pengelola situs ini.

    Reply
  59. DR.Zakir Naik adalah hero bagi umat islam. Beliau membela islam diseluruh dunia. Beliau menjelaskan kesalahfahaman bukan sahaja muslim bahkan juga non-muslim. Kata-kata beliau adalah berdasarkan Al-quran dan Hadith sahih.
    Admin tolong bertaubat. Jangan menebarkan tuduan palsu.
    Kesannya sangat bahaya didunia dan diakhirat.
    suara yg ramai tidak semestinya menang , kebenaran lah yg akan menang. Allahu Akhbar.

    Reply
  60. Keliatan adminnya kagak berilmu,bisanya menyalahkan.lah ente udah berbuat apa buat islam?????tuh zakir naik kemana2 buat berdebat dengan non muslim.bahkan banyak non muslim yg jadi mualaf karena beliau.nah kalo ente??

    Reply
  61. Alangkah lebih baik untuk selalu menjaga adab dalam internet dalam memposting maupun berkomentar, Lebih baik bermuhasabah diri dan tidak mencari-cari kesalahan orang lain. sampaikan kebenaran tinggalkan perdebatan. ingat lisan juga akan dimintai pertanggung jawabannya kelak

    Reply
  62. saya kok curiga sama yangnulis artikel,,seperti ada niat yg jahat,,,,,sudah banyak ceramah zakir naik yang saya dengarkan,,kayaknya semuanya sesuai dengan alquran dan sunnah,,karena setiap kali dia menjawab suatu soalan selalu menyebutkan dasarnya alquran dan sunnah,,

    Reply
  63. buat admin, bnyak sabar yahh. bnyak yg kontra sm artikelnya. bg saya DR. ZAKIR NAIK itu seperti”LILIN” Yang menerangi org lain tp Membakar dirinya sendiri..

    Reply
  64. berhati-hatilah dalam tulisan, apalagi untuk menjatuhkan harga diri seseorang..

    Mas Admin, jangan asal copas artikel dari sumber-sumber yang belum terbukti kebenarannya..

    Dr Zakir Naik pernah mendapatkan penghargaan dari kerajaan Saudi Arabia karena dakwahnya yang mengislamkan banyak orang..

    dan mas admin harus ingat, dalam video tanya jawab, Dr Zakir Naik selalu memberikan referensi dari Al-Quran, dan hadits hadits shahih..

    Mas Admin juga harus tahu, Dr Zakir Naik hapalannya sungguh luar biasa..

    Mas Admin hapal Al-quran, dan ribuan hadits?

    klo tidak, kenapa mencela orang yang hapal Al-quran dan Al-Hadits..?

    Reply
  65. Menurut sya dr.zakir naik tidak menyimpang ya…sblm saya kenal dr.zakir naik islam yg sayaanu t pun melarang maulid nabi.tahlilan dan baca yasin buat orang meninggal.3.7.40 apalah..jadi menurut saya beliau tidaklah menyimpang. Mendekati kiamat nih islam terbagi mnjadi beberapa golongan..naudzubilahimindaliknaudzubilahimindalik smoga anda bkn trmasuk golongan yg salah

    Reply
  66. saya terlahir dari keluarga NU, saya suka maulid, saya cinta habaib. tapi saya juga ceramah zakir naik, menurut saya si penulis belum terbiasa melihat gaya da’wah ustad zakir naik, jadi begini artikelnya. coba deh resapi belaja menerima gaya da’wah ulama dari suku apapun, ALLah maha tau hati orang, sang penulis artikel jangan mudah menilai buruk orang, kalo sang penulis sudah pernah berdialog langsung baru boleh menberikan komentar, seperti imam syafii setelah dia berdialog dengan ulama lain baru dia memberi komentar, tapi walau imam syafii meberikan komentar, dia tetap tidak merasa paling benar, karna yang tau kebenaran haqiki itu hanya ALLah. intinya sya bukan orang panatik, saya berteman dengan orang Nu,Muhammadiah, MTA, dan organisasasi islam yg lainya, dasar saya yang penting tuhanya Allah, nabinya, nabi muhammad, kitabnya ALQURAN. yang pasti ISLAM. salam(husen al’ atas)

    Reply
  67. masalah ibadah ALLah yang menilai, saya tidak suka kalo saya dilarang maulid, dilarang tahlillan, dilarang sholat subuh pake kunut, makanya saya juga tidak mau melarang atau menyalahkan atau menghakimi orang, karna sya tidak mau dihakimi manusia, yang berhak menghakimi saya adalah ALLah, jadi intinya saya tidak suka Sama orang Nu, muhammadiah, MTA, dan organisasi islam lainya yang punya sifat menghakimi orang, tapi kalo dia baik dan mau bersaudara dan saling merhormati tanpa pandang status itu baru saya suka.

    Reply
  68. yu banyak baca al quran jangn lupa artinya jga ya biar lebih afdol
    orang islam itu gak boleh bergolongan yah haram itu. karna rosullulloh saw. juga tidak mengajarkn golongan ini itu yg ada islam = damai yg berlandaskan al quran dan sunnah.
    wallohualam.

    Reply
  69. Ini tulisan mirip gosip, isinya cuma bicara keburukan saja. jangan-jangan yang nulis ini non-muslim yang kontra sama Dr. Zakir sebagai penyebar agama islam.

    Reply
  70. maaf. bisa jadi website ini adalah website untuk memfitnah kaum muslim di indonesia dan seluruh dunia.

    kita sudah di akhir jaman.
    terbukti apa yg di katakan Rasulullah.

    kita berada di zaman fitnah.

    Reply
  71. Assalamualaikum

    Moho maaf ikut berkomentar…..yg sy perhatikan, Dr. Dzakir Naik sendiri mengkritik Salafi….yg intinya beliau mengkritik orang2 yg mengaku-ngaku dirinya Salafi.

    Beliau pernah diwawancarai dan mengaku bermadzhab Hanafi….hanya saja beliau tak mau terlalu fanatik sehingga mengunggulkan satu madzhab dibanding yg lain.

    Reply
  72. vivi fidraini ismail · Edit

    afwan admin sebelumnya, tolong di hapus atau di revisi tulisan tentang beliau, ilmu anda belum sampai sperti beliau, tulisan anda hanya menjadi fitnah untuk yg lain, lebih baik diam dari pada bicara tanpa ilmu.

    Reply
  73. Fitnah dan menebar kebencian…..mahkluk seperti apakah dikau admin…tonton video zkir naik jgn sepotong2…musuh dalam selimut…apa yg telah dikau berikan buat Islam dibanding Zakir…
    Beragama menurut Al-Quran hadist bukan menurut kyaimu…semoga Allah memberikan hidayah dan menghilangkan kebusukan dan kebencian di hatimu terhadap saudara kita seiman..

    Reply
  74. apa sih NU, Wahabi, Syiah? yg saya tw islam tuh 1, kitabnya alquran, nabi nya Muhammad. anda berkata bahwa Dr Zakir Naik Wahabi. apa saya bisa prcaya bhwa anda sndri bukan wahabi? admin bilang Dr Zakir naik bljr nya pun tak jelas, saya jg ragu anda belajar dg siapa? dan apa salahnya wahabi? karna dg gampang mencap orang lain kafir? lalu apa yg admin lalukan pd Dr Zakir Naik di artikel ini? sebar lah yg baik2! jgn memicu perang sesama swdara. brkaca lah kembali, setidaknya beliau sudah byk brdakwah, menyebarkan ilmu yg baik, mengislamkan orang. lah admin sendiri udh mengislamkan orang kah? ambil yg baik buang yg buruk, gitu aja koq repot. orang akan menilai bahwa anda sirik dg kesuksesan beliau, anda psti akan mnyangkal bhwa anda tidak sirik tp dr tulisan anda terlihat jelas aura kebencian pd beliau, dan mengajak yg lain jg membencinya. jika kita haruz sempurna sebelum brdakwah maka kita tidak akan pernah bisa berdakwah, karna kita manusia, slalu pnya salah dan dosa.

    Reply
  75. Ini penulis di atas berani berkoar di tulisannya ja. Mana videonya???
    Kalau berani bikin pernyataan anda utk debat terbuka dgn Dr. Zakir naik. Agar kmi bisa melihat smpai dmna ilmu anda tentang agama. Jngb modal bacot tulisannya ja. Ini yg disebut dgn domba hitam….,,,, peace.

    Reply
  76. untuk sanad keguruan itu sangat penting , karena ilmu adalah sebuah karya ilmia yang harus di pertanggug jawaban sumbernya, sebagaimana sanad Hadist apa bila ada perawinya yang cacat maka bisa dibilang hadist itu dhoif, bahkan paslu. Maka dari pada itu penting bagi kita untuk menuntut Ilmu dari sumber – sumber yang bisa dipertanggung jawabkan dan tidak menyimpang dari ajaran Rasulullah S.A.W. saya tidak membela Dr. Zakir Naik atau admin.
    yang ingin saya Share adalah pentingnya kita berguru dari Sanad yang jelas keilmuanya, karena org yang belajar tanpa guru hanya melalui buku bisa salah jalan.
    memang setiap manusia di wajibkan untuk berdakwa namun dakwah yang kita sampaikan haruslah bisa di pertanggung jawabkan kebenaranya, karena dari pada itu pentingnya kita berguru pada ahlinya dari mana kita mengetahui seorang guru itu ahli dalam hal sesuatu terutama agama tidak lain dari sanad keguruannya..

    Reply
  77. Mau tanya sama yg buat artikel, apa prestasi yg telah anda capai? Udh berapa orang yang anda ajak ke islam? Udah berapa surah yg anda hafal? Ada berapa hadis yg anda hafal? Apakah anda udh dapat jamin syurga?

    Penghasut bukan umat nabi

    Reply
  78. jangan suka memfitnah orang yang hafal al Qur’an dan hadis Sahih,, apa anda tau jika orang yang hafal Qur’an jika dia jahat ingatanya akan dihapus,, buktinya Ilmu DR ZAkir Naik semakin hari semakin bertambah.. 1000:1 orang yang seperti itu.. We Love Dr Zakir Naik N We Love You ALL

    Reply
  79. tidak perlu saling membenci,menyalahkan, jika dirasa ada yg salah ya harus di filter sendiri. admin jg manusia… punya salah,nafsu,ego, beda pendapat itu. wajar. miris lihat sebagian yg pd comen, ngakunya aswaja/santri, tapi adab bertutur katanya tidak di jaga.

    Reply
  80. Alasan Penulis sangat Membenci beliau (DR. Zakir Naik) karena DR. zakir Naik tidak melakukan Perayaan Maulid… Mencontoh Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad serta para sahabat, Tabiut, tabi’in
    itulah sebabnya orang Mazhab asyariah tidak suka kepadanya…

    Reply
  81. Susunan acara maulid, yasinan, tahlilan, ziarah kubur, haulan, baca kitab barjanji n hal2 ibafah ala indonesia yg itu sampai gak sanad ke sahabat dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam?kalau susunan acara yg sering diamalin itu gak dikerjakn Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat brrti Allah kurang nih mnympaikan wahyu gak ngikuti zaman amalan skrg amalan yg dikerjakn beliau.

    Reply
  82. Subanallah walhamdullilah telah ada manusia yang menjelaskan islam dgn cpt jelas disini beliau dakwah bukan lomba kiroah tilawatil quran bercerminlah dirimu apakah dirimu sudah seperti dr Zakir naik yg sudah mengenalkan Islam is the religius of peace kepada dunia mejelaskan islam rahmatan lil alamin sedang dirimu apa yg sudah km perbuat untuk menyebarkan kenenaran Al Qur”an km blm berbuat apa2 wahai saudara dri bani adam kritikanmu bagaikan pembawa acara sepak bola hanya bisa berkomentar tetapi tdk praktek di lapangan buktikan dirimu bisa di atas beliau baru aku salut kepadamu dan bangga kepadamu. Insyaallah

    Reply
  83. Dari banyak ragam comment di sini sudah jelas bahwa benar apa yang dikatakan oleh Rosulullah SAW bahwa Umat Islam akan terpecah kepada 73 golongan. Tentang Zakir Naik saja sudah terbagi kepada 5 golongan (?) (a) setuju kepada judulnya tanpa membaca, (b) menolak sama sekali tanpa memahami isi artikel, (c) setuju karena punya afiliasi, (d) menolak karena punya afiliasi, (e) membela atas dasar amalannya yang menjadi sebab hidayah atas orang lain.

    Bagi yang setuju dan menolak padahal belum membaca atau belum paham dengan apa yang dibaca, serta bagi setuju atau menolak karena punya afiliasi sendiri-sendiri… Tidak ada komen bagi mereka… Silahkan… bagi masing-masing sikap dan pahalanya

    Bagi yang berkategori e… terpujilah Allah Yang Maha Aziz… bahwa Allah akan memberi hidayah pada seseorang dengan cara apapun, bahkan dengan cara yang manusia tidak menyukainya atau melalui pihak yang manusia tidak menyukainya.

    Reply
  84. Kesimpulan saya yg punya admin sok ahli agama, coba anda tulis sanad anda dr guru agama anda saat ini sampe Nabi Muhammad, terus apa yg sdh anda lakukan dibanding dg dr.Zakir Naik dlm dakwah sampai banyak mengislamkan non muslim, saya rasa ANDA NOL BESAR

    Reply
  85. Yg saya lihat ajaran blog ini lah yg kurang lurus, hanya karena seseorang menasehatinya dengan benar dan mengenai ajarannya yang menyimpang maka kou buat blog fitnah tak berguna macam ini???!
    #Bukalah hati anda sedikit demi sedikit, dan berusahalah menerima kebenaran dari ajaran Nabi Muhammad, bukan dari kata2 karangan yg menyesatkan.

    Reply
  86. Assalamu’alaikum. …mohon kepada anda semua yg komentar termasuk admin tolong lebih menjaga bahasa….trus bersihakan niat dan pakailah ilmu……sy respek dengan anda semua, ukuran pemahaman orang berbeda sehingga wajar saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran…apa yg di sampaikan alharist/ admin jangan di cap se bagai hasutan, penebar kebencian dan fitnah, mungkin itu pemahaman admin dlm mengingatkan kita, kalau admin salah iya diingatkan dengan baik jgn diserang dgn kebencian pula, kita juga blm mengenal zakir naik secara pasti kenapa harus taqlid buta…..terimalah ilmu dari mana saja karena ilmu Allah maha luas dan yakinlah apa yg kita lalukan ada dasar rujukananya baik dari dalil dan dari guru …..hanya Allah yg maha tahu.

    Reply
  87. kalo menurut sya wajar… Yg nulis artikel ini kan org nu yg ska memfitnah org islam yg berlandaskan dg al quran dan hadist. Sebelumnya MTA difitnahnya katanya daging anjing menurut mta halal pdhal itu tidaklah benar dan itu fitnah yg munkar semoga orang yg memfitnahnya dilaknat oleh Allah amiin..,
    sekarang giliran dr. zakir naik yg di fitnahnya pdhal dia adalah orang yg krna Dia Barat seperti eropa, amerika dllnya yg dulunya sentimen terhadap islam adalah radikal kini mulai mereda krna ceramahnya yg berlandaskan al quran dan hadist yg dijelaskan secara logis diterima akal.

    MIRIS SKALI YG NULIS ARTIKEL INI
    WAJAR SAJA ORANG NU
    NU TAK AKAN HENTI2NYA MENYERANG ORG ISLAM YG BERLANDASKAN AL QURAN DAN HADIST…

    sekian mohon maaf soal kata sya yg menyinggung org nu krna inilah kenyataan nya

    Reply
  88. apa untungnya ya menebar kebencian….. apa untungnya jika banyak orang membenci seseorang yg kita tidak sukai….. semilyar orang membenci seseorang tak akan ada manfaatnya buat kita…. apalagi kalau sebenarnya orang tersebut orang yang beritikad baik dan berada di jalan yang benar. Ingat kita di dunia tidak perlu berlomba mencari pengikut yg sebanyak-banyaknya, tidak perlu bangga dengan banyaknya pengikut….. karena belum tentu beruntung. Orang atau golongan yg berada dalam jalan yang benarlah (sesuai dengan ajaran yg Alloh telah firmankan) itulah orang yg beruntung, walaupun jumlahnya cuma sedikit.

    Reply
  89. Saya yakin Admin yg menulis ini adalah orang kafir ( non muslim) yg takut akan ancaman dakwah dr zakir naik… secara pribadi saya sudah banyak melihat dakwah zakir naik.. dan isinya sangat luar biasa… kalau dulu penyebar islam di jawa di lakukan oleh Walisongo tapi Zakir Naik ini menyebarkan islam ke seluruh dunia…

    Kalau memang admin ini orang Islam…. Apa yg telah anda perbuat untuk agama Allah SWT ini…????

    Reply
  90. Tinggalkanlah ilmu debat.

    Masing-masing punya pegangan dalil.
    Yang aswaja juga punya, yang salaf juga punya. .urusan benar salah dalil yg kita pegang sebaiknya ditanyakan ke guru kita masing-masing dan sebaik-baik belajar adalah datang, dengarkan dan fahami perkataan guru kita.

    Reply
  91. Maaf sebelumnya apakan dengan hinaan, ejekan, cacian kepada kelompok tertentu itu termasuk Sunnah Nabi??? Kenapa kelompok atau organisasi ASWAJA yang katanya ‘ahlus sunnah’, masa ada ahlus sunnah komennya kayak gitu ? ??

    Apakah Islam Mengajarkan Kita Seperti itu???

    Maaf saya merasa ini sangat jauh dari ajaran islam yang baik dan bertolak dengan akidah agama islam, saya bukan SALAFI, WAHABI, ATAU ORGANISASI lain, saya orang awam dan muslim, tapi saya tau ISLAM tidak mengajarkan kita untuk saling menghina, mengejek satu sama lain.. Islam Itu Agama Yang Sempurna jadi tolong anda jangan mengatas namakan ISLAM karena kelompok anda bukan mencerminkan ISLAM.

    Jadikan ISLAM agama yang baik di mata ALLAH SWT jangan kamu pakai buat memecah belakan ISLAM, Tapi saya nga tau Apakah Organisasi atau Kelompok Anda itu ISLAM atau MUSLIM, Hanya Allah SWT yang maha mengetahui dan Maha Melihat.

    Semoga anda di ampunin dan di sadarkan atas segala dosa – dosa atas hinaan, ejekan, cacian yang kamu buat..

    Afwan, Jazakumullah khairan.

    Reply
  92. Ini situs yahudi mata2,penghasut,smga orang2nya trkutuk terlaknat memang yahudi sudah terlaknat,kecuali yang maw tobat,yahudi taw bahwa nu gampang di tunggangi maka mereka buat situs seakan2 mereka muslim di ormas nu..smga lidah dan otaknya segera rusak,jka tdak maw tobat.mata2 pinter dan taw semua soal seluk bluk ormas,hatinya pun taw yang benar,namun karna tujuan tahunya bukan nyari kebenran,mkanya hatinya tetap buta,dn tetap jdi penghasut yang benar dangn yang salah..

    Reply
  93. Saya kagum dg beberpa ceramah dr. Zakir, akan tetapi pada salah satu video ceramah yg menyebutkan bahwa maulid nabi adalah haram, saya berhenti mengaguminya. Bagi saya, Rasulallah adalah orang yg membawa saya dekat dg Allah, dan untuk bisa kenal dg Rasulallah lewat murid murid murid, sampai pada ulama kita di zaman ini. Dengan itu saya tahu bahwa belajar Islam harus sambung sanad (guru), berbeda dg hanya belajar ilmu fisika quantum atau persamaan diferensial yg bisa otodidak.

    Hal yg paling fatal, adalah beliau dr Zakir, membidahkan maulid. Maulid maknanya ikut gembira, senang, bahagia dg kelhiran Rasulallah. Bagaimana bisa, Rasulallah yg dicaci ko ga marah, demi umat. Dilempari batu, sabar, demi umat. Belum di padang Mahsyar, ngasih syafaat. Kalo saya d jauhkan dg Nabi, entah saya kemana. Sedangkan untuk bisa dekat dg Allah, tidak ada cara kecuali dekat dg Nabi krena Nabi org paling dekat dg Allah.

    Jadi, mulai saat ini, saya berhenti mengagumi dr Zakir Naik krena dia membuat fatwa yg menjauhkan saya dg Rasulallah.

    Reply
  94. konyol… pada ribut mulu… belagak paling ngerti…
    oi.. Mimin.. kalo anggep Zakir naik salah ga perlu lho ikutin…
    cukup tau sendiri dan diem… jangan ngoceh ke publik… bikin ngantuk aja

    Reply
  95. Sebenarnya postingan ini lebih dari satu tanpa ada perbedaan satu katapun, seolah2 hasil copy paste.. Dan hanya postingan ini satu2nya yg menyudutkan beliau setelah saya mencari di google dgn menggunakan kata kunci tentang beliau,, jd buat saya anda seperti seorang yahudi atau nashrani yg ingin mengadu domba, dan ingatlah orang pintar bisa sombong,bisa menyimpang,bisa jahat karna kepintarannya,,,

    Reply
  96. perbuatan Ghibah yang dimaksud dalam hadits berikut,

    عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ». قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ». قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ « إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

    Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya, “Tahukah kamu, apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.” Seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah menurut engkau apabila orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan yang saya ucapkan?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu tentang dirinya, maka berarti kamu telah menggibahnya (menggunjingnya). Namun apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah menfitnahnya (menuduh tanpa bukti).” (HR. Muslim no. 2589, Bab Diharamkannya Ghibah)

    Reply
  97. Sudah tidak bisa dipungkiri lagi penulis artikel sangat iri dengan dr.zakir naik yang bisa memahami agama sesuai dengan al-qur’an, dengan gaya dakwah yang modern dan memberikan bukti otentik dari sumber pemahamannya jelas sekali kalo penulis artikel telah keluar dari ajaran islam dengan menyerang dan mencoba untuk mempengaruhi agar timbul kebencian, dan memfitnah ..

    Reply
  98. saya pernah mendengar dari suatu hadist mungkin sudah familiar mengenai tanda-tanda sebelum muncul kiamat yaitu ada seorang yang pada pagi harinya beriman lalu pada sore harinya kafir disebabkan karena dia melihat berita yang salah, kalau dr zakir naik itu sesat bagaimana mungkin ia di ridhoi oleh Allah untuk menyebarluaskan agama islam bahkan dia juga hafal al qur’an, bibel, terus jika kalian ingin mengetahui seseorang maka lakukan lah perjalanan bersamanya, mohon maap bila saya salah berkata

    Reply
  99. dan jika artikel ini benar tunjukan bukti videonya, saya melihat ceramah dr zakir naik ketika ditanya manakah yang benar salafi,wahabi,sufi? beliau menjawab muslim dr zakir naik itu mengaku dirinya muslim bukan dari golongan salafi,wahabi,sufi!

    Reply
  100. yg menghakimi itu terlalu fanatik dengan gurunya atau merasa tersingkirkan ? banyak penjelasan video zakir naik yg di potong dan dikurang kurangi. maulid nabi haram ? iya saya setuju , alasanya ke empat sahabat rasulullah muhammad pbuh tidak ada yg merayakannya. padahal sahabat mendpat gelar khulafaurasyidin , al anbiya dsb. kita pikir saja apakah ada ulama sekarang yg mencintai rasul muhammad pbuh melebihi para sahabatnya ???? jika ada pasti akan mendapat gelar dari allah swt melebihi al anbiya

    Reply
  101. Assalammualaikum….Setelah membaca artikel ini, saya ingin bertanya pada paragrah yang berbunyi ” Dikatakan Zakir Naik bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki dua tangan, dua mata, wajah, kaki, tulang kering, dan memiliki tubuh yang besar. Allah Subhanahu wa Ta’ala duduk di atas langit, di atas kursi yang besar menghadap ke ‘Arsy. Inilah aqidah di luar ahlussunnah wal jamaah yang banyak dianut kaum Salafi (Wahabi) yang membedakan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) ”
    Selama ini saya selalu melihat video beliau dan saya tidak menemukan statement Dr Zakir Naik yang mengatakan bahwa Allah SWT memiliki rupa. Ini artikel fitnah. Dan banyak yang tidak masuk akal dan seperti di buat-buat isi artikelnya. Seharusnya sesama muslim saling support bukan saling menjatuhkan satu sama lain. Semoga Allah Swt memberikan hidayah kepada pemilik website ini juga kepada penulis artikelnya.
    Semoga teman-teman juga lbh bijak lagi dalam menyerap informasi.

    Reply
  102. Mereka yang membenci zakir naik kebanyakan adalah kaum kafir. Sedangkan kelompok islam mayoritas di Indonesa (NU) secara jelas membenci salafi karena salafi banyak meluruskan akidah bi’dah yang dilakukan ulama-ulama mayoritas (NU) di negeri ini

    Ketika umat Islam bersatu di aksi bela Islam 212 mengawal keputusan MUI, NU justru melarang umat islam mengikutinya dengan menyebut aksi tersebut sebagai aksi makar dan bahkan NU mengeluarkan fatwa haram salat di lapangan guna mencegah umat islam ikut aksi bela Islam. Dan NU juga menginginkan agar organisasi Islam yang melakukan aksi 212 bela Islam di bubarkan.

    Kenapa NU tidak mengeluarkan fatwa haram, bagi kafir yang menghina Al-Qur’an (Kalamullah)?

    Kenapa NU lebih membela kaum kafir dibanding umat Islam sendiri?

    NU sibuk mengamankan gereja jika ada natalan. Sementara umat Islam minoritas sebanyak 2.604 muslim di halmahera utara tahun 1999-2001 dibantai kaum kafir mayoritas, kenapa NU diam saja?
    sumber:
    http://media.isnet.org/kmi/ambon/MUIBeberkan.html

    Pondok pesantren di halmahera utara juga dibakar kafir mayoritas di tahun 2016, kenapa NU diam saja?
    sumber:
    http://www.malutnews.com/al-khairat-halut-dibakar/

    Bagaimana ini bisa terjadi, organisasi terbesar umat Islam di Indonesia (NU) yang harusnya melindungi umat Islam justru berlaku sebaliknya?

    Saya sendiri lebih percaya kepada organisasi MUI, FPI, Muhammadiyah, Hizbut Tahrir, Salafi yang melakukan aksi bela Islam 212, daripada NU yang melarang aksi bela Islam 212.

    Bahkan saya lebih percaya ulama zakir naik dibanding ulama-ulama NU.

    Reply
  103. Jelek sekali cara anda mengkritik orang, jatuhnya ntar jadi fitnah lagi.

    katanya NU itu ormas yg toleran dan menghargai perbedaan pendapat.
    Perbedaan pendapat sudah sering terjadi antara para ulama dan fuqaha,
    asalkan pemdapat itu bukan tentang masalah ushuludin.
    Orang-orang NU ini lupa atau emang gak tau, kalo masalah maulid cuma dikatakan Bid’ah saja tanpa mengkafirkan penganut yg menjalankannya,
    Dalam kajian salafi, yg saya tau
    Seseorang atau suatu kaum dianggap kafir apabila dia secara lahir dan bathin menghalalkan yg sudah diharamkan dan mengharamkan yg sudah dihalalkan yg sudah terang menurut Al-Qur’an dan hadits
    Jadi ndak ada yg bilang setiap kaum diluar salafi itu kafir kecuali yg sudah jelas dan terang perbuatannya yg menuju kepada kekafiran.
    saya juga paham bahwasanya maulid itu emang baik maksud dan tujuannya. Tapi mayoritas salafi menolak karena itu gak ada dalil yg shahih yg bisa menjamin kebolehannya meski itu dengan maksud baik.
    Janganlah menggiring opini dengan maksud membenci suatu kelompok diluar kelompok nya.
    Apa jangan -jangan NU emang udah terjangkiti dengan penyakit Ashobiyah nya yg terlalu berbangga-bangga dengan golongan nya.
    ISLAM ITU SATU.
    Bukan NU,MUHAMMADIYAH, PERSIS, HTI,salafi ataupun Sufi.
    Islam ya islam,
    Jadi jangan kamu admin atau penulis artikel ini bangga dengan tulisan kamu sehingga kamu lupa bahwasanya kamu sudah memakan bangkai saudaramu sendiri.
    NU bagai maling yg teriak maling.
    NU gak mau kalo pendapatnya itu dipatahkan, pendapat NU itu selalu benar dan gak pernah salah dan keliru.

    Salam dari sumatera barat.

    Reply
  104. Assalamualaikum wr wb. Saya telah menonton hampir semua video zakir naik subtitle indonesia dan hasil analisa sy ga ada kesesatan dalam ajaran zakir naik. tulisan mas/mba banyak yg keliru, jgn menilai seseorang kalau belum faham mba/mas apalagi kalau menjudgenya. tks

    Reply
  105. Astaghfirullah, saudaraqu, sebenarnya andalah yg tertipu karna mengikuti orang2 yg tidak suka dg dakwah sunnah, jangan terjebak dg wahabi karna itu sengaja diciptakan untuk menutupi kebenaran, jangan sampai qt terjebak dg memusuhi orang yg mengikuti sunnah Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wassalam. Bnyak orang yg tdk suka dr. ZAKIR disebabkan beliau menegakkan Tauhid yg murni, saran saya blajar kembali ttg Ajaran Islam menurut pemahaman para sahabat bukan menurut kiyai fulan2 yg bertolak belakang yg para sahabat, jikalau itu baik pasti Para sahabat telah melakukannya

    Reply
  106. Kata ‘Ulama’ oleh masyarakat sering disematkan kepada seseorang karena pengetahuan dan kiprahnya da;lam berdalwah terlepas apakah ybs memiliki pendidikan formal atau tidak dlm hal keulamaannya. Bukankah ini jg terjadi dikalangan NU?
    Apakah Zakir Naik murid Ahmad Deedat? Dalam pengertian Zakir Naik nyantri disekolah/pondoknya Ahmad Deedat, dia bukan muridnya. Dia mengaku sbg murid Ahmad Deedat dalam pengertian bahwa Zakir N terinspirasi dan banyak belajar dari buku2 dan ceramah beliau dan sekaligus memposisikan dirinya jauh di bawah A Deedat.
    Lidah orang India umumnya tidak seberuntung kita dalam melafalkan kata-kata atau kalimat bahasa Arab dan Inggris. Ini juga terjadi pada Zakir Naik dan Ahmad Deedat. Lantas apa yg salah? Toh Z Naik tidak untuk mengajarkan qiro’aty, tajwid, makhraj, atau lainnya.
    Bahwa ada pendapat2 fiqhiyah atau lainnya dari Zakir Naik yg berbeda dg pendirian penulis/Admin atau kami, itu hal biasa. Tetapi yg jelas bidang beliau (dan jg A Deedat) adalah Kristologi dan mendakwahkan kebenaran dan keagungan Islam kepada orang2 non-Islam.
    Lantas apa sesungguhnya yg membuat penulis/Admin tidak menyukai Zakir Naik?
    Apakah krn dia banyak mengislamkan orang non-Islam sementara Admin dan beberapa tokoh elit NU bermesraan dg orang2 non-Islam (tapi dg sesama Islam justru tidak mesra)????
    Apakah karena Zakir Naik itu Ahlussunah, bukan Aswaja, bukan Syiah, bukan JIL?
    ****
    Sebaiknya tak perlu mencari2 kesalahan Zakir Naik atau yg lainnya.
    Tetapi kritiklah yg di dekat penulis/admin sendiri, misalnya Said Aqil Siraj dan Gus Nuril. Apa yg mereka lakukan justru merusak aqidah umat islam, terutama warga Nahdhiyin. Ayo, berani, nggak?

    Reply
  107. Penulis blog tidak lebih dri kaum munafiq pencemar ulama tukang fitnah..jgn percaya ..sejatinya orang 2 kafir tidak pernah senang dengan kita termasuk penulis di blog ini..MANUSIA SAMPAH

    Reply
  108. Seingat sya tak ada yg melenceng..tentang dr naik..alhamdulillah ada yg mewakili umat islam dlam internasional…
    ..
    Bersyukurlah orang2 yang memperoleh kefahaman dlam memahami ilhmu hikmah dlm ilmu Allah ..krna itu lebih berharga dari dunia..bagi yg mmperolehnya dan merasakanya….

    Sebaliknya..
    .Bila Allah tdk mengizinkan seseorang tdk bleh menerima hidayah..maka nafsu akan menguasai akal.walaupun hati bisa menerima sgala bentuk kbenaran.namun nafsu menyuruh akal untuk menangkis segala kbenaran dengan bantahan2 yg tdk ada ujung pangkalnya..

    Sebab nafsu tdk mau dikalahkan.
    Wallahu a.lam..
    Minta ma.af kalau ada salah ucap.

    Reply
  109. Sebutkan bukti yang mengatakan bahwa di Islam dibenarkan adanya perayaan Maulid Nabi?
    Pasti tidak ada. Saya jamin dengan dengan nyawa saya.
    Sama seperti demo. Apakah di Islam dibenarkan melakukan demo?
    Pasti tidak dibenarkan. Tapi orang yang mengaku Habib berinisial RS itu melakukan dan memimpin demo. Apakah orang tersebut wajib diikuti? Semoga pengikut RS mendapat segera hidayah.

    Reply
  110. Pemikiran Zakir Naik tersebut ternyata bersumber dari buku “Mohammad (صلى الله عليه و آله وسلم) in world scriptures” karya Abdul Haq Vidyarthi Qadiyani (1888-1977), seorang penyebaar dan penganut ajaran Ahmadiyyah Lahore India. Bahkan tulisan-tulisan Zakir Naik ini hampir sama persis dan banyak kemiripan dengan tulisan yang ada dalam buku Qadiyani itu.

    (Kok menyebtnya Qadiyani?)

    Reply
  111. NU yang paling aneh dan membingungkan umatnya selalu kontroversi.gmn mau jd panutan klo dia sendiri bingung.udah lah yg pntg islam itu satu.gk usah egois lah.beda mahzab aj menjelek jelekan.gk baik itu.

    Reply
  112. Banyak2 becermin, sobat. Perlu belajar lbhbanyak soal etika menulis. Islam mengajarkan akhlak. Pertimbangkan manfaat dan mudharat konten. Analisis dg cermat. Tabayyun ke sumber yg valid….Umat tak usah dibuat tambah bingung. Lihat sosok atau lihat isi pembicaraan. Tak usah memperbesar hal2 furu’iyyah. Berbesar hatilah melihat kelebihan saudara sendiri. jangan “dikunyah” dagingnya. Masih banyak hal urgen lainnya…

    Reply
  113. klo kamu mengaku islam, dan mengaku beriman kpd alloh, perdalamlah ajaran islam. klo udh ber iman g perlu lg nonton video dr zakir naik tentang debat islam kristen, islam hindu atw apalah itu,apa kamu ragu dgn islam kamu?. mending ngaji tajwid yg bener, ibadah sunah dijalankan, yg wajib jgn ampe ktinggalan,syukur bs ampe ngaji tasawwuf. kbanyakan orang yg seneng nonton debat islam vs agama lain, tp solat g pernah, ngaji ga bisa, boro boro ngamalin sunnah rosul. camkan itu bagi yg masih awam tentang islam!!!! tp belajarnya pake guru, jgn blajar di internet doang, ntar malah jd mazhab internet.

    Reply
  114. aku jawab logika, bwt orang yg g percaya atw ga pake ulama pewaris nabi. emang kalian belajar qur’an hadits dari siapa kalo bukan karna ulama. emang anak baru brojol dikasih qur’an lgsg bs ngaji? bwt yg nyalahin ulama,sy mw tanya, seumur hidup kamu, seberapa lama kamu luangkan waktu untuk memperdalam islam, tanyain jg guru kamu, berapa lama ia memperdalam islam, separuh hidup kah, seumur hidup kah? baru blajar setahun dua tahun kok bisa bisanya nyalahin ulama atw ga pake ulama,yg hampir bahkan seumur hidupnya hanya untuk memperdalam islam, kita itu udh enak tinggal ngikutin salah satu dari ulama yg 4,ikuti dgn konsisten dijamin lurus. klo di indonesia mayoritas imam Syafi’i gampang cari gurunya.

    Reply
  115. Admin cari sensasi..biar bnyak yg komen.. Dia gak sadar ini bisa menimbulkan perselisihan dan ujung nya perpecahan..dr zakir naik berkunjung kenegara2 agar islam kuat dan bersatu jngn sampai pecah..smoga dr zakir naik sllu dlm lindungan allah amin..

    Reply
  116. Pada ribut ribut aja. Klo sudah islam mah ga perlu lg nonton debat islam kristen. Ap kalian ragu sama iman kalian? Kbanyakan nonton debat tp solat ga pernah, ngaji ga bisa. Boro boro laksanain sunnah, yg wajib aja bolong bolong. Drpd nonton debat tiada berkesudahan, mending memperdalam ilmu agama, tp blr dgn guru, jgn blajar dari internet aja, nanti malah jd mazhab internet. agar ibadah kita makin baik. Apalagi yg suka nyalahin ulama, sbrp besar sih pemahaman kamu tentang islam? Brpa puluh tahun kamu belajar islam, sampe brani nyalahin ulama. Baru blajar setahun dua tahun udh berani menghujat ulama pewaris nabi, salah satu ulama kita yaitu Imam Syafi’i. Klo bkn karna ulama, kalian ga akan bisa baca alqur’an, emang bayi baru brojol langsung bs baca qur’an. Ikuti salah satu dari imam yang 4 dgn konsisten, dijamin lurus. Hidup mereka didedikasikan hanya untuk ilmu dan ibadah kpd alloh swt. Qt itu sbg orang awam udh enak, tinggal ikut aja. Kcuali bagi org yg pemahaman agamanya udah tinggi (“), barulah tidak boleh taklid.

    Reply
  117. Mungkin 2 Kali atau Lebih Ketemu WEBSITE ini beberapa tahun lalu langsung tersinggung, hari ini saya coba semua comment ga abis-abis, Tapi yang menarik hanya “Dr. Zakir Naik”, I Love Him, walaupun masa sekarang Beliau ada di Indonesia, saya hanya mengikuti lewat OPERA, Terimakasih buat penulis tentang pentingnya belajar (bersanad) saya pun menginginkan itu, sejauh ini saya banyak belajar dengan membuka GOOGLE SEARCH atau Website dan banyak berkonsultasi dengan adik saya yang juga mempunyai seorang Guru, (pinter-pinter aja memfilter) sambil mencari guru yang mursyid dan bersanad (In Sya’ Allah).

    Reply
  118. Faham sejaty ya salafy · Edit

    yessss…… jangan pernah sombong dengan suatu golongan kalau belum belajar alqur’an dan hadits dengan benar…ni admin memang perlu belajar keluar dari nu dulu baru tau apa itu yg namanya bid’ah…jadi selama ini ente taunya semua ajaran nu itu sesuai alquran dan hadist… gak tau dia apa itu bid’ah…bisanya provokator dan ghibah…!!! duh…duh… tobatlah coooooyyyy!!!

    Reply
  119. Dr. Zakir naik adalah aset umat islam d zaman kontemporer (meskipun tidak bisa d jadikan rjukan dalam masalah agama)
    Di dalam islam memang sangat d perlukan sanad keilmuan dikarenakan keterbatasan kemampuan umat islam dalam memahami ajaran islam d zaman ini.
    Mari kita berdoa agar tetap bersatunya umat islam ini (diatas semua perbedaan yg sifatnya furu’iyyah)
    Mudah2n kita bisa menjaga hati dan lisan kita dari segala hal yg bisa menimbulkan dosa.

    Reply
  120. Jaman sekarang guru agama tidak penting mereka lebih suka berguru lewat media milik yahudi… Dan sekarang jaman fitnah. Antara si awam yg sok dengan si mengerti yg bodoh.. bodoh tidak melihat lawan bicara… Bila islam dihancurkan maka islam akan tumbuh Allahu Akbar

    Reply
  121. setidaknya kalau mau menghancurkan ummat seperti yang dituduhkan penulis artikel ini terhadap dr zakir naik, sebelumnya punya ke ilmuan dan keimanan yang lebih tinggi lah daripada dr zakir naik. ini sih nampak kali cuma golongan yang anti dakwah kecuali versi golongan dia sendiri.

    perbedaan disana sini itu oke saja. tapi tirulah dr zakir naik. soal “perbedaan kita bahas nanti saja”, tapi untuk ke imanan kepada allah swt dulu yang paling utama.

    Reply
  122. Hidayah dan Kebenaran bisa datang dari mana saja
    Jelas jelas Dr Zakir Naik membawa pencerahan kok…..Hidup Zakir Naik , Semoga Berkah dan Panjang Umur wahai Pembela Dienul Haq

    Reply
  123. Sampai saat ini….untuk bisa mengenali kebenaran dari kebenaran itu sendiri ternyata sangat susah…hmmm..perlu Banyak pencerahan….maklum Pendatang baru….tapi Aku gak perlu agama Baru…

    Reply
  124. Assalamualaikum..benar bacaan quran nya banyak tidak kena tajwid..tidak lah hingga rosak makna nya..tidak berubah huruf nya..cuba tgk huraian cara bacaan dari ulama fiqh pula..lagi pula kerana dia bukan dalam pertandingan tilawah al quran..kalo dalam majlis seperti itu,yg ingin disampaikan adalah erti terjemahan..kerana non muslim mana yg tahu bahasa arab
    …sebutan nya keluar dari makhraj.. Dia bukan org nya arab…cuba di lihat cara bacaan org yg sebangsa dgn dia..di negeri asal nya..dia mungkin pernah mengatakan hukum fiqh yg bertentangan dgn kita,kamu tahu kan dia mazhab nya apa..? Kalau kamu rajin,dari video zaman dia muda kamu kira berapa org yg diberi hidayah melalui dia..kamu pula bagaimana?dia bukan ulama seperti imam2 besar…kamu mudah mengkaji kitab2 agama lain? Bidang nya khusus dalam bab perbandingan agama,jadi tidak mustahil cabang ilmu yg lain nya dia kurang…siapa yg sempurna dikalangan kita diakhir zaman ini? Dia hanya menarik non muslim kepada islam..setelah non muslim itu masuk islam,bukan dr zakir yg mengajar mereka tentang ilmu2 agama yg lain nya…tapi diserahkan saudara2 baru itu kepada majlis agama daerah masing2 utk teruskan urusan selanjut nya… Kamu juga mengaji agama? Tak perlu berdebat dgn dia,cukup aku cabar kau naik atas pentas,dihadapan ratusan orang,dan bercakap dengan mereka..😂😂😂 mana taw ramai yg tertarik dengan hujah kamu lalu mereka masuk islam..

    Reply
  125. Mau dibilang apa saja, mau dikomen apa saja. Tetap saja orang yang berpenyakit hatinya mengklaim bahwa tulisan diatas adalah nasihat, padahal bagi orang yang takut pada Ar Rahman tentu meyakini betul bahwa tulisan diatas adalah tulisan orang yg zholim. Padahal Allah sudahengancam, bahwa Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang yg berbuat zholim.

    Reply
  126. ngga baca sampai habis karena dari awal artikelnya sudah berisi opini opini negatif tentang dr zakir naik. mohon kpd penulis untuk jangan melihat secara sempit. padahal dengan izin Allah, jutaan non muslim bersyahadat melalui dakwah beliau yang sangat mudah diterima dan masuk akal. saya sebgai seorang muslimah banyak sekali memperoleh ilmu agama yang semakin meningkatkan kualitas iman sy hanya dari ceramah beliau di youtube. cara pandang penulis yang seperti itu berbahaya karena mana bisa ilmu masuk kalau yang diulik hal2 ngga penting, bukan apa yg beliau sampaikan dan kebenaran yang disyiarkan.

    Reply

Post Comment