Spirit Ramadhan Adalah Perubahan

SHARE & LIKE:
  •  
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  
    4
    Shares
Spirit Ramadhan
Spirit Ramadhan Adalah Perubahan. Foto: Youtube.

Spirit Ramadhan

Salah satu pemandangan indah, yang bisa kita lihat setiap bulan Ramadhan adalah, ramainya Masjid, banyaknya orang yang membaca Al Qur’an, banyaknya orang yang bertaubat dan mendekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yang susah untuk ditemui dibulan-bulan selain bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan lebih dari bulan pembersihan setelah selama 11 bulan kita bergumul dengan kotoran. Di bulan Ramadhan, segala yang berat menjadi ringan, semangat ibadah meningkat dan selera untuk berbuat dosa menurun.

Ramadhan punya misi besar bagi kita, spirit Ramadhan adalah “perubahan”.

Di bulan Ramadhan, kita seperti dipaksa oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk berbuat baik. Semua fasilitas yang menunjang untuk kebaikan dibuka lebar-lebar. Dengan disebarnya Rahmat di awalnya, ampunan di tengahnya dan pembebasan dari Neraka di akhirnya.

Dan, kebalikan nya, semua faktor penyebab keburukan ditutup rapat. Dengan ditutupnya pintu Neraka, dibelenggunya Setan dan dilipatgandakannya amal kita.

Namun, yang perlu kita renungkan adalah, sudah berapa lama kita pernah melawati masa-masa Ramadhan semacam ini? Pengaruh apa yang timbul dari semua keutamaan Ramadhan tersebut pada diri kita? Apakah kita sudah bisa merasa jijik dengan maksiat, dan merasa nikmat dengan taat?

Atau..

Semua fasilitas dan kemudahan yang diberikan tadi hanya merupakan hiburan saja bagi kita. Seperti intermezo ringan, yang hanya lewat begitu saja. Apakah memang menurut kita, Ramadhan adalah cuma sebagai pembersih diri, yang kemudian kita kotori lagi, dan siap dibersihkan lagi di Ramadhan berikutnya?

Sejatinya tidak seperti itu, Ramadhan adalah media yang menempa diri kita untuk naik tangga ke tingkat selanjutnya. Ramadhan adalah senjata yang merobek tabir yang menutup pandangan kita. Hingga kita tidak dapat melihat anak tangga di depan mata untuk terus melangkah naik ke atas.

Jangan sampai karena menganggap Ramadhan hanya sebagai masa rehat sementara dari dunia yang kita geluti selama 11 bulan, kita hanya berputar-putar di anak tangga yang sama, selama hidup kita hingga akhir hayat.

Bagi orang yang faham, dia tidak akan melepaskan Ramadhan. Dia akan mengikatnya, dan membawanya sampai kapanpun. Dan menggunakannya untuk merobek semua hijab, hingga pandangannya jadi jernih dan langkahnya pun mantap.

Makanya sering kita dengar bahwa Para Sholihin itu bisa mengesankan bahwa seluruh bulan adalah Ramadhan. Ada juga yang kita dengar, Para Sholihin itu, mereka sudah menyiapkan Ramadhan tahun depannya, saat Bulan Ramadhan itu berakhir.

Sedang kita,… Masih berkutat dengan Asyiknya Suasana Ramadhannya saja. Masih berputar cuma pada ritual rutin Ramadhannya saja.

Semoga Ramadhan Tahun ini benar-benar menjadi Ramadhan yang bermakna bagi kita, dan kita menjadi orang yang didekatkan pada NYA, dan meraih hakekat sifat Taqwa, dhohir & batin kita.

Aamiin…

Oleh: Al Ustadz Umar Zain Assegaf, Solo, 12 Juni 2016.

Tulisan berjudul Spirit Ramadhan Adalah Perubahan terakhir diperbaharui pada Tuesday 21 June 2016 oleh Pejuang Ahlussunnah di Ngaji Yuk! - Kajian Ceramah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Post Comment